BKG

Purnomo, M. Willy Sabili Nirwana (2019) Kualitas Semen Segar Dan Recovery Rate Kambing Senduro Berdasarkan Pengaruh Musim. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Musim merupakan salah satu faktor luar (lingkungan) yang berdampak pada kualitas semen yang dihasilkan ternak. Kualitas semen segar ternak dan nilai RR (Recovery Rate) akan menentukan hasil dari jumlah produksi semen beku. Proses pembekuan semen bertujuan untuk menjaga kualitas dan produksi semen yang dihasilkan oleh pejantan unggul guna untuk memperpanjang daya simpan semen, sehingga dapat mempengaruhi penggunaan semen yang optimal untuk proses Inseminasi Buatan (IB). Rangsangan dari luar yang berkaitan dengan musim seperti suhu dapat menentukan tingkat kualitas spermatozoa ternak akibat dari stress peningkatan suhu panas yang menghambat spermatogenesis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas semen segar, mengetahui nilai Recovery Rate dan produksi semen beku kambing Senduro pada musim yang berbeda di BBIB Singosari, Jawa Timur. Kambing Senduro merupakan kambing yang berasal dari desa Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur hasil persilangan antara kambing Ettawa, kambing kacang dan kambing Jawarandu. Semen merupakan cairan pembawa sel gamet jantan atau sel spermatozoa yang diproduksi dan dikeluarkan oleh organ seksual pejantan. Inseminasi Buatan (IB) bertujuan untuk perbaikan mutu genetik ternak. Volume, pH, konsentrasi dan motilitas individu merupakan beberapa bagian dari karakteristik semen kambing. Post Thawing Motility merupakan suatu perlakuan evaluasi pada semen beku untuk mengetahui motilitas individu dan abnormalitas pasca thawing. Kemampuan pemulihan spermatozoa setelah proses pembekuan disebut dengan Recovery rate. Terdapat dua faktor yang dapat mempengaruhi kualitas serta kuantitas semen yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Materi penelitian yang digunakan berupa catatan hasil penampungan semen, kualitas dan kuantitas semen segar dan catatan produksi semen beku berasal dari 3 ekor kambing Senduro mulai tanggal 11 November 2016 – 23 September 2017 yang berumur 3 tahun. Variabel yang diamati berupa volume semen, pH, motilitas individu, konsentrasi spermatozoa, PTM dan Recovery Rate. Data diperoleh melalui data primer dari catatan produksi semen dan kualitas semen Kambing Senduro di BBIB Singosari. Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja dengan syarat kambing memiliki data recording penampungan dan identitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perbedaan kualitas semen segar Kambing Senduro terhadap musim yang berbeda. Volume semen segar pada musim hujan sebesar 1,8 ± 0,4 ml sedangkan pada musim kemarau sebesar 1,7 ± 0,1 ml. Perbandingan pH pada musim hujan yaitu 6,68 ± 0,08 dengan pH musim kemarau sebesar 6,71 ± 0,06. Konsentrasi spermatozoa pada musim hujan yaitu 2639 ± 380 (juta/ml) dan pada musim kemarau 2069 ± 244 (juta/ml). Motilitas individu spermatozoa pada musim hujan lebih tinggi yaitu 62 ± 0,07% dibandingkan pada musim kemarau yaitu sebesar 56 ± 0,04%. PTM pada musim hujan 40 ± 0,023% pada musim kemarau 37 ± 0,021. Recovery Rate spermatozoa pada musim hujan senilai 59 ± 0,06% dan pada musim kemarau senilai 56 ± 0,03%. Perbedaan musim dapat mempengaruhi kualitas semen Kambing Senduro seperti pada motilitas individu, konsentrasi, nilai RR dan memiliki dampak pada produksi semen beku yang dihasilkan, tetapi hal tersebut tidak berpengaruh terhadap volume, pH dan nilai PTM. Musim hujan dengan suhu yang rendah akan meningkatkan kualitas semen segar sampai menjadi semen beku. Perlu dilakukannya efisiensi pada produksi semen segar, semen beku dan peningkatan pemberian jenis pakan tambahan yang memiliki nilai gizi tinggi.

English Abstract

This research aimed to know the quality of fresh semen and recovery rate of Senduro goat spermatozoa based on seasonal effect (rainy and dry season). The research materials were used by collection semen recording of 3 Senduro goat on 11th November 2016 until 23rd September 2017 at BBIB Singosari, Jawa Timur. The analyze was used by rainfall, they were divided into 2 season (dry season and rainy season). Rainy season was able to give the result of fresh semen quality and spermatozoa recovery rate better than dry season. The seasonal effect for volume, pH, concentration, individual motility, post thawing motility and spermatozoa recovery rate. The best quality of processing fresh semen became frozen semen there was at rainy season. In the rainy season, fresh semen quality and Recovery Rate of Senduro goat semen better than dry season. Need to do efficiency in fresh semen production, frozen semen and increase additional food types that have high nutritional value.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FAPET/2019/540/051910313
Uncontrolled Keywords: frozen semen, recovery rate of spermatozoa, seasonal, individual motility
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.3 sheep and goats > 636.39 Goats > 636.390 82 Goats--Breeding > 636.390 824 Goats--Reproduction > 636.390 824 5 Goats--Artificial insemination
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176459
Text
M. Willy Sabili Nirwana Purnomo.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item