BKG

Faza, Janitra Naufal (2019) Pengaruh Ukuran Butir Serbuk Genteng Tanah Liat Terhadap Penyerapan CO2 Pada Purifikasi Biogas. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Memasuki era industri banyak negara di dunia yang menyadari akan pentingnya energi dan konservasinya, mereka menyadari bahwa energi tak bias lepas dari kegiatan manusia. Prediksi di masa depan menyebutkan bahwa energi fosil yang sekarang banyak digunakan akan habis selain itu penggunaan energi jenis ini residu nya menimbulkan masalah polusi lingkungan sehingga diperlukan alternatif nya yang bersifat bersih, dapat diperbarui, dan ramah lingkungan beberapa diantaranya adalah energi surya, air, dan biomassa. Biogas adalah salah satu energi alternatif yang dikelompokkan pada jenis biomassa dan sangatlah mudah dan murah dalam pelaksanaannya sehingga nilai ekonomis nya besar teruntuk masyarakat pedesaan. Dalam prakteknya kandungan metana biogas menjadi bagian terpenting untuk proses konversi energi namun zat pengotor berupa karbondioksida yang dapat menurunkan nilai kalor juga terdapat pada biogas dengan prosentase yang cukup besar. Proses purifikasi diperlukan untuk menghilangkan karbondioksida ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan cara purifikasi guna meningkatkan kualitas biogas mendekati biometana dengan nilai kalor tinggi dan minim zat pengotor karbondioksida. Penelitian ini menggunakan metode adsorbsi menggunakan adsorben serbuk genteng yang divariasikan menjadi dua jenis ukuran yaitu fine dan coarse, yang diteliti pada variasi waktu 5 dan 20 menit. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian kandungan gas hasil adsorbsi menggunakan gas chromatography – mass spectrometry. Hasil penelitian ini adalah pada variasi jenis ukuran serbuk genteng yang lebih halus dalam hal ini fine memberi hasil purifikasi lebih baik dengan hasil pada menit ke – 5 sebesar 24,1% dan menit ke - 20 20,1% sementara pada jenis ukuran butir coarse pada menit ke-5 kadar karbondioksida 23,1% dan pada menit ke-20 20,8%. Karena terjadi penurunan kadar karbondioksida maka nilai kalor biogas setelah purifikasi bernilai 23893 kJ/m3 setelah proses purifikasi yang telah menghasilkan penurunan kadar karbondioksida diketahui selama proses purifikasi berlangsung efektivitas penyerapannya terbesar adalah 59,8% pada jenis ukuran fine pada waktu 20 menit sehingga kualitas biogas yang telah dimurnikan dengan adsorben jenis ukuran fine memiliki kualitas yang lebih bagus.

English Abstract

Entering the industrial era, many countries in the world are aware of the importance of energy and its conservation, they realize that energy cannot be separated from human activities. Predictions state that in the future fossil energy, which is now widely used, will run out besides this type of energy use, the residue raises environmental pollution problems so that alternatives energy that are clean, renewable and environmentally friendly are needed, some of which are solar, water and biomass. Biogas is one of the alternative energies that is grouped into types of biomass and is very easy and inexpensive in its implementation so that its economic value is large for rural communities. In practice the content of biogas methane is the most important part of the energy conversion process but impurities in the form of carbon dioxide which can reduce the calorific value are also found in biogas with a considerable percentage. The purification process is needed to remove this carbon dioxide.This study aims to obtain a method of purification to improve the quality of biogas approaching biomethane with high calorific value and minimal carbon dioxide impurity. This study used the adsorption method using tile powder adsorbent which was varied into two types of sizes, namely fine and coarse, which were studied at variations of time 5 and 20 minutes. In this study, the gas content of adsorbed gas was measured using gas chromatography - mass spectrometry. The results of this study are on variations in the type of finer tile dust in this case fine giving better purification results with results in the minute 5 about 24.1% and minute 20 is 20.1% while in the type of grain size coarse at minute 5 carbon dioxide content is 23.1% and in the minute 20 about 20.8%. Because of the decrease in carbon dioxide levels, the biogas calorific value after purification was 23893 kJ/m3 after the purification process which resulted in a known decrease in carbon dioxide levels during the purification process. it has been purified with fine size adsorbent which has better quality.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/416/051905012
Uncontrolled Keywords: Adsorbsi, Serbuk Genteng, Biogas, Purifikasi, Adsorption, Clay Tile Powder, Biogas, Purification
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 665 Technology of industrial oils, fats, waxes, gases > 665.7 Natural gas and manufactured gases > 665.77 Production of manufactured gases > 665.776 Production of manufactured gases from biological wastes
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/171626
Text
Janitra Naufal Faza(2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item