BKG

-, Mahrus (2018) Perbandingan Akurasi Skor Quick Sequential Related Organ Failure (Qsofa) And Modified Early Warning Score (Mews)Dalam Menentukan Diagnosis Pasien Dengan Kecurigaan Sepsis. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tujuan: Akurasi MEWS Sepsis yang diteliti sebelumnya dalam menilai tingkat keparahan sepsis adalah 78,8%, sedangkan qSOFA adalah skoring baru yang direkomendasikan oleh International Consensus Sepsis-3 yang masih diperdebatkan penggunaannya dalam menentukan pasien yang dicurigai sepsis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan akurasi antara skor QSOFA dengan MEWS dalam memprediksi sepsis dini pada pasien sepsis di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Umum Saiful Anwar, Malang - Indonesia. Metode: merupakan penelitan cross-sectional observasional untuk menilai akurasi qSOFA dibandingkan dengan MEWS dalam menentukan diagnosis dini sepsis. Kami mengumpulkan data pasien yang didiagnosis dengan sepsis selama 5 bulan (Juli hingga November 2017) di IGD Rumah Sakit Umum Saiful Anwar Malang. Ada 74 pasien yang memenuhi kriteria inklusi kami. Kami menggunakan nilai asam laktat ≥2 sebagai nilai cut off untuk mendiagnosis pasien dengan sepsis. Hasil: Data penelitian kami menunjukkan bahwa untuk menentukan sepsis, qSOFA dan MEWS (cut off lactate ≥2) memiliki sensitivitas 93,8% vs 81,5%, PPV 87,1% vs 88,3%, Spesifitas 0% vs 22,2%, NPV 0% vs 14,3% , Akurasi 82,4% vs 74,3%. Selain itu, perbandingan qSOFA dan MEWS sebagai tes diagnostik untuk memprediksi mortalitas 24 jam di ED memiliki akurasi 22% vs 40,5%, sensitivitas 100% vs 94% dan spesifisitas 7,1% vs 23%. vii Kesimpulan: qSOFA lebih akurat daripada MEWS dalam menentukan pasien yang diduga sepsis (82,4% vs 74,3%) berdasarkan asam laktat sehingga qSOFA dapat digunakan sebagai alat penilaian sepsis di Rumah Sakit Saiful Anwar ED. Namun, qSOFA dan MEWS masih tidak dapat digunakan sebagai alat penilaian untuk memprediksi mortalitas 24 jam di ED karena keakuratannya yang sangat rendah (22% vs 40,5%) meskipun keakuratan MEWS lebih tinggi dari qSOFA

English Abstract

Objective: MEWS sepsis accuracy that has been observed in assessing the severity of sepsis is 78.8%, whereas qSOFA is a scoring that is still debatable in determining suspicious sepsis patients that is recommended by International Consensus Sepsis-3. The objective of this study is to compare the accuracy between newly applied qSOFA score with previously investigated MEWS in predicting early sepsis in septic patients at Emergency Department (ED), Saiful Anwar General Hospital, Malang – Indonesia. Method: This is an observational cross-sectional study to assess the accuracy of qSOFA compared to MEWS in determining early diagnosis of sepsis. We collected the data of patients diagnosed with sepsis for 5 months (July to November 2017) at ED Saiful Anwar General Hospital Malang. There were 74 patients who met our inclusion criteria. We used lactic acid value of ≥2 as cut off value to diagnose patients with sepsis. Result: Our research data shows that to determine sepsis, qSOFA and MEWS (cut off lactate ≥2) have sensitivity 93.8% vs 81.5%, PPV 87.1% vs 88.3%, Specificity 0% vs. 22.2%, NPV 0% vs 14.3%, Accuracy 82.4 % vs. 74.3%. In addition, the comparison of qSOFA and MEWS as diagnostic tests to predict 24-hour mortality in ED has an accuracy of 22% vs 40.5%, 100% sensitivity vs 94% and specificity 7.1% vs. 23%. Conclusions: qSOFA is more accurate than MEWS in determining suspected sepsis patients (82.4% vs 74.3%) based on lactic acid so that qSOFA can be used as a scoring tool of sepsis at ED Saiful Anwar Hospital. However, qSOFA and MEWS still cannot be used as a scoring tool for predicting 24-hour mortality in ED due to its very low accuracy (22% vs 40.5%) although MEWS accuracy is higher than qSOFA.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/616.9/MAH/p/2019/041810640
Uncontrolled Keywords: INFECTION
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.9 Other disease
Divisions: Profesi Kedokteran > Spesialis Emergensi Medisin, Fakultas Kedokteran
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177326
Text
Mahrus - Copy.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item