BKG

Sitohang, Leonardo Ronald (2019) Analisis Pemberian Fasilitas Pajak Penghasilan Untuk Penanaman Modal Di Bidang-Bidang Usaha Tertentu Dan/Atau di Daerah-Daerah Tertentu Sebagai Upaya Peningkatan Investasi Industri Pengolahan Kopi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas penting bagi Indonesia. Industri kopi di Indonesia tercatat sejak tahun 2011 memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia khususnya neraca perdagangan. Indonesia merupakan penghasil dan eksportir kopi terbesar keempat di dunia. Indonesia merupakan negara tropis sehingga disamping berpeluang untuk pengembangan produk diversifikasi kopi olahan, berpotensi untuk pengembangan produk industri pengolahan kopi. Akan tetapi Industri kopi nasional masih lebih banyak mengekspor dalam bentuk biji dan belum mampu menyerap produksi dalam bentuk olahan. Hal ini dikarenakan kurangnya investasi yang masuk pada industri pengolahan kopi di Indonesia. Maka dari itu, pemerintah memberikan fasilitas PPh bagi penanaman modal atau tax allowance guna meningkatkan investasi langsung pada industri pengolahan kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan kebijakan dan pemberian fasilitas pajak penghasilan bagi penanaman modal dalam meningkatkan investasi pada industri pengolahan kopi di Indonesia. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif model Miles dan Huberman. Analisis data yang digunakan yaitu dengan pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan kebijakan pemberian fasilitas pajak penghasilan bagi penanaman modal pada industri pengolahan kopi di Indonesia dan pemberian fasilitas pajak penghasilan bagi penanaman modal dalam meningkatkan investasi industri pengolahan kopi di Indonesia. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini adalah pelaksanaan pemberian fasilitas PPh bagi penanaman modal pada industri pengolahan kopi masih memilki beberapa kekurangan seperti kurangnya sosialisasi, kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya efektifitas dan efisiensi dari prosedur pemberian fasilitas PPh bagi penanaman modal pada industri pengolahan kopi. Selain itu, pemanfaatan fasilitas PPh bagi penanaman modal pada industri pengolahan kopi masih belum optimal sehingga pemberian fasilitas PPh bagi penanaman modal tersebut dianggap belum mampu memberi dampak terhadap peningkatan investasi pada industri pengolahan kopi

English Abstract

Coffee is one of the important commodities for Indonesia. The coffee industry in Indonesia recorded since 2011 has a significant influence on the Indonesian economy, especially i the trade balance. Indonesia is the fourth largest producer and exporter of coffee in the world. Indonesia is a tropical country so besides having the opportunity to develop processed coffee diversified products, it has the potential for the development of coffee processing industry products. However, the national coffee industry still exports more of coffee seeds and has not been able to absorb production in processed form. This is due to the lack of investment in the coffee processing industry in Indonesia. Therefore, the government provides tax allowances to increase direct investment in the coffee processing industry. This study aims to find out and analyze the implementation of policies and provision of tax allowance for investment in increasing investment in the coffee processing industry in Indonesia. This research uses qualitative research with descriptive appropach. Data collection techniques used interviews, documentation and literature study. Data analysis used in this reseacrh is interactive data analysis model Miles and Huberman. Analysis of data used is by collecting data, reducing data, displaying data and drawing conclusion or verifying. The focus of this research is to analyze the implementation of the policy of providing income tax facilities for investment in the coffee processing industry in Indonesia and the provision of tax The conclusion based on the results of this study is that the implementation of tax allowance for investment in the coffee processing industry still has several disadvantages such as lack of socialization, lack of human resources, and lack of effectiveness and efficiency of the procedure for providing tax allowance for investment in the coffee processing industry. In addition, the utilization of tax allowance for investment in the coffee processing industry is still not optimal so the provision of tax allowance for these investments is considered not able to have an impact on increasing investment in the coffee processing industry.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2019/721/051911159
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 300 Social sciences > 336 Public finance > 336.2 Taxes > 336.24 Income taxes
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Bisnis / Niaga
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177101
Text
Leonardo Ronald Sitohang.pdf

Download | Preview
Text
Leonardo Ronald Sitohang.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item