BKG

Nugraha, R. Cakra Bagaskara dan Abiel Cahya , (2019) Perencanaan Jumlah Gardu Dan Ramp Di Akses Karanglo Pada Tol Pandaan-Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Jalan Tol diselenggarakan untuk mendukung pergerakan lalu lintas secara optimal serta meningkatkanefisiensi pelayanan jasa distribusi guna menunjang peningkatan pertumbuhan ekonomi terutama di wilayah yang tingkat perkembangan ekonominya tinggi. Pembangunan jalan tol yang sedang berlangsung adalah jalan tol Pandaan-Malang, dengan total panjang 38,488 km yang menghubungkan daerah Surabaya, Pandaan, Pasuruan dan Malang jalan tol ini memiliki salah satu pintu keluar di wilayah Malang yang terletak di kawasan Karanglo. Tol yang juga terhubung dengan jalan tol Gempol-Pandaan ini nantinya diharapkan akan mampu mengurai simpul kemacetan yang ada di jalan arteri dan dapat memangkas waktu tempuh dari Malang menuju Pandaan dan sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini untuk : (1) Mengetahui potensi pengguna jalan tol Pandaan-Malang (Karanglo) pada masa mendatang. (2) Merencanakan desain geometrik yang ideal pada ramp gardu tol Pandaan-Malang (Karanglo).. (3) Merencanakan jumlah gardu tol yang ideal pada gardu tol Pandaan-Malang. Metode perencanaan yang digunakan adalah Stated Preference dan Asal-Tujuan, Peraturan Standar Geometrik Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol No.007/BM/2009 serta Model Antrian FIFO. Stated Preference dan Asal-Tujuan digunakan untuk mencari potensi pengguna jalan tol Pandaan-Malang (Karanglo) pada masa mendatang. Peraturan Standar Geometrik Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol No.007/BM/2009 digunakan untuk merencanakan desain geometrik ramp. Model Antrian FIFO digunakan untuk merencanakan jumlah gardu tol. Lokasi studi berada di akses Karanglo pada tol Pandaan-Malang. Pengumpulan data yang dilakukan adalah survei stated preference dan asal-tujuan, data digunakan untuk analisis potensi pengguna jalan tol. Survei dilaksanakan pada hari libur dan hari kerja. Perencanaan ulang desain geometrik ramp menggunakan data koordinat yang diperoleh dari aplikasi google earth, perencanaan mengacu pada desain rencana tol Pandaan-Malang milik PT. Jasa Marga. Pada perencanaan jumlah gardu tol, tingkat kedatangan kendaraan menggunakan hasil analisis potensi pengguna jalan tol. Berdasarkan hasil analisis potensi pengguna jalan tol pada tahun 2020,2025,2030, 2035 untuk golongan I secara berturut-turut adalah 10145,13596,18220 dan 24417 kendaraan/hari; kendaraan golongan II adalah 1186,1590,2130 dan 2885 kendaraan/hari. Perencanaan geometrik ramp dihasilkan 3 tikungan horizontal dengan 2 tipe tikungan SCS (Spiral-Circle-Spiral) dan 1 tikungan SS (Spiral-Spiral). Kecepatan rencana sebesar 60 km/jam dengan jari-jari 110 meter. Perhitungan jumlah gardu tol pada tahun 2025 dan 2035 adalah sejumlah 6 dan 8 gardu tol dengan tingkat kedatangan 1883 dan 3273 kendaraan/jam.

English Abstract

Toll Roads are held to support optimal traffic movements and improve efficiency of distribution service to support economic growth, especially in areas with rapidly economic development . The ongoing construction of the toll road is the Pandaan-Malang toll road, with a total length of 38,488 km connecting the Surabaya, Pandaan, Pasuruan and Malang areas. This toll road has one exit in the Malang region located in the Karanglo area. The toll road which is also connected to the Gempol-Pandaan toll road is expected to be able to break down the congestion on arterial roads and can reduce travel time from Malang to Pandaan and vice versa. The purpose of this study is to: (1) Know the potential of Pandaan-Malang (Karanglo) toll road users in the future. (2) Plan the ideal geometric design on the Pandaan-Malang (Karanglo) ramp. (3) Plan the ideal number of toll gates at Karanglo exit on the Pandaan-Malang toll road. The planning method used is Stated Preference and Origin-Destination, Peraturan Standar Geometrik Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol No.007/BM/2009 and FIFO Queue Model. Stated Preferences and Origin-Destination are used to look for potential users of the Pandaan-Malang (Karanglo) toll road in the future. Peraturan Standar Geometrik Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol No.007/BM/2009 is used to plan ramp geometric designs. The FIFO Queue Model is used to plan the number of toll gates. The study location is at Karanglo exit on the Pandaan-Malang toll road. Data collection carried out were stated preference surveys and origin-destination, that used for analysis of potential toll road users. The survey is conducted on holidays and weekdays. Re-planning the ramp geometric design using coordinate data obtained from the Google Earth application, planning refers to the design of the Pandaan-Malang toll road plan owned by PT. Jasa Marga. In planning the number of toll gates, vehicle arrival rates use the results of analysis of potential toll road users. Based on the results of the analysis of the potential of toll road users in 2020,2025,2030, 2035 for group I respectively are 10145,13596,18220 and 24417 vehicles/day; group II vehicles are 1186.1590.2130 and 2885 vehicles/day. The ramp geometric plan generated 3 horizontal curves alignment with 2 types of SCS (Spiral-Circle-Spiral) and 1 SS (Spiral-Spiral). The speed design is 60 km/h with a radius of 110 meters. Design of toll gates in 2025 and 2035 are 6 and 8 toll gates with arrivals of 1883 and 3273 vehicles/hour.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/347/051904943
Uncontrolled Keywords: Jalan Tol, Potensi Pengguna Tol, Stated Preference (SP), Asal-Tujuan, Geometrik, Ramp, Gardu Tol, Toll Road, Toll Road User Potential, Stated Preference (SP), Origin-Destination, Geometry, Ramp, Toll Gate
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 625 Engineering of railroads and roads > 625.7 Roads
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173301
Text
R. Cakra Bagaskara dan Abiel Cahya Nugraha, (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item