BKG

Baleya, Eldy Elfredo (2019) Pengaruh Persepsi Pengenaan Cukai atas Kantong Plastik Terhadap Green Behaviour Masyarakat Di Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk, aktivitas, dan gaya hidup masyarakat yang beragam mengakibatkan meningkatnya konsumsi plastik di masyarakat. Peningkatan konsumsi plastik yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan permasalahan sampah plastik yang berbahaya bagi lingkungan dan mahkluk hidup. Hal ini dapat diatasi dengan adanya peran pemerintah (government intervention) sebagai pembuat kebijakan (policy maker). Salah satu kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan mengenakan cukai atas kantong plastik. Pengenaan cukai atas kantong plastik akan meningkatkan harga kantong plastik. Peningkatan harga kantong plastik dapat menyebabkan berkurangnya permintaan atas konsumsi kantong plastik yang berarti dapat mengurangi penumpukkan sampah plastik. Berkurangnya penggunaan kantong plastik di masyarakat menandakan bahwa adanya peningkatan perilaku ramah lingkungan (green behaviour) pada masyarakat. Hal ini terjadi karena adanya persepsi yang timbul di masyarakat akibat dari kebijakan cukai kantong plastik. Persepsi ini yang memberikan kontrol secara langsung kepada perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi pengenaan cukai atas kantong plastik terhadap green behaviour masyarakat di Kota Malang. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas (independent variable) dan variabel terikat (dependent variable). Adapun variabel bebasnya, yaitu persepsi pengenaan cukai atas kantong plastik (PERCEPTION) dan variabel terikatnya adalah green behaviour masyarakat di Kota Malang (BEHAVIOUR). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Lokasi penelitian di 5 brand toko ritel yang terdaftar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, yaitu: 1) Alfamart, 2) Indomaret, 3) Superindo, 4) Giant, 5) Hypermart. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan jumlah sampel sebanyak 250 responden melalui teknik quota sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pengenaan cukai atas kantong plastik berpengaruh signifikan terhadap green behaviour masyarakat di Kota Malang. Adapun pengaruh yang diberikan sebesar 5,8%, sedangkan sisanya 94,2% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada dalam penelitian ini. Hasil penelitian juga menunjukkan setiap penambahan 1% nilai variabel PERCEPTION, maka nilai variabel BEHAVIOUR bertambah sebesar 0,290.

English Abstract

The number of population, activities and lifestyle of the community varies. Increased consumption of plastics that occurs continuously can cause plastic waste problems that are harmful to the environment and living things. This can be overcome by the role of government (government intervention) as policy makers (policy makers). One of the policies that the government can do is to impose excise on plastic bags. The imposition of excise on plastic bags will increase the price of plastic bags. Increasing the price of plastic bags can reduce the demand for plastic bags which can reduce plastic bags. The reduced use of plastic bags in the community indicates the existence of environmental protection in the community. This happens because of the perception that arises in the community due to the excise tax policy on plastic bags. This perception provides direct control for the community. This study aims to study the effect of the perception of the imposition of excise on plastic bags on the green behavior of people in Malang. The variables used in this study are the independent variable (the independent variable) and the independent variable (the dependent variable). While the independent variable, namely the perception of the imposition of excise on plastic bags (PERSEPSI) and the variable it imposes is the green behavior of the people in Malang City (BEHAVIOR). This research uses quantitative research with explanatory research. Research locations in 5 retail store brands registered in the Malang Department of Industry and Trade, namely: 1) Alfamart, 2) Indomaret, 3) Superindo, 4) Giant, 5) Hypermart. The data used in this study are primary data obtained directly from questionnaires distributed to respondents. This study uses a simple linear regression analysis with a sample size of 250 respondents through quota sampling techniques. The results showed that the perception of the imposition of excise on plastic bags had a significant effect on people's green behavior in Malang. While the influence exerted at 5.8%, while the remaining 94.2% is needed by other variables not included in this study. The results also showed that each result of 1% of the PERSEPSI variable value, the BEHAVIOR variable value increased by 0.290.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2019/784/052000139
Uncontrolled Keywords: Persepsi, Pengenaan Cukai, Kantong Plastik, Green Behaviour, Perilaku, Perilaku Ramah Lingkungan, Kontrol-Perception, Excise Imposition, Plastic Bags, Green Behavior, Behavior, Environmentally Friendly Behavior, Control.
Subjects: 300 Social sciences > 382 International commerce (Foreign trade) > 382.7 Tariff policy
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Bisnis / Niaga
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177681
Text
Eldy Elfredo Baleya.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item