BKG

Hasanah, Alfiati (2019) Perbandingan Analisis Additive Main Effects And Multiplicative Interaction (Ammi) Dan Analisis Korespondensi Pada Percobaan Multilokasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menentukan genotip unggul adalah dengan melakukan percobaan multilokasi. Melalui percobaan tersebut diharapkan dapat menghasilkan informasi tentang genotip-genotip yang mampu memberikan hasil produksi optimal pada berbagai lokasi percobaan. Pada penelitian ini, penentuan genotip stabil dilakukan menggunakan analisis AMMI dan analisis korespondensi yang kemudian hasil dari masing-masing analisis tersebut dibandingkan. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil penelitian mengenai uji adaptasi populasi jagung dari laboratorium pemuliaan tanaman Universitas Brawijaya yang diuji pada empat lokasi. Hasil analisis AMMI menunjukkan bahwa genotip G4 dan G8 merupakan genotip stabil yang memiliki hasil produksi di atas rata-rata umum, sedangkan analisis korespondensi menghasilkan genotip G8 dan G10 sebagai genotip stabil. Keragaman pengaruh interaksi genotip dan lokasi yang mampu dijelaskan oleh analisis AMMI yaitu sebesar 60.82%. Sementara itu analisis korespondensi dapat menjelaskan keragaman pengaruh interaksi dengan persentase yang lebih tinggi yaitu sebesar 90%. Hasil dari kedua analisis tersebut mampu mengelompokkan genotip yang stabil maupun tidak stabil.

English Abstract

One of the methods that can be used to determine superior genotypes is by conducting a multilocation experiment. This experiment is expected to give informations about genotypes that are able to provide optimal production results at various experimental locations. In this research, stable genotypes determination is carried out using AMMI analysis and correspondence analysis, which then the results of each analyzes will be compared. The data used are secondary data from the research on the adaptation test of maize populations from plant breeding laboratory in Brawijaya University which were tested at four locations. The results of the AMMI analysis show that G4 and G8 genotypes are stable genotypes that have average production yield above the general average, while correspondence analysis produced G8 and G10 genotypes as stable genotypes. The diversity of genotype environment interaction that can be explained by AMMI analysis is equal to 60.82%. Meanwhile correspondence analysis can explain the diversity of the interactions with a higher percentage of 90%. The results of both analyzes are able to classify genotypes stability.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/MIPA/2019/164/051910867
Uncontrolled Keywords: analisis AMMI, analisis korespondensi, genotip, multilokasi, AMMI analysis, correspondence analysis, genotype, multilocation
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 519 Probabilities and applied mathematics > 519.5 Statistical mathematics > 519.53 Descriptive statistics, multivariate analysis, analysis of variance and covariance
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/178596
Text
Alfiati Hasanah.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item