BKG

Almahdahulhizah, Vida (2019) Analisis Kelimpahan dan Jenis Mikroplastik pada Air dan Sedimen di Sungai Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran kecil ≤ 5 mm. Plastik sendiri mempunyai sifat sulit terdegradasi, plastik membutuhkan waktu yang lama agar dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna, sekitar 100 hingga 500 tahun. Pemakaian plastik yang terus menurus dan dibuang langsung kelingkungan dapat berdampak pada perairan dan terbawa oleh arus sehingga bercampur dan mengendap di sedimen. Sungai Wonorejo, merupakan salah satu wilayah daerah aliran sungai yang ada di Surabaya yang menjadi muara bagi beberapa sungai lain. Muara sungai Wonorejo terdapat Ekowisata Mangrove yang dibuka untuk umum. Waktu penelitian pada bulan Februari – April 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan jenis mikroplastik, serta mengetahui perbedaan kelimpahan antar stasiun dan hubungan kelimpahan pada air maupun sedimen di Sungai Wonorejo, Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan menggunakan teknik survei. Penentuan titik lokasi penggambilan sampel dengan metode purposive sampling, metode ini dipilih karena dapat menentukan titik pengambilan sampel berdasarkan keperluan peneliti. Terdapat tigat titik lokasi pengambilan sampel, stasiun 1 (muara), stasiun 2 (mangrove), dan stasiun 3 (pemukiman). Prosedur penelitian dilakukan pengambilan sampel di lapang yaitu sampel air dan sedimen, senjutnya di lanjutkan ke laboratorium dan di analisis. Analisis data menggunakan SPSS ANOVA untuk mengetahui perbedaan kelimpahan dan SPSS Korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan sampel air dengan sedimen dan seberapa kuat hubungan antar dua variabel. Kualitas air yang diukur terdiri dari suhu, arus, pH, dan oksigen terlarut (DO). Hasil penelitian menunjukkan jenis mikroplastik yang ditemukan pada sampel air dan sedimen yaitu sama, jenis film, fragmen dan fiber. Jenis mikroplastik yang di temukan pada sampel air maupun sedimen yang mendominasi yaitu jenis fragmen, sampel air dengan persentasi sebesar 55,36% dan sedimen dengan persentase sebesar 54,46%. Kelimpahan mikroplastik yang didapat pada sampel air dari ketiga stasiun berkisar antara 125-14375 partikel/m3. Kelimpahan mikroplastik yang didapatkan pada sampel sedimen dari ketiga stasiun berkisar antara 389,61 partikel/kg-24880,95 partikel/kg. Pada analisis data uji ANOVA hasil yang didapat tidak adanya perbedaan kelimpahan mikroplastik pada sampel air dan sampel sedimen di stasiun yang berbeda. Nilai signifikansi antara kelimpahan mikroplastik pada air dan sedimen sebesar 0,040 yang artinya, hubungan kelimpahan mikroplastik pada air dan sedimen berkorelasi. Nilai pearson correlation yang didapat dari uji analisis tersebut sebesar 0,688 yang masuk dalam kategori korelasi kuat. Hasi data kualitas air pada suhu berkisar antara 26-310C, kecepatan arus berkisar antara 0,61-0,12 m/s, pH berkisar antara 7-8, dan DO berkisar antara 3,39-7,59 mg/l. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disarankan untuk peneliti selanjutnya agar dilakukan pengujian terhadap berat jenis mikroplastik sehingga dapat di ketahui pendistribusian mikroplastik di perairan. Serta peneliti senjutnya disarankan agar melakukan analisis tentang pendegredasian mikroplastik oleh organisme.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/427/051903942
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.6 Aquatic ecology > 577.627 Water Pollution (Effect on natural ecology)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170404
Text
Vida Almahdahulhizah (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item