BKG

Rukaiyah, Siti (2019) Proses Kreatif Karya Seni Lukis Mohamad Farid Periode 2009-2017. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang proses kreatif Mohamad Farid dari rentang waktu 2009 sampai dengan 2017. Konsistensi sekaligus perubahan Farid dalam proses berkarya membuat penulis tertarik untuk mengkaji karyanya. Penulis ingin mengetahui lebih dalam tentang bagaimana Farid dalam berubah kreatif terhadap pemilihan objek, media dan teknik dalam berkarya. Penulis juga ingin mengetahui makna simbolis dan hasil analisis karya Farid dari tahun 2009 sampai dengan 2017. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif, sedangkan sumber data yang dianalisa pada penelitian ini berasal dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara yang dilakukan kepada Mohammad Farid, Istri dan temannya. Metode tersebut dilakukan oleh peneliti yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis seputar karya dan latar belakang Farid. Dokumentasi pada penelitian ini berfungsi untuk mengambil data berupa satu foto karya Farid pada setiap tahunnya untuk dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karya Farid mengalami perubahan pada medium dan konsep yang digunakan dalam berkarya. Farid konsisten menghadirkan figur semut pada karyanya dari tahun 2009 sampai dengan 2017, namun Farid menginterpretasikan semut dengan cara berbeda pada tahun 2017. Tahun 2009 sampai dengan 2016 Farid menggunakan objek semut dengan cat akrilik pada kanvas berukuran besar dan tahun 2017 menggunakan objek sepeda motor dengan ballpoint pada kertas ukuran A5. Farid dalam berkarya selalu mengangkat persoalan yang terjadi di lingkungannya. Farid tidak akan berhenti menggunakan semut sebagai objek maupun subjek sampai benar-benar tidak ada lagi persoalan yang dapat dianalogikan seperti semut. Tema yang diangkat Farid dalam berkarya setiap tahunnya berbeda-beda, namun yang dibahas tetap semut. Karya Farid yang sudah divisualkan dari tahun 2009 sampai dengan 2017 dapat disimpulkan bahwa baik semut dijadikan sebagai objek maupun subjek tetap dianalogikan seperti perilaku manusia. Semut dapat diartikan penulis sebagai kekompakan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa proses kreatif yang terjadi pada Mohamad Farid tidak lepas dari lingkungan sekitarnya yang terjadi dan menggunakan tahap pengamatan, mengingat, berpikir, ide, dan kreativitas dalam menuangkan ide atau konsep dalam berkarya.

English Abstract

This study aims to find out the creative process of Mohamad Farid from 2009 to 2017. The researcher were interested in studying Farid’s artwork because of his changes in his work process. The aouthor wants to know more about how Farid has changed to be more creative towards the selection of objects, media and techniques in working. To conduct the study, the researcher used a qualitative descriptive method and the data sources analyzed in this study were obtained from interviews, observation, and documentation. The aim of this method is to describe and analyze Farid's work and background. The documentation in this study aimed to collect visual data in form of a photo of Farid's artwork every year to be analyzed. The results of this study indicate that’s Farid’s work has changed in the medium and concepts used in his work. However, there are some differences in interpreting the figure of ants in 2017. Farid always consistent presenting ants in his artwork painted using acrylic on large canvas since 2009 until 2016 meanwhile in 2017 he presents a motorcycle drawn using a pen on an A5 paper. In his artwork, Farid always raises issues that occur in his environment. Farid would not stop using ants as an object until there are no more problems which can be represented by ants. The theme he raised every year are different, but the ants are always used to represent the issues. Farid’s artwork has been visualized since 2009 until 2017. It means ants that used as both objects and subjects are representing humans behavior. Ants can be represented as solidarity. Based on it, we can conclude that Mohamad Farid’s creative process is inseparable from his surrounding environment and he uses stages of observation, remembering, thingking the ideas, and creativity in expressing ideas or concepts in his artwork.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIB/2019/29/051908551
Uncontrolled Keywords: Seni lukis, semut, Mohammad Farid-art painting, ant, Mohammad Farid
Subjects: 700 The Arts > 740 Graphic arts and decorative arts > 740.9 History, geographic treatment, biography of graphic arts; history, geographic treatment, biography of graphic and decorative arts together
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Seni Rupa Murni
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/174935
Text
Siti Rukaiyah.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item