BKG

Hanani, Emanuela Indah (2019) Hubungan Ekspresi LMP-1 Dan NF-Κb Pada Kanker Nasofaring Tipe WHO III. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kanker1 nasofaring2 merupakan2 suatu keganasan yang berasal dari epitel nasofaring, tumbuh dari fosa Rosenmuller dan dapat meluas hingga ke hidung, tenggorok, dan dasar tengkorak. Secara epidemiologi, kanker nasofaring menempati urutan keempat sebagai kanker dengan kejadian tertinggi di Indonesia, dan merupakan kanker dengan2 kejadian tertinggi pertama pada kanker di area kepala dans leher. Kanker nasofaring, khususnya tipe WHO III, sangat berkaitan erat dengan kejadian infeksi virus Epstein Barr. Virus Epstein Barr akan mengekspresikan protein – protein onkogen dalam patomekanisme kanker nasofaring. Salah satu protein yang diekspresikan adalah Latent Membrane Protein – 1 (LMP-1). LMP-1 merupakan protein yang berperan dalam berbagai macam jalur aktivasi sel, termasuk jalur aktivasi NF-κβ. Aktivasi NF-κβ melalui LMP-1 akan memicu perubahan sel menjadi sel ganas. Penelitian ini bertujuan untuk3 mengetahui hubungan LMP-1 dan NF-κβ pada kanker nasofaring1tipe WHO III. Penelitian ini menggunakan sampel berupa 26 jaringan biopsi pasien kanker nasofaring sebelum dilakukan terapi. Jaringan biopsi diwarnai menggunakan metode pewarnaan imunohistokimia menggunakan antibodi monoklonal NF-κβ. Hasil fpenelitian1 inii menunjukkani bahwai terdapat hubungan positifi antarai LMP-1 dan NF-κβi. Dari hasil uji normalitasf Shapiro-Wilk, didapatkan nilai signifikansi LMP-1 p=0.051 dan nilai signifikansi NF-κβ p=0,075 (p>0,05). wUji korelasit Pearson menunjukkan nilai korelasi 0.962. Kesimpulan dari ipenelitian ini adalah iterdapati hubungani positif yang cukup kuatiantara fLMP-1 dan NF-κβ pada kankeri nasofaringi tipei WHOf III.

English Abstract

Nasopharyngeali carcinomai is a malignancyi arisedi fromi nasopharyngeali epithel, usually grows in fossa Rosenmuller and it cani spread to the nosei, throat, and skull base. Epidemiologically, nasopharyngeal carcinoma placedi in the fourth as a cancer with most incidences in Indonesia, and has highest incidences iin headi and neck cancer. Nasopharyngeal carcinoma, especially WHO type III, is relatable to Epstein Barr virus infection. Epstein Barr virus will express oncogenic proteins in nasopharyngeal carcinoma pathomechanism. One of the protein expressed is Latent Membrane Protein – 1 (LMP-1). LMP-1 involves in various cell activation pathway, including NF-κβ activation pathway. NF-κβ activation through LMP-1 will induce cell transformation into malignant cell. This research aimed to find the correlations of LMP-1 and NF-κβ in WHO type III nasopharyngeal carcinoma. This research used 26 biopsyi tissuesi of nasopharyngeali icarcinoma ipatients before underwent therapies. The biopsy tissues then underwenti iimmunohistochemistry staining using NF-κβ monoclonal antibody. The result showedi that there isi positivei correlations between LMP-1 and NF-κβ. Based on Shapiro-Wilk normality test, it showed value of LMP-1 significancy p=0.051 and NF-κβ significancy p=0,075 (p>0.05). Pearson correlation test showed correlation value 0.962. This research concluded that there is a strong correlation between LMP-1 and NF-κβ in WHO type III nasopharyngeal carcinoma.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2019/377/051909520
Uncontrolled Keywords: Kanker Nasofaringi, LMP-11, NF-κβ, Nasopharyngeal carcinoma, iLMP-1, NF-κβ
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.9 Other disease > 616.99 Tumors and miscellaneous communicable diseases > 616.994 Cancers
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176328
Text
Emanuela Indah Hanani.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item