BKG

Pengestu, Olivia Eka (2019) Uji Efektivitas Ekstrak Limbah Tembakau (Nicotiana Tabacum L.) Sebagai Pestisida Nabati Terhadap Hama Kutu Daun Aphis Gossypii (Hemiptera:Aphididae). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Tembakau merupakan tanaman yang banyak dikembangkan di Indonesia. Sebagian besar tembakau digunakan sebagai bahan baku rokok. Dengan tingginya produksi rokok di Indonesia maka dapat mengakibatkan meningkatnya limbah hasil pengolahan rokok. Limbah tersebut berpotensi sebagai pestisida nabati karena mengandung senyawa kimia berupa nikotin. Nikotin efektif dalam mengendalikan serangga hama golongan Aphid dan serangga berbadan lunak. Salah satu hama golongan Aphid adalah A. gossypii. Selain sebagai hama, serangga ini juga sebagai vektor virus penyakit tanaman. Dalam mengatasi masalah hama A. gossypii umumnya petani melakukan pengendalian menggunakan pestisida sintetis. Namun penggunaan pestisida sintetis secara terus-menerus dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan residu pada produk pertanian yang berbahaya. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan limbah tembakau dari industri rokok sebagai pestisida nabati dalam mengendalikan hama A. gossypii. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengendalian Hayati, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang dimulai bulan Januari hingga Maret 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 bahan yaitu ekstrak limbah tembakau batang (ELTB) dan ekstrak limbah tembakau daun (ELTD) dengan 4 ulangan dan 4 level konsentrasi yaitu 1500, 3000, 4500 dan 6000 ppm serta kontrol. Limbah tembakau diekstraksi menggunakan metode perendaman menggunakan pelarut aquades. Metode aplikasi yang digunakan ekstrak limbah tembakau terhadap serangga uji A. gossypii adalah metode semprot dengan variabel pengamatan meliputi mortalitas, penurunan jumlah keturunan dan sifat repelen terhadap A. gossypii. Data mortalitas dan penurunan keturunan A. gossypii dianalisis menggunakan (ANOVA) dengan analisis lanjutan dengan uji BNJ dengan taraf 5%. Untuk mengetahui nilai LC50 dan LT50 menggunakan analisis probit PoloPlus. Hasil penelitian menunjukan bahwa ELTB dan ELTD dapat dijadikan sebagai pestisida nabati dalam mengendalikan hama A. gossypii karena bersifat toksik dengan persentase mortalitas tertinggi pada konsentrasi 6000 ppm yaitu 90,64% (ELTB) dan 82,4% (ELTD). Secara berurutan ELTB dan ELTD memiliki nilai LC50 1963,72 ppm dan 2305,25 ppm serta nilai LT50 50,95 dan 62,88 jam. Kedua ekstrak limbah tembakau berpengaruh nyata terhadap penurunan keturunan pada minggu ke 1 setelah aplikasi yaitu antara 75,33-82,99%. Penggunaan ekstrak limbah tembakau mempunyai sifat repelensi terhadap A. gossypii dengan rata-rata kelas repelen 52,8 agak kuat (Kelas III) pada ekstrak limbah tembakau batang dan 44,4 agak kuat (Kelas III).

English Abstract

Tobacco is a plant that is widely developed in Indonesia. Most tobacco is used as raw material in making cigarettes. With the high production of cigarettes in Indonesia it can result in increased waste from cigarette processing. The waste has the potential as a vegetable pesticide because it contains chemical compounds in the form of nicotine. Nicotine is effective in controlling Aphid and soft-bodied insects. One of the aphid groups is A. gossypii. Apart from being a pest, this insect is also a vector of plant disease viruses. In overcoming the problem of pest A. gossypii, farmers generally control using synthetic pesticides. However, the continuous use of synthetic pesticides can cause environmental pollution and residues in dangerous agricultural products. Therefore this study was conducted to determine the effectiveness of tobacco waste from the tobacco industry as a vegetable pesticide in controlling pest A. gossypii. The research was carried out at the Biological Control Laboratory, Department of Plant Pests and Diseases, Faculty of Agriculture, Brawijaya University, Malang, starting from January to March 2019. The study used Completely Randomized Design (CRD) with 2 ingredients namely stem tobacco waste extract (ELTB) and tobacco waste extract leaf (ELTD) with 4 replications and 4 concentration levels namely 1500, 3000, 4500 and 6000 ppm and controls. Tobacco waste was extracted using immersion method using distilled water solvent. The application method used in extracting tobacco waste against A. gossypii test insects was the spray method with observational variables including mortality, decreased number of offspring and repellency properties of A. gossypii. Mortality data and reduction in offspring of A. gossypii were analyzed using (ANOVA) with further analysis with a HRD test with a level of 5%. To find out the LC50 and LT50 values using the PoloPlus probit analysis. The results showed that ELTB and ELTD can be used as vegetable pesticides in controlling pest A. gossypii because it is toxic with the highest percentage of mortality at a concentration of 6000 ppm, which is 90.64% (ELTB) and 82.4% (ELTD). Sequentially ELTB and ELTD have LC50 values of 1963.72 ppm and 2305.25 ppm and the values of LT50 are 50.95 and 62.88 hours. Both extracts of tobacco waste have a significant effect on decreasing offspring at week 1 after application, which is between 75.33-82.99%. The use of tobacco waste extract has repelence properties towards A. gossypii with a repel class average of 52.8 rather strong (Class III) in stem tobacco waste extract and 44.4 rather strong (Class III)

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/278/051907050
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests > 632.9 General topics of pest and disease control > 632.95 Pesticides
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173047
Text
OLIVIA EKA PENGESTU (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item