BKG

Rahmawati, Nadya Dewi (2019) Pengaruh Pupuk Organik Cair Azolla Sp. Strain Isolat Lokal Dengan Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Kelimpahan Chaetoceros Sp. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pakan alami memiliki peranan penting bagi proses budidaya air tawar, payau maupun laut khususnya pada proses pembenihan. Pakan alami berupa fitoplankton maupun zooplankton banyak digunakan pada proses pembenihan. Chaetoceros sp. merupakan salah satu jenis diatom yang banyak digemari organisme budidaya sebagai pakan alami. Chaetoceros sp. mengandung nutrien yang dibutuhkan oleh zooplankton, ikan maupun udang. Azolla merupakan salah satu jenis tanaman air yang banyak ditemukan di daerah beriklim tropis dan sering dimanfaatkan sebagai pakan ikan maupun hewan ternak. Azolla sp. mengandung nutrien yang mampu mendukung pertumbuhan Chaetoceros sp. Penelitian ini mengacu pada peneltian yang dilakukan oleh Indarmawan et al. (2012), dimana yang membedakan dengan penelitian tersebut adalah dgunakannya Azolla sp. strain isolat lokal. Azolla sp. strain isolat lokal pada penelitian skripsi ini didapatkan dari Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur yang mana memiliki kandungan berbeda dari Azolla pinnata yang digunakan pada penelitian Indarmawan et al., (2012). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair berbahan dasar Azolla sp. strain isolat lokal dalam terhadap kelimpahan Chaetoceros sp. serta konsentrasi yang optimum dalam meningkatkan kelimpahan Chaetoceros sp. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dan rancangan penelitian berupa Rancangan Acak Split Plot serta Uji BNT sebagai uj lanjutan. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan yang masingmasing dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali yaitu perlakuan A dengan konsentrasi pupuk Azolla sp. 0,5 ml/L, perlakuan B dengan konsentrasi 1 ml/L pupuk Azolla sp., perlakuan C dengan konsentrasi 1,5 ml/L pupuk Azolla sp., perlakuan D dengan konsentrasi pupuk Azolla sp. 2 ml/L dan perlakuan K dengan konsentrasi pupuk walne 1 ml/L. Hasil perhitungan kelimpahan Chaetoceros sp. didapatkan hasil kelimpahan tertinggi yang pertama pada perlakuan D (2 ml/L) yaitu sebesar 49,55 x 104 sel/ml di hari kelima, selanjutnya di urutan kedua adalah perlakuan C (1,5 ml/L) yaitu sebesar 45,77 x 104 sel/ml di hari kelima. Perlakuan B (1 ml/L) pada urutan ketiga yaitu 39,51 x 104 sel/ml di hari keenam, diikuti perlakuan K (1 ml/L pupuk walne) sebesar 30,41 x 104 sel/ml dan perlakuan A (0,5 ml/L) dengan kelimpahan terendah yaitu 21,17 x 104 sel/ml. Jika dibandingkan dengan hasil penelitian Indarmawan et al. (2012), pupuk organik cair Azolla sp. strain isolat lokal pada penelitian ini mampu menghasilkan kelimpahan Chaetoceros sp. 30% lebih besar. Parameter kualitas air berupa suhu, oksigen terlarut, pH serta salinitas berada pada kisaran yang optimum yakni suhu berkisar 22,6 – 23,6°C, oksigen terlarut berkisar 7,32 – 8,38 mg/L, pH berkisar 7,83 – 8,58 dan salinitas berkisar antara 30,3 – 32,7 ppt. Nilai alkalinitas berada dalam kisaran yang mampu ditoleransi oleh Chaetoceros sp. 95 – 128 mg/L sedangkan nitrat dan ortofosfat berturut-turut berada pada kisaran 0,21 - 1,53 mg/L dan 0,25 - 0,93 mg/L.

English Abstract

-

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/917/05200030
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177702
Text
NADYA DEWI RAHMAWATI (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item