BKG

Latamu, Taufik Jan (2018) Perlindungan Hukum Terhadap Pembeli Atas Hilangnya Minuta Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Yang Disimpan Oleh Notaris Dan Salinan Yang Disimpan Pembeli Akibat Bencana Alam Tsunami. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Protokol Notaris adalah kumpulan dokumen yang merupakan arsip negara yang harus disimpan dan dipelihara oleh Notaris. Namun terjadi .permasalahan mengenai adanya. kekosongan hukum, dimana tidak. adanya peraturan yang. mengatur tentang perlindungan .hukum terhadap pembeli .apabila minuta Akta Perjanjian Pengikatan Jual .Beli yang disimpan oleh notaris .hilang karena bencana alam tsunami. Tujuan penelitian yaitu: Menganalisis dan menguraikan perlindungan hukum terhadap pembeli atas hilangnya minuta akta perjanjian pengikatan jual beli yang disimpan oleh notaris dan salinan yang disimpan pembeli akibat bencana alam tsunami. Penelitian tesis ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan menggunakan Pendekatan Perundang-undangan, Konseptual, dan Pendekatan kasus. Jenis Bahan hukum meliputi: a) Bahan hukum primer yaitu Ketentuan Perundang-undangan yang terkait dengan penelitian yang penulis teliti, b) Bahan Hukum Sekunder yaitu: Buku-buku hasil karya ilmiah, hasil-hasil penelitian, dan artikel-artikel yang berkaitan dengan penelitian yang diteliti. Teori yang dipakai adalah a) Teori perlindungan hukum privat dan teori overmacth/force majeure Hasil penelitian menunjukkan Bahwa UUJN belum dapat memberikan perlindungan hukum terhadap pembeli atas hilangnya minuta akta perjanjian pengikatan jual beli tanah yang disimpan oleh notaris dan salinan yang disimpan pembeli akibat bencana alam tsunami. Namum pembeli bisa melakukan upaya diluar dari ketentuan yang diatur dalam UUJN sebagai bentuk perlindungan hukum dengan melakukan pengajuan untuk mendapatkan Penegasan Tertulis Dari Notaris mengenai perjanjian pengikatan jual beli Atas Tanah yang pernah dibuat berdasarkan kwitansi jual beli sebagai alat bukti transaksi dan itikad baik pihak penjual, Penegasan Tertulis dari Notaris mengenai Perjanjian Pengikatan Jual Beli Atas Tanah berdasarkan Bukti Repertorium Dari Majelis Pengawas Daerah (MPD), dan Mengajukan Permohonan/Gugatan ke Pengadilan sehingga pihak pembeli bisa terlindungi secara hukum. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa UUJN belum dapat memberikan perlindungan hukum terhadap pembeli atas hilangnya minuta akta perjanjian pengikatan jual beli tanah. disarankan Pemerintah perlu untuk membentuk aturan baru, atau menambah regulasi yang ada sebagai bentuk antisipasi atas hilangnya Minuta Akta yang disimpan Notaris dikarenakan suatu bencana alam besar seperti tsunami.

English Abstract

Notarial protocol consists of files of documents as a state archives that have to be kept by a Notary Public. However, there is still no regulation that regulates the legal protection for a prospective buyer when the minutes of deed kept by a Notary Public is gone due to Tsunami. This research is aimed to analyse and elaborate the legal protection for a prospective buyer regarding the lost minutes of deed of sale and purchase agreement kept by a notary and the copy kept by the buyer, all of which was caused by the Tsunami. Normative juridical method was employed in this research along with statute, conceptual, and case approaches. The legal materials observed comprised: a) primary legal material involving laws relevant to the issue observed, b) secondary law comprising books of scientific research, research results, and articles related to the issue observed. c) Tertiary legal material that consisted of legal dictionary and Indonesian dictionary. The research result concludes that Law on Notarial Post (further stated as UUJN) has not provided any legal protection for prospective buyer regarding the lost minutes of deed of sale and purchase agreement kept by a Notary Public and the copy by the buyer as the documents were swept away by Tsunami. There is still alternative solution regarding the lost minutes of deeds that can be proposed not based on the regulation in UUJN. The procedure of the proposal includes the proposal to obtain a written statement from the Notary Public concerning the lost land sale and purchase agreement once made and accompanied by receipt as a proof of transaction and the good faith of the seller, the written statement from a Notary Public regarding the land sale and purchase agreement according to the proof of Repertory from Regional Supervisory Panel, and Court Decision, leading to more optimal legal protection. It is concluded that UUJN is not capable of providing legal protection for the buyer regarding the lost minutes of deed of sale and purchase agreement. It is essential for the Government to make a new regulation or to add a regulation to anticipate the case of the lost minutes of deed kept by a Notary Public, which was caused by Tsunami.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/343.025/LAT/p/2018/041809291
Uncontrolled Keywords: REAL PROPERTY
Subjects: 300 Social sciences > 343 Military, defense, public property, public finance, tax, commerce (trade), industrial law > 343.02 Law of public property > 343.025 Real property
Divisions: S2 / S3 > Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177751
Text
Taufik Jan Latamu.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item