BKG

Gunawan, Satria (2019) Konstruksi Sosial Sakral dan Profan pada Kegiatan Maulid Nabi dan Isra Mi’raj di Dewan Masjid At-taqwa Ujungharapan Kabupaten Bekasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini membahas tentang Konstruksi Sosial sakral dan profan pada sebuah kegiatan keagamaan di wilayah Ujung harapan Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana konstruksi sosial sakral dan profan dibangun melalui dialektik antara manusia dengan masyarakat dan sebaliknya, dimana proses dialektik tersebut meliputi eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi sehingga memunculkan sakral dan profan pada kegiatan Maulid Nabi dan Isra Mi’raj di Dewan Masjid At-taqwa Ujung harapan. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann yang melihat realitas sosial terbentuk tidak secara spontan tetapi ada pengaruh besar dari manusia dan masyarakat, melalui dialektik dari momen eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi sebuah kenyataan atau realitas terbentuk. Metode pada penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif, informan yang menjadi narasumber dalam penelitian ini yaitu, anggota Yayasan At-taqwa, ketua musholla cabang Dewan Masjid At-taqwa dan masyarakat Ujungharapan dari kelurahan Kebalen dan Babelan. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa sakral dan profan pada kegiatan Maulid Nabi dan Isra Mi’raj di Dewan Masjid At-taqwa merupakan konstruksi sosial. Proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi yang terjadi menyebabkan terbentuknya konstruksi sosial sakral dan profan pada kegiatan Maulid Nabi dan Isra Mi’raj di Dewan Masjid At-taqwa. Selanjutnya, ditemukan bahwa Dewan Masjid At-taqwa selaku penyelenggara juga ternyata tidak hanya memikirkan hal-hal yang sifatnya sakral saja tetapi profan, Dewan Masjid At-taqwa mengkoordinir para pedagang yang uang iuran sewa lapak-nya di gunakan untuk kepentingan kegaitan baik yang sedang berlangsung maupun yang akan datang, hal tersebut juga dilegitimasi oleh agama bahwa tidak salah menurut agama. Sehingga, kegiatan profan dalam konteks ini dijadikan sebagai strategi bertahan.

English Abstract

The results of this study concluded that the sacred and profane in the activities of the Prophet Maulid and Isra Mi'raj at the Council of Masjid At-Taqwa is a social construction. The externalization, objectivity, and internalization of the process led to the formation of sacred and profane social construction on the activities of the Prophet and Isra Mi'raj Maulid at the At-Taqwa mosque. Furthermore, it was found that the board of Masjid At-Taqwa as the organizer also apparently not only thought about the things that are sacred only but Profan, the hall of the At-Taqwa mosque coordinates the merchants who are money-rental dues in use to The interests of both the ongoing and future, it is also legalized by religion that it is not wrong according to religion. Thus, the profane activity in this context is used as a defensive strategy.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FISIP/2019/1131/052000666
Uncontrolled Keywords: Kegiatan Keagamaan, sakral dan profan, Konstruksi sosial.-religious activities, sacred and profanity, social construction.
Subjects: 300 Social sciences > 303 Social Processes > 303.3 Coordination and control > 303.37 Social norms > 303.372 Belief systems and customs
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Agus Wicaksono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/178738
Text
Satria Gunawan.pdf

Download

Actions (login required)

View Item View Item