BKG

Kartika, Icha Ananda (2019) Pengaruh Pengkayaan Pakan Kombinasi Dengan Dunaliella Sp. Dan Probiotik Pada Produktivitas Dan Hasil Re-Kultur Artemia Sp. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Artemia merupakan salah satu pakan hidup yang banyak digunakan dalam pemeliharaan ikan dan udang. Peningkatan kelangsungan hidup pada stadia larva dapat dilakukan dengan menambahkan nutrien pada pakan alami dengan cara perendaman yang disebut pengayaan atau bioenkapsulasi. Pemberian pakan Artemia nauplii jangka pendek (6-24 jam) dengan konsentrasi tinggi dengan mikroalga adalah salah satu teknik yang telah digunakan untuk meningkatkan kualitas gizi dari artemia. Selain mikroalga yang telah terbukti mempengaruhi komunitas mikroba di perairan, pemberian probiotik dalam pakan akan sangat membantu proses penyerapan makanan. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yaitu A (100% Dunaliella sp.), B (75% Dunaliella sp. dan 25% Probiotik), C (50% Dunaliella sp. dan 50% Probiotik), D (25% Dunaliella sp. dan 75% Probiotik) dan E (100% Probiotik). Parameter utama yang diukur pada penelitian ini adalah laju reproduksi bersih Artemia sp., hatching percentage dan lama penetasan kista sedangkan parameter penunjang adalah suhu, salinitas dan pH. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh pemberian pakan kombinasi Dunaliella sp. dan probiotik terhadap produktivitas artemia dan untuk mendapatkan dosis pemberian pakan kombinasi Dunaliella sp. dan probiotik yang tepat terhadap produktivitas artemia. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa analisa laju reproduksi bersih, hatching percentage dan laju penetasan kista pada artemia yang diperkaya dengan Dunaliella sp. dan probiotik dengan perlakuan berbeda didapatkan hasil yang berbeda. Laju reproduksi bersih tertinggi pada perlakuan D yaitu sebesar 51,67 ekor/siklus lalu diikuti E, A, B, dan C yaitu sebesar 46,67 ekor/siklus, 40,67 ekor/siklus, 26,00 ekor/siklus dan 21,00 ekor/siklus. Hasil perhitungan hatching percentage tertinggi pada perlakuan D yaitu sebesar 34,55% lalu diikuti A, B, C, dan E yaitu sebesar 31,94%, 17,06%, 14,04% dan 10,41%. Hasil laju penetasan kista artemia tertinggi pada perlakuan D dengan hasil 75,67/hari lalu diikuti A, B, C, dan E yaitu sebesar 46,00/hari, 34,67/hari, 23,33/hari dan 20,33/hari. Bedasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan yaitu: pengaruh pemberian kombinasi pakan Dunaliella sp. dan probiotik pada artemia didapatkan hasil berbeda sangat nyata. Hasil laju reproduksi tertinggi artemia didapatkan pada perlakuan D sebesar 51.67 ekor/induk per siklus. Kemudian untuk hatching percentage didapatkan hasil tertinggi pada perlakuan D yaitu sebesar 34,55%. Lalu untuk laju penetasan kista artemia hasil tertinggi pada perlakuan D yaitu sebesar 75,67 ekor/hari.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/94/051903133
Uncontrolled Keywords: Artemia Sp, Pengkayaan Pakan, Dunaliella Sp, Produktivitas
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 595 Arthropoda > 595.3 Crustacea > 595.32 Branchiopoda
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/169962
Text
Icha Ananda Kartika (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item