BKG

Ardiansyah, Oryza (2019) Pengaruh Pola Origami Tessellation dari Gasket tehadap Peningkatan Kualitas Akustik Ruangan (Lab Terpadu Jurusan Arsitektur FTUB). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Lab Terpadu Gedung Baru Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya merupakan ruang multifungsi dengan volume ruangan yang cukup besar. Hal ini mengakibatkan waktu dengung yang besar. Selain itu lokasi objek studi ini berada didekat Jl. MT Haryono yang memiliki aktivitas lalu lintas yang cukup padat, sehingga tingkat kejelasan suara dalam ruangan memburuk. Diperlukan strategi untuk mengontrol pengkondisian akustik ruangan seperti penggunaan panel akustik. Salah satu kompetensi pada mata kuliah di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya ialah membuat maket. Namun setelah tahap penilaian, maket yang dikumpulkan malah menjadi limbah pada Jurusan Arsitektur itu sendiri. Untuk itu, penelitian ini mengusulkan penggunaan limbah material maket yang dihasilkan Mahasiswa Arsitektur untuk didaur ulang dan dijadikan panel akustik. Material Gasket dengan ketebalan 4 inci dipilih karena selain keawetannya, juga merupakan material yang baik untuk penyerap suara pada frekuensi menengah keatas (White, 2015). Pola Origami Tessellation dipilih sebagai bentuk panel akustik supaya dapat mengubah permukaan yang datar menjadi tidak rata sehingga dapat menyebarkan suara secara merata. Adapun jenis Origami Tessellation yang digunakan ialah pola origami pada abad ke-20 meliputi (Miura Ori, Ron Resch, Water Bomb, dan Yoshimura). Semua pola dibentuk dari bidang dengan luas yang sama (87,88 m²), namun setelah dirubah tingkat kerenggangannya menghasilkan volume yang berbeda sesuai bentuk cembung, cekung, dan datar. Bentuk cembung dan cekung diambil karena memiliki sifat penyebaran suara yang baik. Pensimulasian dilanjutkan dengan software Sketchup terhadap alternatif dari keempat pola origami, untuk diketahui pengaruh volume panel terhadap waktu dengung ruangan. Berdasarkan perhitungan rata-rata waktu dengung ruangan pada frekuensi 500 Hz-2000 Hz menggunakan empat pola origami tessellation, diperoleh hasil 0,9 detik, 0,87 detik, 0,88 detik, dan 0,86 detik dimana alternatif terbaik merupakan pola origami Yoshimura

English Abstract

Integrated Laboratory of New Building Architecture Faculty of Engineering Brawijaya University is a multifunctional room with a large space. This results in a large reverberation time. In addition, the location of this study object is located at Jl. MT Haryono which has a fairly heavy traffic activity, so that the level of clarity of indoor noise deteriorates. Strategies to control the conditioning of room acoustics such as the use of acoustic panels. One of the competencies in the course at the Department of Architecture, Faculty of Engineering, Brawijaya University is making models. However, after the assessment phase, the mockups collected instead became waste on the Department of Architecture itself. For this reason, this study proposes the use of material models waste produced by Architecture Students to be recycled and made into acoustic panels. Gasket with a thickness of 4 inches was chosen because in addition to its durability, it is also a good material for sound absorber in the upper middle frequency (White, 2015). The Origami Tessellation pattern is chosen as a form of acoustic panel because it can change the flat surface to be uneven so that it can spread the sound evenly. The type of Origami Tessellation used is the origami pattern in the 20th century including Miura Ori, Ron Resch, Water Bomb, and Yoshimura. All patterns are formed from fields with the same area (87.88 m²), but after changing the degree of estrangement produces different volumes according to the shape of convex, concave, and flat. Convex and concave shape is taken because it has good sound dispersion properties. The simulation continued with the Sketchup software for alternatives from the four origami patterns, to determine the effect of panel volume on the reverberation time of the room. Based on the calculation of the average reverberation time of the room at a frequency of 500 Hz-2000 Hz using four origami tessellation patterns, the results are 0.9 seconds, 0.87 seconds, 0.88 seconds, and 0.86 seconds where the best alternative is the Yoshimura’s origami pattern

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/483/051905079
Uncontrolled Keywords: kualitas akustik, panel akustik, gasket, origami tessellation, acoustic quality, acoustic panels, gaskets, origami tessellation
Subjects: 700 The Arts > 725 Public structures > 725.8 Recreation buildings > 725.83 Auditoriums
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/172920
Text
Oryza Ardiansyah (3).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item