BKG

Kusuma, Roorkeindia Paramita (2019) Studi Pola Distribusi Kecepatan Aliran di Saluran Terbuka Pada Ambang Lebar. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Aliran saluran terbuka memiliki perbedaan prinsip terhadap aliran saluran tertutup. Pada dasarnya baik saluran terbuka maupun saluran tertutup akan mengalami perubahan. Perubahan kondisi aliran akan mempengaruhi perubahan kecepatan di hulu dan di hilir ambang lebar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pola distribusi kecepatan aliran pada sebelum dan sesudah ambang lebar. Selain itu, adanya perubahan dimensi tinggi ambang juga menimbulkan perubahan nilai koefisien debitnya. Dalam kasus ini akan ditinjau bagaimana pengaruh perubahan tinggi ambang lebar terhadap nilai Cd. Penelitian dilakukan di suatu saluran lurus berpenampang persegi (flume) dengan dasar tetap (fix bed). Pada saluran diletakkan ambang lebar sehingga terjadi aliran tidak seragam. Pengukuran kecepatan aliran dilakukan menggunakan tabung pitot. Hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan nilai kecepatan aliran teoritis dari persamaan Logaritmik dan Von Karman. Perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui apakah rumus tersebut masih dapat berlaku untuk aliran tidak seragam. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kecepatan aliran di hulu ambang pada section 1 hingga section 4 mengalami perubahan yang tidak terlalu signifikan, sama halnya dengan hasil pengukuran yang dilakukan pada ketiga section di hilir ambang lebar. Didapatkan hasil pengukuran bahwa kecepatan pada hulu ambang lebar lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan di hilir ambang. Perbandingan kecepatan data dan teoritis menunjukkan kurva yang cukup berhimpit pada daerah inner region tetapi semakin renggang di daerah outer region. Pada aliran di hilir ambang, kurva perbandingan kecepatan data dan teoritis menunjukkan hasil yang berbeda dimana pada beberapa section kurva tidak saling berhimpit baik di inner region maupun outer region. Perubahan tinggi ambang mempengaruhi tinggi muka air di hulu ambang. Hasil penelitian dan perhitungan menunjukkan semakin besar Q maka H semakin besar, begitu pula hubungan Q dan Cd. Tetapi dari hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi H maka nilai Cd semakin kecil.

English Abstract

An open channel flow has different principal than a pipe flow. Basically, both flows will eventually change. This change will affect its velocity in the upstream and downstream of the flow. The purpose of this study is to figure out the velocity distribution in the upstream and downstream of the flow. Furthermore, different weir heights will affect its discharge coefficient. Therefore, in this case will be analyzed how is the effect of changes in weir height on the value of Cd. This study was conducted using a straight, rectangular channel (flume) with fixed horizontal bed. A broad crested-weir is placed in the channel so that non-uniform flow occurs. Flow velocity measurements are carried out using pitot tubes. The measurement results are then compared with the theoretical flow velocity values of the Logarithmic and Von Karman equations. This comparison is done to find out whether the formula can still apply to non-uniform flow. The results of the study show that the flow velocity in the upstream in section 1 to section 4 undergoes not too significant changes, as well as the results of measurements carried out in the three sections in the downstream. The measurement results obtained are that the velocity at the upstream is lower than the velocity in the downstream. Comparison of data and theoretical speeds shows curves that are quite coincide in the inner region but increasingly tenuous in the outer region. This only applies in the flow at the upstream threshold. In the downstream flow threshold, the comparison between data and theoretical velocity show different results, where in some sections the curves do not coexist in both the inner region and the outer region. Change in weir height affects the water level in the upstream. The results of research and calculations show that the greater the Q, the greater the H, and so does between Q and Cd. But the results of the study show that the higher the H, the lower the value of Cd.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/135/051904623
Uncontrolled Keywords: saluran terbuka, distribusi kecepatan, ambang lebar, koefisien debit, tabung pitot Open channel, velocity distribution, broad-crested weir, discharge coefficient, pitot tube
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.1 Water supply > 628.14 Collection and distribution systems > 628.144 Distribution systems
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pengairan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170885
Text
Roorkeindia Paramita Kusuma (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item