BKG

Parik, Cristian Natal (2017) Peran Pembinaan Teritorial TNI AD Dalam Rangka Pembinaan Komponen Pendukung Untuk Kepentingan Pertahanan Negara. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kondisi yang ada saat ini telah menunjukkan bahwa bangsa kita terns berjalan menuju pusaran permasalahan tersebut. Untuk itu TM AD sebagai bagian Bari salah satu komponen bangsa yang terlibat dalam perjuangan bangsa ini secara aktif telah ikut serta dalam perjalanan bangsa. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di segala bidang telah menggeser bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan negara, yang semula spektrum konflik bersifat konvensional berkembang menjadi bersifat multidimensional, yang meliputi permasatahan konflik ideotogi, politik, ekonomi, sosial budaya dan minter, yang berasal dan dalam atau luar negeri. Terkait hal tersebut, maka TNI AD secara konsisten melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan amanah undang-undang tersebut. Sebagaimana termaktub data UU no 34 tahun 2004 tentang TNI, pada pasal 8 tertuang tugas pokok TNI AD, yaitu : 1. Melaksanakan tugas TNI matra darat di bidang pertahanan. Tugas tersebut dilakukan dengan melaksanakan tugas minter untuk perang (OMP) dan tugas militer selain perang (OMSP) yang dalam penjabarannya terdapat 14 (empat betas) jenis tugas; 2. Melaksanakan tugas TNI dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan darat dengan Negara lain. Yang dimaksud dengan menjaga keamanan wilayah perbatasan adalah segala upaya, pekerjaan dan kegiatan untuk menjamin tegaknya kedaulatan Negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa di wilayah perbatasan dengan Negara lain Bari segala bentuk ancaman dan pelanggaran; 3. Melaksanakan tugas TNI dalam membangun dan mengembangkan kekuatan matra darat; dan 4. Melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan. Tujuan dari penelitian adalah Menganalisis pengaruh pembinaan teritorial terhadap kompetensi beta negara.Menganalisis Faktor-faktor yang dominan dalam mempengaruhi kompetensi bela negara dan menganalisis strategi dan implikasi dari hasil penelitian yang dillakukan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang. Alasan utama pemilihan lokasi tersebut adalah karena instansi ini merupakan salah satu Kecamatan yang sebagai percontohan para siswa yang melaksanakan program pendidikan kesadaran bela negara. Sedangkan waktu penelitian dimulai tanggal 09 Juli 2016 sampai dengan 24 Desember 2016. Teknik analisis data dengan metode kuantitatif menggunakan analisis data SEM program warpPLS 5.0. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Optimalisasi kemampuan teritorial dan pembekalan kemampuan teritorial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi bangsa dalam bela negara sebesar 80% sisanya sebesar 20% dipengaruhi oleh variabei lain di luar penelitian. Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kompetensi bangsa dalam bela negara adalah manajemen teritorial dalam optimalisasi kemampuan teritorial. Kegiatan manajemen terdiri dari kemampuan untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan dan pengendalian kegiatan pembinaan, sedangkan faktor dominan kedua adalah kemampuan dalam menganalisis anatomi krisis karena responder berasumsi bahwa kemampuan anatami krisis merupakan tindakan awal mengatasi masalah dalam pembekalan kegiatan teritorial sehingga masalah Iangsung diatasi berdasar anatomi krisis secara Iangsung.Strategi yang dilakukan dalam upaya kompetensi beta negara adalah melalui pembinaan teritorial yang mengarah pada kesadaran berbangsa, dimana bangsa harus mengimplikasikan bela negara dalam upaya menjamin tingkat keamanan balk dari pejabat, pemerataan kesejahteraan, keadilan hak dan kewajiban rakyat, kepercayaan pada wakil rakyat dan pemerintah, rasa memiliki dan bangga pada tanah air, menyadari kesatuan, mengetahui lebih banyak nilai positif dan kekayaan bangsa. Saran dalam peneiitian ini bahwa banyaknya budaya asing dan para tenaga kerja asing yang berada di Indonesia membuat semakin memudamya tindakan dalam beta negara, dalam penelitian bobot tertinggi yang menjadi perhatian adalah bela negara melalui pengaplikasian ideologi pancasila sebagai sistem pemikiran normatif yang digunakan sebagai pedoman tingkah laku. Sehingga perlu pembinaan teritorial guna meningkatkan kesadaran bangsa dalam menerapkan keyakinan pancasila sebagai ideologi negara.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/355.4/PAR/p/2017/041711647
Uncontrolled Keywords: TERITORITY, NATIONAL, NATIONAL SECURITY, ARMIES
Subjects: 300 Social sciences > 355 Military science > 355.4 Military operations
Divisions: Program Pascasarjana > Magister Studi Ketahanan Nasional, Program Pascasarjana
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/171326
Text
Cristian Natal Parik.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item