BKG

Rahman, Muhammad Izza Fathur (2019) Analisis Pola Arus Geostropik Di Laut Sulawesi Pada Musim Barat Dan Musim Timur Menggunakan Data Ssalto/Duacs Dari Tahun 1994 - 2017. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dinamika arus laut merupakan salah satu objek penelitian yang menarik untuk dikaji. Arus didefinisikan sebagai suatu pergerakkan massa air laut dari satu titik ke titik lainnya. Arus di laut dibedakan berdasarkan gaya pembangkitnya, diantaranya ialah arus akibat angin, arus termohalin, dan arus geostropik. Arus geostropik yang terjadi di Perairan dapat menyebabkan pengadukkan kolom massa air secara vertical (upwelling atau downwelling). Dinamika massa air laut di Laut Sulawesi menjadikan perairan tersebut potensial untuk terjadinya arus geostropik. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis pola arus geostropik, menganalisis tren arus geostropik berdasarkan musim monsoon, dan memprediksi potensi upwelling dan downwelling yang disebabkan oleh arus geostropik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data multimisi SSALTO/DUACS. Data SSALTO/DUACS memuat data-data seperti arah dan kecepatan arus geostropik, dinamika topografi absolut, serta data anomali tinggi muka air laut. Penelitian ini mengidentifikasi pola arus geostropik dari tahun 1994 – 2017. Analisis tren arus geostropik dilakukan dengan menggunakan uji statistik student t-test data anomali tinggi muka air laut (sea level anomalies) untuk. Prediksi potensi upwelling dan downwelling pada penelitian ini dilakukan dengan mensintesis hasil identifikasi pola arus geostropik dan hasil analisis tren kejadian arus geostropik. Penelitian ini juga mensegmentasi dinamika arus geostropik berdasarkan siklus musim monsoon (musim barat dan musim timur). Segmentasi tersebut dilakukan guna mengetahui apakah ada perbedaan terkait dinamika arus geostropik yang disebabkan oleh musim monsoon. Pola arus geostropik di Laut Sulawesi terbagi menjadi dua jenis pola yakni arus geostropik siklonik dan antisiklonik. Arus geostropik antisiklonik merupakan arus geostropik yang bergerak searah jarum jam membentuk pusat konvergensi yang menyebabkan downwelling. Sedangkan arus geostropik siklonik merupakan arus geostropik yang bergerak berlawanan arah jarum jam membentuk pusat divergensi yang menyebabkan upwelling. Tren kejadian arus geostropik tidak dapat dikategorikan berdasasrkan musim monsoon, hal tersebut mengindikasikan pengaruh musim monsoon yang lemah terhadap dinamika arus geostropik. Upwelling dan downwelling tidak dapat diprediksi kejadiannya berdasarkan musim monsoon karena tren arus geostropik terjadi melampaui waktu terjadinya siklus monsoon. Tren arus geostropik lebih cenderung mengikuti pola dinamika ENSO (El-Nino and Southern Oscilation). Arus geostropik siklonik cenderung terjadi pada saat terjadinya La-Nina sedangkan arus geostropik antisiklonik cenderung terjadi pada saat terjadinya El-Nino. Waktu yang potensial untuk terjadinya upwelling diprediksi bertepatan ketika terjadinya El-nino sedangkan downwelling diprediksi terasosiasi kepada La-Nina.

English Abstract

-

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/896/051911144
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 551 Geology, hydrology, meteorology > 551.4 Geomorphology and hydrosphere > 551.46 Oceanography and submarine geology > 551.463 Waves
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177501
Text
MUHAMMAD IZZA FATHUR RAHMAN (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item