BKG

Suherli, Herlus Fadhil Dzabbar (2019) Keterjangkauan Masyarakat Berpenghasilan Rendah Di Kawasan Sempadan Rel Kereta Api Kota Malang Dalam Pembelian Rumah. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Rumah merupakan suatu kebutuhan pokok manusia yang sangat penting. Kebutuhan akan rumah pada umumnya sulit untuk dipenuhi terutama untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Masih terdapat banyak rumah yang berdiri secara ilegal maupun legal pada sempadan rek kereta api di Kota malang. Dari rumah-rumah tersebut terdapat MBR yang menghuni secara legal maupun ilegal. Terdapat 249 Rumah Tangga MBR yang bertempat tinggal di kawasan sempadan rel kereta api di Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterjangkauan MBR dalam membeli rumah dan preferensi mereka dalam membeli rumah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis keterjangkauan dengan perhitungan Residual Income Affordability dan Repayment Affordability, analisis crosstab dan analisis konjoin. Hasil dari analisis keterjangkauan yaitu terdapat 155 MBR menjangkau dan 94 tidak menjangkau secara Residual Income Affordability serta 81 MBR menjangkau dan 168 tidak menjangkau secara Repayment Affordability denga skema pembayaran selama 20 tahun. Hasil analisis crosstab menunjukkan terdapat 71 kelompok MBR yang menjangkau secara Residual Income Affordability maupun Repayment Affordability. Hasil analisis konjoin menunjukkan pembiayaan formal dengan taraf subsidi pemerintah dengan nilai U sebesar 0,596 dan pembiayaan informal dengan taraf pinjaman keluarga dengan nilai U sebesar 0,169. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat 71 kelompok MBR yang menjangkau secara Residual Income Affordability maupun Repayment Affordability dengan preferensi untuk membeli rumah dengan pembiayaan formal dengan taraf subsidi pemerintah dan pembiayaan informal dengan taraf pinjaman keluarga.

English Abstract

The house is a basic human needs are very important. The need for the house in general difficult to meet, especially for Low Income Communities (MBR). There are still many homes that are illegal or legal standing at the border of the railway in the Malang City. Of these houses are inhabiting MBR legally and illegally. There are 249 Household MBR's residing in the border area of the railroad tracks in the city of Malang. This study aims to identify the affordability of MBR in buying a home and their preferences in buying a home. The method used in this study using analysis of affordability with calculation of Residual Income Affordability and Repayment Affordability, crosstab analysis and conjoint analysis. The results of the analysis of affordability that are affordable 155 MBR's and 94 MBR's not covered by Residual Income Affordability and affordable 81 MBR's and 168 MBR's is not covered by Repayment Affordability with payment scheme for 20 years. Results of the analysis crosstab showed that there were 71 MBR groups that affordable in Residual Income Affordability dan Repayment Affordability. The results of conjoint analysis showed formal financing with a level of government subsidy with a U value of 0.596 and informal financing with loan level families with a U value of 0.169. Therefore it can be concluded that there are 71 MBR groups that are affordable by Residual Income Affordability and Repayment Affordability with a preference to buy a house with formal financing at the level of government subsidies and informal financing at the family loan level

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/1003/052000394
Uncontrolled Keywords: Masyarakat-Berpenghasilan-Rendah, Keterjangkauan, Preferensi, Low-Income-Communities, Affordability, Preference
Subjects: 700 The Arts > 728 Residential and related buildings > 728.1 Low-cost housing
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/178284
Text
HERLUS FADHIL DZABBAR SUHERLI (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item