BKG

Budianto, Darmawan Adi Wijaya (2019) Pengaruh Penambahan Asap Cair Limbah Kayu Jati Tectona Grandis L.F) Terhadap Kualitas Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Segar : Tinjauan Protein, Ph, Dan Nilai Organoleptik. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara, terutama di daerah pesisir Indonesia. Rasa gurih pada ikan bandeng disebabkan oleh tingginya kandungan protein. Ikan bandeng merupakan ikan yang digemari masyarakat karena harganya relatif murah dan mempunyai kandungan protein sekitar 20-24% yang terdiri dari asam amino glutamat 1,23% dan lisin 2,25% selain kandungan protein, ikan bandeng juga kaya akan kandungan asam lemak omega 3 yang mencapai 14,2% dari total lemak Kayu jati dalam bentuk serbuk gergaji merupakan hasil samping/limbah dari industri furniture. Jumlahnya cukup banyak dan belum termanfaatkan secara optimal. Untuk meningkatkan nilai ekonomisnya dan sebagai alternatif penanganan limbah serta kebersihan lingkungan, salah satu caranya adalah dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam pembuatan asap cair. Komponen penyusun dari kayu jati adalah selulosa 47,5%; lignin 29,9%; pentosan 14,4%, abu 1,4% dan silika 0,4%. Asap cair (liquid smoke) merupakan hasil proses pengembunan uap hasil pembakaran menggunakan suhu 400 ºC dari bahan baku yang mengandung lignin, selulosa dan hemiselulosa. Proses pembuatan asap cair memiliki beberapa tahapan antara lain pirolisis, kondensasi dan destilasi (Darmaji, 2002). Hasil pirolisis selulosa menghasilkan asam, fenol dan karbonil. Senyawa fenol, karbonil, dan asam-asam organik yang terdapat dalam asap cair penting dalam pengawetan pada produk pangan Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi asap cair terhadap ikan bandeng (Chanos Chanos) dan untuk mengetahui konsentrasi terbaik. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Februari hingga 30 Mei 2019. Kayu jati diperoleh dari daerah Kota Malang, Jawa Timur . Proses pembuatan asap cair dilakukan di Laboratorium Biosains Universitas Tribhuana Tungga Dewi Malang. Proses pengujian pH, Uji Protein, dan Penilaian Organoleptik Penanganan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Uji Gas Chromatography-Mas Spectrometry (GC-MS) asap cair dan dilakukan di Laboratorium sentral Mineral dan Material Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Perlakuan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah perbedaan konsentrasi penambahan asap cair kau jati (0%, 5%, 10% dan 15%). Penelitian utama dilakukan untuk mengetahui konsentrasi asap cair ikan yang terbaik menggunakan metode analisa DeGarmo Dari penelitian penambahan asap cair kayu jati dengan konsentrasi berbeda dapat disimpulkan bahwa tiap penambahan asap cair kayu ati dengan konsentrasi berbeda telah berpengaruh nyata terhadap ikan bandeng (Chanos chanos) pada parameter nilai protein, pH, dan penilaian organoleptik (Tekstur, warna, Aroma). Perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan penambaan asap cair 15% yangviii menghasilkan nilai masing masing parameter nilai organoleptik aroma 3,4 kenampakan 3,2 tekstur 3,52, nilai protein 17,29, dan nilai pH 5,57 Berdasarkan hasil penelitian mengenai penambahan asap cair terhadap ikan bandeng (Chanos chanos) diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai batas maksimal ikan bandeng untuk dapat diterima pada masyarakat

English Abstract

-

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/993/052000098
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177924
Text
Darmawan Adi Wijaya Budianto (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item