BKG

Tambunan, Rani (2019) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Teh Indonesia Di Inggris. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah volume ekspor teh Indonesia ke negara Inggris pada tahun 2011-2012 sangat tinggi dimana Inggris sebagai importir ke dua terbesar setelah Rusia. Namun, pada tahun 2013-2015 volume ekspor teh Indonesia ke negara Inggris mengalami penurunan yang sangat besar dimana pada tahun 2015 negara Inggris menjadi importir terbesar ke enam. Berdasarkan uraian permasalahan di atas, maka dapat dirumuskan pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Bagaimana pengaruh jangka pendek harga teh dunia, harga kopi dunia, harga gula dunia, GDP perkapita Inggris dan populasi Inggris terhadap ekspor teh Indonesia di Inggris? ; (2) Bagaimana pengaruh jangka panjang harga teh dunia, harga kopi dunia, harga gula dunia, GDP perkapita Inggris dan populasi Inggris terhadap ekspor teh Indonesia di Inggris?. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Menganalisis pengaruh jangka pendek harga teh dunia, harga kopi dunia, harga gula dunia, GDP perkapita Inggris dan populasi Inggris terhadap ekspor teh Indonesia di Inggris; (2) Menganalisis pengaruh jangka panjang harga teh dunia, harga kopi dunia, harga gula dunia, GDP perkapita Inggris dan populasi Inggris terhadap ekspor teh Indonesia di Inggris. Hipotesis penelitian ini adalah: (1) Pada jangka pendek harga teh dunia, harga kopi dunia, harga gula dunia, GDP perkapita Inggris dan populasi Inggris berpengaruh terhadap ekspor teh Indonesia ke Inggris; (2) Pada jangka panjang harga teh dunia, harga kopi dunia, harga gula dunia, GDP perkapita Inggris dan populasi Inggris berpengaruh terhadap ekspor teh Indonesia ke Inggris. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive pada tingkat nasional dan internasional. Penelitian ini dilakukan di Indonesia sebagai negara yang berpotensi dalam ekspor teh dan Inggris sebagai negara pengimpor teh Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada jangka pendek variabel yang berpengaruh besar terhadap jumlah ekspor teh Indonesia di Inggris yaitu harga teh dunia. Dimana jika terjadi kenaikan harga teh dunia sebesar 1% akan menurunkan permintaan teh Indonesia di Inggris sebesar 2,252346%. Variabel yang berpengaruh besar selanjutnya yaitu GDP perkapita Inggris dimana jika terjadi kenaikan GDP perkapita Inggris sebesar 1% akan meningkatkan permintaan teh Indonesia di Inggris sebesar 1,688607%. Lalu, di ikuti oleh variabel harga gula dunia dimana jika terjadi kenaikan harga gula dunia sebesar 1% akan meningkatkan permintaan teh Indonesia di Inggris sebesar 1,001538%. Sedangkan variabel harga kopi dunia dan populasi Inggris tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan teh Indonesia di Inggris. Jangka panjang variabel yang bepengaruh besar terhadap permintaan teh Indonesia di Inggris yaitu harga teh dunia. Dimana jika terjadi kenaikan harga teh dunia sebesar 1% akan menurunkan permintaan teh Indonesia di Inggris sebesar 49,19436%. Variabel yang berpengaruh besar selanjutnya yaitu populasi Inggris dimana jika terjadi kenaikan populasi Inggris sebesar 1% akan meningkatkan permintaan teh Indonesia di Inggris sebesar 29,8975%. Lalu, di ikuti oleh variabel harga gula dunia dimana jika terjadi kenaikan harga gula dunia sebesar 1% akan meningkatkan permintaan teh Indonesia di Inggris sebesarii 13,32763%. Selanjutnya, variabel GDP perkapita Inggris dimana jika terjadi kenaikan GDP perkapita Inggris sebesar 1% akan meningkatkan permintaan teh Indonesia di Inggris sebesar 2,457169%. Sedangkan variabel harga kopi dunia tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan teh Indonesia di Inggris. Dari hasil analisis disarankan: (1) Pemerintah sebaiknya memperhatikan tingkat perubahan harga teh dunia, harga gula dunia, GDP perkapita Inggris dan populasi Inggris sebagaimana diketahui variabel-variabel tersebut yang berpengaruh terhadap permintaan teh Indonesia di Inggris. Sehingga dapat dirumuskan strategi-strategi untuk mengembangkan teh Indonesia dalam rangka peningkatan volume ekspor teh Indonesia ke Inggris; (2) Perlunya memperluas pangsa pasar teh ke negara-negara lain agar tidak tergantung hanya kepada satu negara saja yang pada akhirnya akan merugikan Indonesia sendiri; (3) Pemerintah sebaiknya memberikan dukungan yang kuat untuk memfasilitasi pengembangan sektor perkebunan teh, menetapkan kebijakan dalam upaya peningkatan daya saingnya.

