BKG

Kinayungan, Daniel Primasabda Ragasiwi (2019) Dampak Pariwisata Pantai Teluk Asmara Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Di Desa Sitiarjo Kec.Sumbermanjing Kabupaten Malang Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kabupten Malang merupakan daerah yang memiliki potensi alam dan wisata. Salah satu potensi wisata yaitu di Malang Selatan yang bertempat di desa sitiarjo merupakan wisata pantai teluk asmara. Pariwisata teluk asmara ini merupakan jenis wisata alam dengan menggerakkan masyarakat dan pemerintah sebagai penaggung jawab. Pengelolaan wisata ini didasarkan pada pemanfaatan sumber daya alam dan aspek perlindungan. Selain itu juga adanya keterlibatan stakeholder antara masyarakat dan pemerintah yang ikut bekerjasma dalam pembangunan pariwisata ini. Perubahan yang terjadipada masyarakat di sekitar paiwisata pantai teluk asmara merupakan perubahan yang membawa dampak kesejahteraan tersendiri bagi mereka. Pantai Teluk Asmara terletak di Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang. Pantai Teluk Asmara berdekatan dengan pantai lainnya seperti pantai tiga warna. Pantai Teluk Asmara memiliki pemandangan yang indah dan masih alami dengan ombak yang lumayan besar dengan pantai yang landai panorama alam yang indah dengan hamparan pasir yang bersih dan dapat menikmati sunset. Fasilitas yang ada di pantai Teluk Asmara seperti gazebo, kursi pantai , mushola, kamar mandi, kios makanan atau minuman, jalan aspal, jalan paving dan spot untuk berfoto. Tujuan dari penilitian ini adalah Menganalisis dan Mendeskripsikan profil kawasan Wisata Pantai Teluk Asmara di Desa Sitiarjo Kec.Sumbermanjing Kabupaten Malang. menganalisis dampak wisata Pantai Teluk Asmara terhadap sosial ekonomi dan lingkungan masyarakat di Desa Sitiarjo Kec.Sumbermanjing Kabupaten Malang dan menganalisis keterkaitan kesejahteaan dan dampak wisata Pantai Teluk Asmara terhadap sosial ekonomi dan lingkungan masyarakat di Desa Sitiarjo Kec.Sumbermanjing Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dilakukan secara sengaja atau mengunakan teknik purposive sampling Berdasarkan hasil penelitian, Teluk Asmoro baru diresmikan sebagai sebuah kawasan wisata pada April 2017 berkat selesainya proyek Jalur Lintas Selatan di Malang Selatan. kondisi alamnya masih terbilang asri dan alami.Keistimewaan panta teluk asmara adalah banyaknya pulau kecil yang tersebar di sekitar Teluk Asmoro. Perpaduan pulau-pulau tersebut, rimbun pepohonan, serta laut dan langit yang biru membuat banyak pengunjung yang menyamakannya dengan Raja Ampat. Untuk tiket masuk dan parkir ke pantai teluk asmara sebesar Rp.10.000, pantai ini dapat dilalui dengan motor maupun mobil karena prasarana jalan yang sudah cukup baik.vii Pantai Teluk Asmara dikelola oleh pihak perhutani dengan model kepengurusan pengelolaan dan pengembangan serta melibatkan masyarakat sekitar. Keterlibatan masyarakat wisata pantai teluk asmara adalah pekerjaan dan sistem pengelolaan di lapangan diurus oleh pihak perhutani bersama LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan, kegiatan yang bekaitan dengan lingkungan hutan yang ada di tempat wisata seperti mitra polhut, dan juru tebang, dan pengelolaan wisata didasarkan pada perjanjian dan peraturan yang disepakati bersama dengan berpedoman UU no.682/KPTS/2009 Dari analisis data yaitu: pengumpulan data mentah transkip data, pembuatan koding, kategorisasi data, penyimpulan sementara, triangulasi dan peyimpulan akhir. Dampak wisata pantai teluk asmara terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat sekitar disebabkan dari dalam sistem pengelolaan wisata pantai teluk asmara itu sendiri. Dampak yang dirasakan masyarakat sekitar dikategorikan menjadi 3 yaitu, dampak lingkungan fisik, dampak ekonomi dan dampak sosial Dampak lingkungan fisik. Keadaan di lingkungan kawasan wisata lebih bersih dan terawat dengan adanya wisata pantai teluk asmara juga menjadikan masyarakat lebih peduli terhadap kawasan hutan yang ada di sekitar wisata. Namun, pada pengelolaan sampah tidak ada tindak lanjut karena sampah terutama sampah anorganik hanya dikumpulkan dan langsung dijual dan sampah oganik tidak begitu dimanfaatkan lebih lanjut. Dampak sosial. terjadi setelah pengembangan Wisata pantai teluk asmara yaitu (1).Peningkatan wawasan masyarakat, terjadi perubahan tingkah laku ke arah yang positif, terutama dalam hal kesempatan berusaha/bekerja yang dulunya kurang produktif menjadi lebih produktif. (2). Modernisasi keluarga, kaum wanita memperoleh status baru untuk pekerjaan, dari ibu rumah tangga ataupun petani tradisionil berubah menjadi karyawan penjaga tiket, pemilik homestay dan warung. (3). Struktur sosial, transaksi kesempatan kerja dari sektor pertanian ke sektor wisata. Pemerataan pendapatan di tempat wisata yang dikunjungi. Berkurangnya perbedaan dalam pendidikan dan kesempatan berusaha/pekerjaan. Dampak Ekonomi. (1).Terbukanya lapangan kerja baru adanya pembangunan pariwisata membuka banyak kesempatan bekerja. (2). Berkurangnya tingkat pengangguran terbukanya lapangan kerja baru secara otomatis akan mengurangi pengangguran, (3).Meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. Industri pariwisata memudahkan masyarakat untuk mendapatkan uang sehingga pendapatan masyarakat menjadi naik menjadikan daya beli masyarakat naik sehingga kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya semakin tinggi, bahkan orientasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bukan lagi kebutuhan primer ataupun sekunder, tetapi juga tersier. (4). Peningkatan Pendapatan yang sangat tinggi tetapi hanya musiman, sehingga pendapatan masyarakat naik turun. Dan yang terakhir yaitu (5). Matrealistik setelah masyarakat Desa Sitiarjo memiliki pendapatan yang meningkat selanjutnya masyarakat mengerti bagaimana pentingnya sebuah uang, dan masyarakat menjadi sadar bahwa usaha yang dilakukan, pengorbanan mereka harus menghasilkan dalam hal ini terutama menghasilkan uang sehingga masyarakat mulai bersifat matrealistik Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa peran paiwisata Teluk Asmara terhadap kesejahteraan masyarakat dibagiviii menjadi dua yaitu secara langsung dan tidak langsung. Peran Pariwisata tehadap masyarakat secara langsung yaitu berupa pekerjaan yaitu petugas parkir, penjaga loket, petugas kebersihan, warung dan petugas keamanan. Untuk Peran Pariwisata tehadap masyarakat secara tidak langsung yaitu traveling, penyedia jasa penyewaan tenda, homestay dan kesadaran dalam hal kebersihan lingkungan rumah.

English Abstract

-

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/775/051908843
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.5 Ecology of miscellaneous environments > 577.51 Coastal Ecology
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177394
Text
DANIEL PRIMASABDA R.K. (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item