BKG

Mardhika, Prillia Putri (2019) Toksisitas Akut (Lc50) Logam Berat Hg Pada Derajat Keasaman (Ph) Yang Berbeda Dan Dampaknya Terhadap Morfologi Artemia Salina. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Uji toksisitas merupakan suatu uji yang digunakan untuk menentukan tingkat toksisitas dari suatu zat atau bahan pencemar. Uji toksisitas dilakukan untuk mengetahui pengaruh suatu bahan kimia berbahaya terhadap organisme. Dalam uji toksisitas ini Artemia salina akan dipaparkan logam berat Hg karena logam berat ini termasuk logam non esensial dan bersifat sangat toksik. Merkuri (Hg) merupakan logam yang paling berbahaya bagi makhluk hidup. Meningkatnya toksisitas Merkuri (Hg) dalam tubuh organisme akan mengakibatkan efek yang mematikan pada organisme. Ketoksikan logam berat Hg dapat dipengaruhi dari salah satu parameter perairan yaitu pH. Derajat keasaman (pH) atau power of Hydrogen adalah parameter penting dalam menentukan kualitas air. Derajat keasaman (pH) merupakan suatu ukuran mengenai besar kecilnya atau jumlah konsentrasi ion hidrogen dalam air. pH mempengaruhi keseimbangan unsur-unsur kimia dan ketersediaan unsur-unsur kimia di laut. Menurunnya pH air laut tersebut juga menimbulkan dampak yang cukup besar terhadap makhluk hidup di dalam ekosistem laut terutama melalui rantai makanan. Rantai makanan merupakan bagian dari jaring-jaring makanan, di mana rantai makanan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas. Konsumen teratas tersebut seperti Artemia salina yang merupakan zooplankton dari anggota crustacea yang keberadaanya tersebar luas di perairan laut. Digunakannya Artemia salina sebagai sampel untuk uji toksisitas karena kemudahannya dalam mengkultur, memiliki periode generasi yang pendek dan tersedia secara komersial. Artemia ini juga memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Sehingga sesuai untuk dijadikan sampel untuk uji toksisitas. Pemaparan logam berat Hg pada pH yang berbeda terhadap mortalitas Artemia salina dilakukan dalam skala laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa toksik Hg pada perbedaan pH yang dilihat nilai LC50 dan dampak morfologi Artemia salina. Pemaparan logam berat Hg pada pH 9 menunjukkan hasil LC50 yaitu sebesar 0,017 ppm. Sedangkan pemaparan Hg pada pH 6 memberikan tingkat mortalitas yang tinggi dan menunjukkan hasil LC50 yaitu sebesar 0,004 ppm. Sehingga kematian biota uji terhadap pemaparan Hg pada pH rendah dapat menaikkan tingkat toksisitas Hg. Kerusakan morfologi yang terjadi selama pemaparan Hg pada pH 9 memberikan tingkat kerusakan pada bagian tubuh (antenna, mandibula dan swimming appendages). Sedangkan pemaparan Hg pada pH 6 memberikan tingkat kerusakan bagian dalam dan di luar tubuh seiring dengan meningkatnya konsentrasi.

English Abstract

-

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/832/051911080
Subjects: 300 Social sciences > 363 Other social problems and services > 363.7 Environmental problems > 363.73 Pollution
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177214
Text
PRILLIA PUTRI MARDHIKA (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item