English Abstract

The main problem in this study is the volume of Indonesian tea exports to the United Kingdom in 2011-2012 is very high where the UK as the second-largest importer after Russia. However, in 2013-2015 the volume of Indonesian tea exports to the United Kingdom experienced a very large decline wherein 2015 the UK became the sixth-largest importer. Based on the description of the above problems, the research questions can be formulated, namely: (1) What is the effect of world tea prices, world coffee prices, world sugar prices, GDP per capita of the UK and population of the UK on Indonesian tea exports in the UK in the short-term? ; (2) What is the effect of world tea prices, world coffee prices, world sugar prices, GDP per capita of the UK and population of the UK on Indonesian tea exports in the UK in the long-term?. The objectives of this study are: (1) To analyze the effect of world tea prices, world coffee prices, world sugar prices, GDP per capita of the UK and population of the UK on Indonesian tea exports in the UK in short-term; (2) Analyzing the effect of world tea prices, world coffee prices, world sugar prices, GDP per capita of the UK and population of the UK on Indonesian tea exports in the UK in long-term. The research hypotheses are: (1) In the short term world tea prices, world coffee prices, world sugar prices, GDP per capita of the UK and population of the UK influence Indonesian tea exports to the UK; (2) In the long-term world tea prices, world coffee prices, world sugar prices, GDP per capita of the UK and population of the UK influence Indonesian tea exports to the UK. The determination of the location of the study was conducted purposively at national and international levels. This research was conducted in Indonesia as a country that has the potential to export tea and the UK as an importer of Indonesian tea. The results of this study indicate that in the short term variables that have a large influence on the number of Indonesian tea exports in the UK, namely the price of world tea. Where if there is an increase in world tea prices by 1%, it will reduce the demand for Indonesian tea in the UK by 2.252346%. The variable that influences the next is the GDP per capita of the UK where in the case of a 1% increase in GDP per capita the UK, it will increase the demand for Indonesian tea in the UK by 1.688607%. Then, followed by the world sugar price variable where if there is an increase in world sugar prices by 1%, it will increase the demand for Indonesian tea in the UK by 1.001538%. Whereas the world coffee price variable and population of the UK did not significantly influence the demand for Indonesian tea in the UK. The long-term variable has a large influence on the demand for Indonesian tea in the UK, namely the price of world tea. Where if there is an increase in world tea prices by 1%, it will reduce the demand for Indonesian tea in the UK by 49.19436%. The variable which has the most significant influence is population of the UK where if there is a 1% increase in the UK population, it will increase the demand for Indonesian tea in the UK by 29.8975%. Then, it is followed by the world sugar price variable where if there is an increase in world sugar prices by 1%, it will increase the demand for Indonesian tea in the UK by 13.332763%.iv Furthermore, GDP per capita of the UK variable where if there is a 1% increase in the UK per capita GDP will increase the demand for Indonesian tea in the UK by 2.457169%. While the variable price of world coffee does not significantly influence the demand for Indonesian tea in the UK. From the results of the analysis it is suggested: (1) The government should pay attention to the level of changes in world tea prices, world sugar prices, GDP per capita of the UK and population of the UK as known these variables influence the demand for Indonesian tea in the UK. So that strategies can be formulated to develop Indonesian tea in order to increase the volume of Indonesian tea exports to the UK; (2) The need to expand the tea market share to other countries so as not to depend only on one country which will ultimately harm Indonesia itself; (3) The government should provide strong support to facilitate the development of the tea plantation sector, establish policies in an effort to increase its competitiveness.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/236/051906979
Uncontrolled Keywords: Teh, ekspor, Permintaan, Tea, exports, demand
Subjects: 300 Social sciences > 382 International commerce (Foreign trade) > 382.6 Export trade
Divisions: Fakultas Pertanian > Sosial Ekonomi Pertanian
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/172934
Text
SKRIPSI_RANI TAMBUNAN (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item