BKG

Sekarputeri, Dyah Ekafaraviqa Ayu (2019) Hubungan Tingkat Kesibukan Ibu Bekerja terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Arjowinangun Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pemberian ASI eksklusif memberikan manfaat bagi bayi maupun ibu. Dukungan pemberian ASI ini sangat dibutuhkan karena cakupan pemberian ASI yang dirasa masih rendah, terutama untuk ibu bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat kesibukan ibu bekerja dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Arjowinangun Kota Malang. Penelitian ini menggunakan cross sectional study yang menggunakan 2 kuesioner yaitu kuesioner tingkat kesibukan bekerja dan pemberian ASI eksklusif. Responden pada penelitian ini berjumlah 72 bekerja yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang didapatkan sebanyak 36 ibu (50 %) memiliki tingkat kesibukan bekerja sedang dan sebanyak 45 ibu (62,5 %) tidak memberikan ASI eksklusif. Hasil uji statistik Spearman correlation rank mempunyai p value 0,000 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesibukan bekerja dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Nilai koefisien korelasi spearman sebesar -0.663 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara tingkat kesibukan ibu bekerja dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin meningkat tingkat kesibukan bekerja, maka akan menurunkan tingkat keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif. Diharapkan untuk ibu bekerja lebih aktif mencari tahu bagaimana cara manajemen laktasi bagi ibu bekerja agar dapat terus memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

English Abstract

Exclusive breastfeeding provides benefits for both babies and mothers. Support for breastfeeding is needed because the coverage of breastfeeding is still low, especially for working mothers. This study aims to analyze the relationship between the level of busyness of working mothers and the success of exclusive breastfeeding in the work area of Arjowinangun Community Health, Malang . This study uses a cross-sectional study that uses 2 questionnaires, namely questionnaire level of work and exclusive breastfeeding. Respondents in this study amounted to 72 work chosen by using purposive sampling technique. The results obtained as many as 36 mothers (50%) had a moderate level of work activity and as many as 45 mothers (62.5%) did not give exclusive breastfeeding. The Spearman correlation rank statistical test results have a p-value of 0,000, which means that there is a significant relationship between the level of work activity and the success of exclusive breastfeeding. The Spearman correlation coefficient of -0.663 shows that there is a very strong relationship between the level of busyness of working mothers and the success of exclusive breastfeeding. From the results of the study it can be concluded that the higher the level of work activity, the lower the level of success in exclusive breastfeeding. It is expected that working mothers will be more active in finding out how to manage lactation for working mothers so they can continue to give exclusive breastfeeding to their babies.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2019/138/051909157
Uncontrolled Keywords: Tingkat Kesibukan Bekerja, ASI Eksklusif, Ibu Bekerja, Level of Busyness, Exclusive Breastfeeding, Working Mother
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 613 Personal health and safety > 613.2 Dietetics > 613.269 Human breast milk diet
Divisions: Fakultas Kedokteran > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/175667
Text
Dyah Ekafaraviqa Ayu Sekarputeri.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item