BKG

Valina, Rahmi (2019) Analisis Status Trofik Di Perairan Pesisir Lekok, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Perairan pesisir merupakan perairan yang banyak menerima beban masukan bahan organik dari daratan. Pesisir Lekok merupakan salah satu pesisir yang berperan penting dalam sektor perikanan kabupaten Pasuruan. Banyaknya aktivitas masyarakat di wilayah pesisir perairan Lekok akan mempengaruhi kualitas perairan dan kesuburan perairan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas air dan mendapatkan status trofik di perairan pesisir Lekok. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – April 2019 di pesisir perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Penentuan stasiun pengamatan berdasarkan metode purposive sampling yang terdiri dari 3 titik stasiun dan sampel diambil secara vertikal dengan dua kedalaman setiap stasiun. Hasil penelitian di wilayah pesisir perairan Lekok diperoleh hasil sebagai berikut: nilai suhu kedalaman 1 sebesar 29,20C – 31,90C dan kedalaman 2 sebesar 300C – 31,60C, kecerahan sebesar 30 cm – 105,5 cm, kecepatan arus sebesar 0,0096 m/s – 0,279 m/s. Salinitas kedalaman 1 sebesar 19 – 31 ppt dan kedalaman 2 sebesar 17 – 31 ppt. pH kedalaman 1 sebesar 6,6 – 9,3 dan kedalaman 2 sebesar 7 – 9,2. DO kedalaman 1 sebesar 4,3 – 7,7 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 4,3 – 7 mg/L. Alkalinitas kedalaman 1 sebesar 160 – 200 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 160 – 200 mg/L. Ortofosfat kedalaman 1 sebesar 0,009 – 0,140 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 0,009 – 0,087 mg/L. Nitrat kedalaman 1 sebesar 0,020 – 0,178 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 0,029 – 0,199 mg/L. Silika kedalaman 1 sebesar 1,431 – 5, 087 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 1,375 – 4,672 mg/L. Total fosfat kedalaman 1 sebesar 0,0088 – 0,8187 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 0,0111 – 0,4303 mg/L. Total nitrogen kedalaman 1 sebesar 0,0157 – 0,8619 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 0,0132 – 0,5068 mg/L. Nilai klorofil-a kedalaman 1 sebesar 0,1587 – 3,0162 mg/L dan kedalaman 2 sebesar 0,3174 – 2,2224 mg/L. Hasil kualitas air tersebut tergolong baik. Untuk kelimpahan fitoplankton kedalaman 1 sebesar 236,99 – 9217,48 sel/ml dan kedalaman 2 sebesar 261,93 – 8986 sel/ml. Kelimpahan relatif tertinggi terdapat pada divisi Chlorophyta. Indeks keanekaragaman sedang dan indeks dominasi mendekati 0 atau tidak ada yang mendominasi. Analisa Trophic Index kedalaman 1 sebesar 0,154 – 1,142 dan kedalaman 2 sebesar 0,155 – 0,588. Berdasarkan nilai Trophic Index yang didapatkan pada kedalaman 1 dan kedalaman 2, status trofik pesisir Lekok, tergolong kedalam perairan oligotrofik dengan nilai TRIX < 4. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu kondisi kualitas air tergolong baik dan masih dalam batas optimum untuk proses pertumbuhan fitoplankton. Tingkat kesuburan perairan Pesisir Lekok, tergolong perairan dengan tingkat kesuburan rendah atau oligotrofik. Saran yang dapat diberikan terkait dengan penelitiaan ini perlu adanya pengontrolan secara berkelanjutan untuk mencegah terjadinya eutrofikasi perairan, karena perairan lekok merupakan daerah potensi penangkapan ikan bagi para nelayan setempat.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/425/051903940
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.5 Ecology of miscellaneous environments > 577.51 Coastal Ecology
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170402
Text
Rahmi Valina (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item