BKG

-, Haditiyawardana (2019) Pengaruh Variasi Rasio Biomassa dan Air terhadap Kualitas Hasil Char Hidrotermal Serbuk Kayu Mahoni. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pohon mahoni merupakan pohon yang memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai bahan baku furnitur. Pada proses produksinya sisa dari potongan kayu mahoni yang tidak terpakai merupakan limbah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio biomassa dan air terhadap kualitas hasil char dengan metode hidrotermal karbonisasi dengan menggunakan biomassa serbuk kayu mahoni. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan serbuk kayu mahoni sebanyak 200 gram, dicampur dengan air demineral dan kemudian dipanaskan pada temperatur 200°C pada kondisi vakum dengan tekanan awal 5 bar, serta holding time 1 jam. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa adanya pengaruh rasio biomassa dan air terhadap nilai kalor dan hasil analisa proksimat. Seiring dengan penambahan air, nilai kalor yang dihasilkan akan semakin tinggi juga, akibat dari kadar fixed carbon yang dihasilkan pada analisa proksimat juga semakin tinggi. Pada penelitian ini juga membandingkan antara proses pirolisis dan hidrotermal. Nilai kalor dari serbuk kayu mahoni tanpa perlakuan adalah 2598,1 (kal/gram). Terjadi peningkatan dari hasil penelitian, kadar fixed carbon tertinggi terjadi pada variasi rasio 1:6, yaitu 22,4% dan nilai kalornya 5560,9 (kal/gram).

English Abstract

Mahogany trees are trees that have many benefits, one of which is as a raw material for furniture. In the production process the remaining unused pieces of mahogany are waste. Therefore, this study aims to study the ratio of biomass and air to the quality of the results of char by the hydrothermal carbonization method using biomass of mahogany wood powder. This research was carried out using 200 grams of mahogany powder, calculated with demineralized water and then heated at 200 ° C under vacuum with an initial pressure of 5 bars, and holding for 1 hour. The results of this study resulted in a comparison of biomass and air to the calorific value and proximate analysis results. Along with the increase in air, the higher the calorific value produced, the higher the carbon content produced in the proximate analysis is also higher. This study also compares the pyrolysis and hydrothermal processes. The heating value of mahogany powder without treatment is 2598.1 (cal / gram). An increase in the results of the study, fixed carbon content occurs at a variation of the ratio of 1: 6, which is 22.4% and the calorific value is 5560.9 (cal / gram).

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/314/051904910
Uncontrolled Keywords: Hidrotermal, char, rasio, fixed carbon, nilai kalor, Hydrothermal, Char, Ratio, Fixed Carbon, Calorific Value
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.3 Sewage treatment and disposal
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173290
Text
Haditiyawardana (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item