BKG

Puspita, Febriana Chandra (2019) Sinergitas Stakeholders Dalam Pemanfaatan Dana Desa (Studi Pada Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Keberhasilan dalam pemanfaatan dana desa tidak dilakukan sendiri oleh pemerintah desa, namun membutuhkan koordinasi dengan stakeholders lainnya. Artinya perlu ada sinergi antara pemerintah desa, (BPD) serta Lembaga Kemasyarakatan Desa. Najiyati dan Rahmat (2011) mengartikan sinergi sebagai kombinasi atau paduan unsur atau bagian yang dapat menghasilkan keluaran lebih baik dan lebih besar. Sedangkan stakeholders menurut Hertifah (2003) adalah individu, kelompok organisasi baik laki-laki atau perempuan yang memiliki kepentingan, terlibat atau dipengaruhi (positif atau negatif) oleh suatu kegiatan program pembangunan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis deskriptif. Dengan fokus (1) sinergitas stakeholders dalam pemanfaatan dana desa; (2) hasil dari sinergitas stakeholders dalam pemanfaatan dana desa; (3) faktor pendukung dan penghambat sinergitas stakeholders dalam pemanfaatan dana desa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Miles, Huberman dan Saldana (2014) dengan pendekatan interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sinergitas stakeholders dalam pemanfaatan dana desa di Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk terjalin dengan baik. Pencapaian sinergitas dalam pemanfaatan dana desa di Desa Nglundo terwujud melalui dua cara, yakni komunikasi dan koordinasi. Sedangkan hasil dari sinergitas stakeholders dalam pemanfaatan dana desa di Desa Nglundo dibedakan menjadi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Faktor yang mendukung sinergitas stakeholders dalam pemanfaatan dana desa di Desa Nglundo meliputi kemampuan sumber daya aparatur dalam bekerja. Selain itu peran BPD dan keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan dana desa. Sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya intensitas sosialisasi terhadap masyarakat. Dalam rangka untuk meningkatkan sinergitas stakeholders dalam pemanfaatan dana desa, maka diharapkan pemerintah desa dapat memberikan sosialisasi lebih kepada masyarakat agar semua masyarakat mengerti pentingnya peranannya dan sinergi antar aktor kepentingan yang ada terutama Pemerintah Desa Nglundo dapat terbangun semakin baik dengan meningkatkan aspek partisipatif dalam melakukan koordinasi dengan aktor kepentingan lainnya, mengikutsertakan masyarakat terutama kelompok perempuan di desa.

English Abstract

Success in utilizing village funds is not only done by the village government but requires coordination with other stakeholders. It means that there needs to be synergy between the Village Government (BPD) and the Village Community Institution. Najiyati and Rahmat (2011) define synergy as a combination of elements or parts that can produce better and greater output. While stakeholders according to Hertifah (2003), are individuals, groups or organizations whether male or female who have interests, are involved or influenced (positive or negative) by a development program activity. This research type is descriptive qualitative, with focuses on (1) synergy of stakeholders in utilizing village funds; (2) results of the synergy of stakeholders in utilizing village funds; (3) supporting and inhibiting factors of stakeholders synergy in utilizing village funds. Analysis of data that is used in this study is the model of Miles, Huberman and Saldana (2014) with an interactive approach. The results of this study indicate that the synergy of stakeholders in the utilization of village funds in Nglundo Village, Sukomoro District, Nganjuk Regency is well established. The achievement of synergy in utilizing village funds in Nglundo Village is realized through two ways, namely communication and coordination. Whereas the results of the synergy of stakeholders in utilization village funds in Nglundo Village are divided into village development and community empowerment. Factors that support the synergy of stakeholders in the use of village funds in Nglundo Village include the ability of apparatus resources to work. In addition, the role of the BPD and community involvement in the utilization of village funds. While the inhibiting factor is the lack of socialization intensity to the community. In order to improve the synergy of stakeholders in the utilization village funds, it is expected that the Village Government can provide more socialization to the community so that it understands about the importance of its role and the synergy between existing interest actors, particularly the Nglundo Village Government can be better built by increasing participatory aspects in coordinating with other interest actors, including the community, especially women's groups in the village.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2019/18/051905959
Uncontrolled Keywords: Dana Desa, Stakeholders, Pembangunan Desa, Pemberdayaan Masyarakat, Village Funds, Stakeholders, Village Development, Community Empowerment
Subjects: 300 Social sciences > 352 General considerations of public administration > 352.1 Jurisdictional levels of administration > 352.17 Rural administration
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Publik / Negara
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/172690
Text
Febriana Chandra Puspita (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item