BKG

Tarjulin, Emansyah (2019) Klasifikasi Tanah Pada 3 Pedon Tipikal Di Ub Forest. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

UB Forest merupakan laboratorium hidup Universitas Brawijaya dengan luasan lahan 514 ha, yang digunakan untuk menunjang kegiatan civitas akademika. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Laboraturium Pedologi dan Sistem Informasi Sumber Daya Lahan (PSISDL) pada tahun 2016 di kawasan UB Forest terdapat jenis tanah Inceptisols dengan sub-grup tanah yang berbeda-beda, yaitu; Andic Dystrudept, Andic Humudept, Lithic Dystrudept, Typic Dystrudept, dan Typic Humudept. Melihat pentingnya peranan tanah, terkhusus dalam pengelolaan dan pengembangan UB Forest serta informasi tentang pemetaan jenis tanah di kawasan UB Forest yang masih bersifat tentatif, maka perlu dilakukannya pengamatan lanjutan karakteristik dan klasifikasi tanah pada 3 pedon tipikal tanah UB Forest dengan mengacu pada hasil pengamatan sebelumnya. Penelitian dilaksanakan di hutan pendidikan UB Forest yang secara administrasi terletak di lereng selatan Gunung Arjuna tepatnya di Dusun Sumbersari, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan Agustus 2017 sampai Maret 2018. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan analitik dengan metode fisiografi (IFU). Sistem klasifikasi tanah yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Kunci Taksonomi Tanah (Soil Survei Staff, 2014). Parameter-parameter yang digunakan untuk mengklasifikasi tanah dalam penelitian ini yaitu karakteristik fisik (tekstur tanah, berat isi, retensi air 1500 kPA), karakteristik kimia (KTK, KB, pH H2O, pH NaF, pH KCl, C-Organik), sifat penciri andic (retensi P, Al, Fe, gelas volkan). Hasil klasifikasi tanah pada penelitian ini dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik 3 pedon tipikal tanah UB Forest terutama terdapat pada morfologi tanah yang meliputi susunan horizon P1 dan P3 yang mengalami diskontinuitas. Sifat fisik tanah terutama tekstur tanah (% pasir) pada pedon tipikal P2 relatif konstan menurun dengan bertambahnya kedalaman tanah. Sifat kimia berupa KTK, KB, dan pH tanah lapisan atas pada pedon tipikal P3 lebih tinggi daripada P1 dan P2, namun berbanding terbalik dengan kandungan C-organik. Sifat penciri tanah andik pada P3 memiliki kandungan Al + 1/2 Fe, retensi P, dan gelas volkan lebih tinggi daripada P2 dan P3, namun berbanding terbalik dengan pH NaF. Klasifikasi tanah pada 3 pedon tipikal merupakan ordo Inceptisols dengan family pada P1 dan P3 yaitu Andic Humudepts, berlempung, amorfik, superaktif, isohipertermik, sedangkan pada P2 yaitu Andic Humudepts, berlempung, campuran, superaktif, isohipertermik

English Abstract

UB Forest is a living laboratory of Universitas Brawijaya with an area of 514 ha, which is used to support the academics. Based on observations made by the Pedology Laboratory and Land Resource Information System (PSISDL) in 2016 in the UB Forest area, including the soil types Inceptisols with different soil subgroups, namely; Andic Dystrudept, Andic Humudept, Lithic Dystrudept, Typic Dystrudept, and Typic Humudept. Seeing the importance of the role of land, concentrated in the management and development of UB Forest as well as information on the mapping of soil types in the UB Forest area which is still tentative, it is necessary to protect the advanced classification of 3 typical pedon UB Forest land with previous findings. The study was conducted in the UB Forest education forest which is administratively located on the southern slope of Mount Arjuna precisely in Sumbersari Hamlet, Donowarih Village, Karangploso, Malang Regency from August 2017 to March 2018. The research was conducted using an analytical approach with physiographic methods (IFU). The soil classification system used in this study uses the Key to Land Taxonomy (Soil Staff Survey, 2014). The parameters used to classify the soil in this study are physical characteristics (soil texture, fill weight, water retention 1500 kPA), chemical characteristics (CEC, KB, pH H2O, pH NaF, pH KCl, C-Organic), characteristic properties andic (P, Al, Fe retention, volcanic glass). The results of the soil classification in this study are influenced by differences in the characteristics of 3 typical UB Forest soils especially in the soil morphology which includes the P1 and P3 horizon arrangements that experience discontinuity. Soil physical properties, especially soil texture (% sand) in P2 typical pedon, are relatively constant decreasing with increasing soil depth. Chemical properties in the form of CEC, KB, and topsoil pH in typical P3 pedons are higher than P1 and P2, but inversely proportional to the C-organic content. The characteristic of the soil markers in P3 has an Al + 1/2 Fe content, P retention, and volcanic glass is higher than P2 and P3, but inversely proportional to the pH of NaF. Soil classification in 3 typical pedons is the order of Inceptisols with families in P1 and P3, namely Andic Humudepts, clay, amorphic, superactive, isohipertermic, whereas in P2, Andic Humudepts, mixed, superactive, isohipertermic.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/237/051906980
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.4 Soil science > 631.42 Soil fertility, acidity, alkalinity
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/172936
Text
EMANSYAH TARJULIN (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item