BKG

Widyawati, Dini (2019) Penerapan Model Generalized Space Time Autoregressive-X (GSTAR-X) (Studi Kasus pada Inflasi Tujuh Kota/Kabupaten di Jawa Timur dan Jumlah Uang Beredar (M2) Januari 2009 sampai Mei 2018). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Provinsi Jawa Timur memiliki aktivitas ekonomi yang cukup besar di Pulau Jawa karena pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur lebih tinggi dibandingkan provinsi-provinsi lain. Salah satu penggerak ekonomi pada suatu daerah adalah tingkat inflasi. Dalam perkembangannya, peubah inflasi tidak hanya dipengaruhi oleh inflasi di lokasi lain dan di waktuwaktu sebelumnya saja tetapi juga terdapat pengaruh peubah eksogen, sehingga perlu ditambahkan peubah eksogen. Peubah eksogen yang digunakan pada penelitian ini adalah jumlah uang beredar Indonesia (M2). Hubungan antara jumlah uang beredar dengan inflasi dijelaskan oleh teori kuantitas, teori ini menyatakan bahwa pergerakan harga (inflasi) hanya disebabkan oleh perubahan uang beredar semata. Sehingga model yang tepat digunakan adalah model GSTAR-X. Dari hasil analisis diperoleh model GSTAR-X terbaik untuk merepresentasikan inflasi tujuh kota/kabupaten di Jawa Timur yaitu model GSTAR-X(2,1) yang memiliki orde waktu 2 dan orde spasial 1. Pada ketujuh model inflasi tiap lokasi dapat diketahui bahwa jumlah uang beredar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap inflasi tujuh kota/kabupaten di Jawa Timur. Berdasarkan hasil analisis model GSTARX( 2,1) belum memenuhi asumsi white noise dan asumsi normalitas. Hasil peramalan tingkat inflasi tujuh kota di Jawa Timur menggunakan model GSTAR-X(2,1) memiliki rata-rata nilai MAPE > 50% artinya kemampuan peramalan menggunakan model GSTAR-X masih berkategori buruk.

English Abstract

East Java Province has considerable economic activity in Java because economic growth in East Java is higher than in other provinces. One of the economic drivers is the inflation rate. In its development, the inflation variable is not only influenced by inflation in other locations and in previous times but there are exogenous variables, so that exogenous variables need to be added to the model called GSTAR-X modeling, namely the Indonesian money supply (M2). The quantity theory of money explains the relationship between the money supply and inflation, this theory states that price movements (inflation) are only caused by changes in the money supply. From the analysis results obtained the best GSTARX to represent the inflation of seven cities in East Java is the GSTAR-X (2.1) which has a time order of 2 and spatial order 1. In the seven inflation models each location can be known that the money supply (M2) has a significant influence on the inflation of seven cities in East Java. Based on the results of the analysis of the GSTAR-X (2.1), it has not fulfilled the assumptions of white noise and the assumption of normality. The results of forecasting the inflation rate of seven cities in East Java using the GSTAR-X (2.1) have an average MAPE value of> 50%, which means that the ability to predict the GSTAR-X is still poorly categorized

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/MIPA/2019/120/051910823
Uncontrolled Keywords: Inflasi, GSTAR-X, Inflation, GSTAR-X
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 519 Probabilities and applied mathematics > 519.5 Statistical mathematics > 519.53 Descriptive statistics, multivariate analysis, analysis of variance and covariance
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176963
Text
Dini Widyawati.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item