BKG

Wulandari, Alfita sari Marita Sri (2019) Analisis Kualitas Air Menggunakan Metode STORET di Sungai Kresek Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sungai adalah salah satu sumber daya alam yang bersifat mengalir (flowing resource) dan memiliki peran penting dalam daur hidrologi, sungai juga berfungsi sebagai daerah tangkapan air (catchment area) bagi daerah disekitarnya. Penurunan kualitas air merupakan indikator permasalahan di suatu sungai. Selain itu, permasalahan sungai dapat dilihat secara fisik misalnya sungai menimbulkan bau tidak sedap, keruh, dan banyak timbunan sampah, air berwarna kehijauan karena tercemar limbah industri. Selain secara fisik dan kimia, cara yang lebih tepat untuk mengetahui kondisi perairan yaitu dengan menggunakan mikroalga perifiton yang mana lebih peka terhadap kondisi perairan dikarenakan organisme tersebut relatif hidup lebih lama di perairan. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan dari tanggal 20 Februari hingga 21 April 2019, pengambilan sampel dilakukan 1 minggu sekali sebanyak 4 kali pengambilan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kondisi kualitas air, (2) untuk mengetahui tingkat pencemaran, (3) untuk mengetahui keadaan tata guna lahan yang terdapat di sekitar aliran Sungai Kresek dan (4) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh tata guna lahan terhadap kualitas air Sungai Kresek, Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan deskriptif yaitu dilakukan dengan pengumpulan data, analisis data dan penyajian data. Hasil yang diperoleh pada saat penelitian yaitu pada parameter fisika, Suhu berkisar antara 26,6 °C – 38,5 °C, Kecepatan Arus berkisar antara 0,16 m/s – 0,71 m/s, dan TSS (Total Suspended Solid) berkisar antara 16 mg/l – 135 mg/l. Sedangkan untuk parameter kimia yaitu pH berkisar antara 6,2 – 7,4, DO (Dissolved Oxygen) berkisar antara 3,22 mg/l – 6,04 mg/l, Fosfat berkisar antara 0,49 mg/l – 1,15, BOD(Biological Oxygen Demand) berkisar antara 5,25 mg/l – 22,03 mg/l, COD (Chemical Oxygen Demand) berkisar antara 19,3 mg/l – 49,3 mg/l, Amonia berkisar antara sebesar 0,026 mg/l - 0,089 mg/l, Nitrat berkisar antara 0,077 mg/l - 0,707 mg/l, CO2 berkisar antara 3,23 mg/l – 5,96 mg/l. Sedangkan untuk parameter biologi dalam indeks keanekaragaman pada stasiun 1 tergolong tercemar ringan, stasiun 2 dan 3 tergolong tidak tercemar, stasiun 4 tergolong tercemar ringan, stasiun 5 tergolong tidak tercemar. Semua stasiun jumlah divisi paling besar yaitu divisi Cyanobacteria. Sedangakan untuk kondisi kualitas perairan menggunakan analisis metode STORET yaitu dengan mendapatkan hasil skoring berkisar antara -8 hingga -12 yaitu tergolong tercemar ringan hingga sedang. Kondisi perairan di Sungai Kresek ini diakibatkan dengan adanya tata guna lahan atau pemanfaatan lahan di sekitar aliran sungai. Pada lokasi penelitian pemanfaatan lahan yaitu berupa lahan pertanian, pemukiman dan perindustrian. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi perairan Sungai Kresek mengalami pencemaran tingkat ringan hingga sedang menurut perhitungan STORET dan berada dalam tidak tercemar hingga tingkat ringan menurut indeks keanekaragaman namun jenis yang diperoleh paling tinggi dan tersebar disemua stasiun yaitu divisi Cyanobacteria, divisi ini tergolong jenis organisme yang tahan terhadap perubahan kondisi perairan. Serta pemanfaatan lahan di aliran Sungai Kresek memiliki pengaruh terhadap kondisi perairan .

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/544/051904111
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.6 Aquatic ecology > 577.627 Water Pollution (Effect on natural ecology)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170694
Text
Alfitasari Marita Sri Wulandari.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item