BKG

Lina, Renti (2017) Perencanaan Pajak Dalam Pemilihan Alternatif Pengadaan Aktiva Tetap Sebagai Upaya Meminimalisir Pajak Penghasilan PT X. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

PT X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete). Pada tahun 2015 untuk mengoptimalkan kinerja produksi, perusahaan melakukan penambahan aktiva tetap, salah satunya yaitu aktiva tetap berupa mesin produksi (mesin mortar). Pengadaan aktiva tetap ini dilakukan dengan metode kredit bank, dengan pembiayaan 60% dari harga perolehan dan bunga sebesar 8,7% pertahun selama 5 (lima) tahun. Hal ini dilakukan mengingat kondisi keuangan perusahaan yang belum mampu untuk melakukan pengadaan aktiva tetap dengan pendanaan internal. Pada dasarnya pengadaan aktiva tetap bisa dilakukan dengan beberapa cara lain, seperti dengan metode sewa guna usaha (leasing) dengan hak opsi. Dalam pengadaan aktiva tetap bagi perusahaan tentu perlu untuk dipertimbangkan alternatif mana yang lebih menguntungkan. Sehingga peneliti melakukan perbandingan antara metode kredit bank dan sewa guna usaha (leasing) dengan hak opsi dalam hal pengadaan aktiva tetap pada PT X. Dalam penelitian ini peneliti memfokuskan perhitungan penghematan pajak dan besarnya arus kas keluar terhadap kedua metode pengadaan aktiva tetap, baik dengan kredit bank maupun dengan sewa guna usaha (leasing) dengan hak opsi. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana peneliti akan memberikan deskripsi, analisis dan saran atas penerapan kedua alternatif pengadaan aktiva tetap yang dilakukan oleh perusahaan. Sehingga diharapkan akan dihasilkan sebuah alternatif yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan mampu mencapai tujuan perusahaan untuk meningkatkan laba dengan menekan jumlah biaya yang dikeluarkan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa pengadaan aktiva tetap dengan metode sewa guna usaha (leasing) dengan hak opsi lebih menguntungkan dibanding dengan metode kredit bank. Dimana terdapat penghematan pajak sebesar Rp 326.447.092 dengan nilai present value sebesar Rp 396.767.931, meskipun dari sisi arus kas yang keluar metode kredit bank lebih kecil dari pada metode sewa guna usaha (leasing) dengan selisih Rp 330.970.487 dengan nilai present value Rp 306.550.626. Dari selisih antara penghematan pajak dan arus kas yang keluar dapat dilihat bahwa dari sisi sewa guna usaha (leasing) lebih menguntungkan sebesar Rp 90.217.305 dibanding dengan metode kredit bank

English Abstract

PT X is a company engaged in the field of light industrial AAC (Autoclaved Aerated Concrete). In 2015 to optimize production performance, the company made additional fixed assets, one of which is fixed assets in the form of production machinery (mortar machine). The procurement of fixed assets is conducted by bank loans method, with 60% of the cost and interest of 8.7% per annum for 5 (five) years. This is done considering the financial condition of the company that has not been able to conduct the procurement of fixed assets with internal funding. Basically the procurement of fixed assets can be done in several other ways, such as the financial lease method. In the procurement of fixed assets for the company would need to consider which alternative is more profitable. So the researcher did a comparison between bank loans method and financial lease in terms of procurement of fixed assets at PT X. In this research, the researcher focuses the calculation of tax savings and the amount of cash outflow to the two methods of procurement of fixed assets, either with bank loans or with financial lease. The type of research used is qualitative with case study approach, where the researcher will give description, analysis and suggestion on the application of both fixed asset procurement alternative done by company. So it is expected to produce an alternative in accordance with the conditions of the company and able to achieve the company's goal to increase profits by pressing the amount of costs incurred. Based on the results of research that has been done found that the procurement of fixed assets by the method of financial lease more profitable than the method of bank loans. Where there is a tax savings of Rp 326.447.092 with the present value of Rp 396.767.931, although the cash flow outflow method of bank loans is smaller than the method of financial lease by Rp 330.970.487 with present value of Rp 306.550.626. From the difference between the tax savings and the cash outflow, it can be seen that in terms of financial lease is more profitable at Rp 90.217.305 compared to the method of bank loans.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2017/568/051707721
Uncontrolled Keywords: Aktiva tetap,sewa guna usaha (leasing) dengan hak opsi, dan kredit bank.
Subjects: 300 Social sciences > 336 Public finance > 336.2 Taxes > 336.24 Income taxes
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Bisnis / Niaga
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/1720
Text
Bagian Depan.pdf

Download | Preview
Text
BAB I.pdf

Download | Preview
Text
BAB II.pdf

Download | Preview
Text
BAB III.pdf

Download | Preview
Text
BAB IV.pdf

Download | Preview
Text
BAB V.pdf

Download | Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item