BKG

Maulani, Choirunnisa Insyrah (2019) Implementasi Program Gerakan Desa Sehat Dan Cerdas di Desa Plesungan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan kesejahterahan didesa yang sering terjadi di Indonesia. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menjalankan Program Gerakan Desa Sehat dan Cerdas di Desa Plesungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahterahan dan mengurangi kesenjangan sosial di desa. Selain itu program Gerakan Desa Sehat dan Cerdas ini juga merupakan salah satu penilaian untuk mewujudkan Desa Madani dan meraih GDSC Award. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis. Pertama, bagaimana implementasi program Gerakan Desa Sehat dan Cerdas di Desa Plesungan, dan yang kedua untuk mengetahui apa yang menjadi pendukung dan penghambat dalam menjalankan program gerakan desa sehat dan cerdas di Desa Plesungan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisa data yang digunakan adalah model analisa interaktif dengan empat prosedur yaitu mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, lalu kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi program gerakan desa sehat dan cerdas di desa plesungan dilakukan melalui tiga tahap yaitu interpretasi, organisasi, dan aplikasi yang didasarkan pada teori David C. Korten. Proses Program dilakukan melalui sosialisasi program gerakan desa sehat dan cerdas dan juga koordinasi pada pembentukan program agar efektif sesuai dengan permasalahan yang di tengah masyarakat, sementara untuk proses organisasi dilakukan dengan pembentukan pihak pelaksana dan pengawas program secara sukarela, penganggaran dan juga penetapan sumber daya sesuai dengan mekanisme di desa plesungan. Sedangkan Pemanfaat program Gerakan desa sehat dan cerdas di Desa Plesungan dilakukan dengan mengajak masyarakat desa berpartisipasi. Faktor pendukung dari implementasi program gerakan desa sehat dan cerdas di desa plesungan adalah dukungan dari pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat sedangkan faktor penghambatnya menyangkut masalah pengenalan atau sosialisasi program yang membutuhkan waktu terutama pada warga yang sudah berumur 60 keatas dan keterbatasan sumber daya. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar pemerintah Desa Plesungan harus bisa berkerja sama dengan penduduk usia aktif untuk mengatasi masalah sosialisasi pada warga usia non aktif melalui wadah karang taruna atau instansi formal seperti sekolah agar masyarakat paham tentang program ini Selain itu, pemerintah juga bisa mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi sebagai pelaksana dan pengawas program agar keterbatasan sumber daya manusia bisa diatasi.

English Abstract

The research is based on welfare problems in villages that often occur in Indonesia. The way to solve this problem is organizes a “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” program in Plesungan Village to improve welfare and reduce social inequality in the village. In addition, this Healthy and Smart Village Movement program is also one of the assessments to realize Madani Village and win the GDSC Award. This study aims to find out, describe and analyze. First, how is the implementation of “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” in Plesungan Village, and the second to find out what are the support and obstacles in running a “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” in Plesungan Village. The research method used is descriptive research with a qualitative approach. then the data analysis used is an interactive analysis model with four procedures, collecting data, reducing data, presenting data, and then drawing conclusions.` The results of the study shown that the implementation of “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” program in Plesungan Village is carried out in three stages,viz.: interpretation, organization, and application based on the theory of Charles O. Jones. The process of interpretation is carried out through the dissemination of “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” and also coordination on the establishment of programs to be effective in accordance with the problems in the community, while the organizational process is carried out by establishing voluntary program implementers and supervisors, budgeting as well as establishing resources in accordance with mechanism in Plesungan Village. Whereas the application of “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” program in Plesungan Village is carried out with 11 indicators with 2 basic parameters, healthy and smart. Supporting factors from the implementation of “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” program of Plesungan Village are support from the local government and community participation while the inhibiting factor concerns the issue of the introduction or socialization of programs that require time especially for citizens who are 60 and above and limited in resources. From the results of this study, the researchers suggested that the Plesungan village government should be able to work with active age residents to overcome the issue of socialization for non-active citizens through the youth organization or formal institutions such as schools so that the public understood about the program. The Governments could invites the villagers to participate as program implementers and supervisors so that limited human resources can be overcome.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2019/683/051910467
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Program Gerakan Desa Sehat dan cerdas-Implementation, “Gerakan Desa Sehat dan Cerdas” program
Subjects: 300 Social sciences > 352 General considerations of public administration > 352.1 Jurisdictional levels of administration > 352.17 Rural administration
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Publik / Negara
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177074
Text
Choirunnisa Insyrah Maulani.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item