BKG

Febrianto, Rizky Dwi (2019) Analisis integrasi pasar vertikal komoditas bawang merah pada tingkat produsen di Kabupaten Nganjuk dengan tingkat konsumen di Kabupaten Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu kabupaten penghasil bawang merah di Jawa Timur. Sebagai penghasil bawang merah, Kabupaten Nganjuk memasok kebutuhan bawang merah ke semua kabupaten yang berada di provinsi Jawa Timur. Akibat dari hal tersebut, Kabupaten Nganjuk menjadi pasar sentra bawang merah di Provinsi Jawa Timur. Harga bawang yang ada di Jawa Timur berdasarkan harga bawang merah dari petani bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Kabupaten Malang merupakan salah satu kabupaten yang membutuhkan pasokan bawang merah dari Kabupaten lain, khususnya Kabupaten Nganjuk. Permintaan bawang merah di Kabupaten Malang tidak diimbangi dengan hasil produksi bawang merah dari Kabupaten Malang. Sehingga, Kabupaten Malang harus memasok bawang merah dari kabupaten lain. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui integrasi pasar yang terjadi antara pasar produsen di Kabupaten Nganjuk dan pasar konsumen di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan analisis Uji Stasioner, Error Correction Model, dan Uji Kausalitas Granger. Data yang digunakan adalah data bulanan harga bawang merah dari Januari 2014 sampai dengan Desember 2018. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi integrasi pasar secara vertikal antara pasar produsen di Kabupaten Nganjuk dengan pasar konsumen di Kabupaten Malang. Pasar konsumen di Kabupaten Malang yang mempengaruhi harga ketika terjadi perubahan harga di pasar produsen di Kabupaten Nganjuk. Alur informasi perubahan harga yang terjadi sangat cepat, apabila terjadi perubahan harga pada pasar acuan akan terjadi perubahan harga pada pasar acuan dalam 0.92 bulan.

English Abstract

Nganjuk Regency is one of the onion producing districts in East Java. As a producer of shallots, Nganjuk Regency supplies shallots to all districts in East Java province. As a result of this, Nganjuk Regency is a shallot market center in East Java Province. The price of onions in East Java is based on the price of shallots from shallots farmers in Nganjuk Regency. Malang Regency is one of the regencies that need supply of shallots from other Regencies, especially Nganjuk Regency. Demand for shallots in Malang Regency is not matched with the production of shallots from Malang Regency. Thus, Malang Regency must supply shallots from other districts. This research was conducted to determine the market integration that occurs between producer markets in Nganjuk Regency and consumer markets in Malang Regency. This research uses Stationary Test analysis, Error Correction Model, and Granger Causality Test. The data used are monthly data prices of shallots from January 2014 to December 2018. The results of this study indicate that there is a vertical market integration between producer markets in Nganjuk Regency and consumer markets in Malang Regency. Consumer markets in Malang Regency affect prices when there are price changes in the producer market in Nganjuk Regency. The flow of information on price changes that occur very quickly, if there is a change in prices in the reference market there will be changes in prices in the reference market within 0.92 months.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/764/051907711
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 300 Social sciences > 381 Commerce (Trade) > 381.4 Specific products and services > 381.41 Product of agriculture > 381.415 25 Specific products (Onions)
Divisions: Fakultas Pertanian > Sosial Ekonomi Pertanian
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173829
Text
Rizky Dwi Febrianto (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item