BKG

Agustine, Erica Imarinda (2019) Perbedaan Terapiekstrak Etanol Daunpolyalthia Longifolia Indonesia Dan Filipinaterhadapprofil Protein Dan Ekspresibeta-Cateninkolontikus(Rattus Norvegicus) Inflammatory Boweldisease(Ibd)Hasil Induksi Indometasin. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Inflammatory Bowel Disease (IBD) adalah suatu penyakit peradangan kronis yang terjadi pada saluran pencernaan. Salah satu obat yang sering menimbulkan efek samping inflamasi adalah golongan obat Nonsteroid Anti Inflammatory Drugs (NSAID) seperti indometasin yang menyebabkan pendarahan pada gastrointestinal. Ekstrak etanol daun Polyalthia longifolia yang diketahui mengandung flavonoid (Quarcetin, Rutin, dan Allantoin) berpotensi sebagai bahan terapi IBD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peebedaan ekstrak etanol Polyalthia longifolia dari Indonesia dan Filipina terhadap profil protein dan Ekspresi β-catenin dalam kolon tikus Inflammatory Bowel Disease (IBD). Pada penelitian ini menggunakan tikus (Rattus norvegicus) sejumlah 24 ekor dengan umur 8-12 minggu. Tikus IBD diinduksi menggunakan indometasin dosis 15 mg/kgBB secara peroral. Penelitian ini menggunakan 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok Terapi Gold Standard Sulfasalazine dosis 20 mg/kgBB, kelompok terapi ekstrak Polyalthia longifolia dari Indonesia dosis 300 mg/kgBB, dan kelompok terapi ekstrak Polyalthia longifolia dari Filipina dosis 300 mg/kgBB yang diberikan sehari sekali selama satu minggu. Profil protein kolon dengan metode SDS-PAGE yang akan dianalisis dan disajikan secara deskriptif semi kuantitatif menggunakan Software Gel Doc. Ekspresi β-catenin diamati menggunakan metode imunohistokimia dan dilakukan analisa statistik ANOVA dan uji BNJ (Beda Nyata Jujur) α = 0,05 yang dilanjutkan dengan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol Polyalthia longifolia 300 mg/kgBB dari Indonesia dan Filipina belum optimal mempengaruhi profil protein kolon tikus (Rattus norvegicus) model IBD dengan pita protein tidak tersintesis pada berat molekul 114,6 kDa yang merupakan enzim β-galaktosidase dan ekstrak etanol Polyalthia longifolia dari Indonesia mampu mengekspresikan Beta-catenin yang lebih tinggi sebesar 0,2 sel daripada ekstrak etanol Polyalthia longifolia dari Filipina.

English Abstract

Inflammatory Bowel Disease (IBD) is a chronic inflammatory disease that occurs in the digestive tract. One of the drugs that often has an inflammation that cause gastrointestinal bleeding such as indomethacin. Polyalthia longifolia ethanol extracts which known containing flavonoid (Quarcetin, Rutin, and Allantoin) is potentially used as a therapy in IBD. The purpose of this research was to study the therapeutic difference of Polyalthia longifolia ethanol extracts from Indonesia and Philippines in order to decrease protein profile and the expression of β-catenin of the colonic in rats of Inflammatory Bowel Disease (IBD). In this research using 24 rats (Rattus norvegicus) with 8-12 weeks age. IBD rats were induced using indomethacin dose of 15 mg/kg orally. This study comprises four groups were divided into negative control group, Sulfasalazine Gold Standard group dose of 20 mg/kg orally, Polyalthia longifolia of Indonesia extracts dose of 300 mg/kg orally, and Polyalthia longifolia of Philippines extracts dose of 300 mg/kg orally, each given once a day for a weeks. Protein profile of the colonic measured by SDSPAGE method that will be analyzed and presented by semi-quantitative descriptive using Software Gel Doc. The effect of β-catenin expression was observed using the immunohistochemistry methods and analyzed by using ANOVA and Honestly Significant Difference test (HSD) test α = 0.05 followed by t-test. The results showed that Polyalthia longifolia 300 mg/kgBB ethanol extract from Indonesia and the Philippines had not optimum in affecting the protein profile of rat colon in IBD model. It appear as protein band which not synthesized in molecule size 114,6 kDa which is β-galactosidase enzyme. Beside, ethanol extract of Indonesia Polyalthia longifolia 300 mg/kgBB could express Beta-catenin in 0.2 higher number of cells than the ethanol extract of Philippine Polyalthia longifolia

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FKH/2019/53/051908991
Uncontrolled Keywords: Ekstrak etanol Polyalthia longifolia, Inflammatory Bowel Disease (IBD), β-catenin, Profil Protein Kolon, Polyalthia longifolia ethanol extracts, Inflammatory Bowel Disease, β-catenin, colonic protein profile
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.089 Veterinary medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran Hewan > Kedokteran Hewan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176739
Text
ERICA IMARINDA AGUSTINE (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item