BKG

Saputri, Ricke Ayu (2019) Pengaruh Lama Penyimpanan Fillet Ikan Gabus (Ophiocepalus Striatus) Dalam Freezer Terhadap Kualitas Serbuk Crude Albumin (Pengeringan Dengan Vacuum Drying. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ikan gabus merupakan ikan yang tergolong memiliki kandungan gizi serta albumin yang tinggi. Tingginya kadar albumin pada ikan gabus membuat ikan ini dikenal pemanfaatannya dalam dunia kesehatan sebagai HSA (Human Serum Albumin) guna memenuhi kebutuhan albumin dalam tubuh. Pada umumnya esktrak albumin memiliki aroma yang amis sehingga pengolahan menjadi serbuk dianggap sebagai cara yang tepat. Tetapi bahan baku pembuatan serbuk albumin yang merupakan ikan gabus masih sulit diperoleh sehingga untuk mengurangi kerusakan, dilakukan penyimpanan dalam freezer dengan bentukan fillet. Penyimpanan dalam freezer dapat menghambat proses biokimia yang mengarah pada penurunan kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan fillet ikan gabus (Ophiocepalus striatus) dalam freezer terhadap kualitas serbuk crude albumin dengan menggunakan pengeringan vacuum drying. penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ikan, dan Laboratorium Penanganan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya Malang pada bulan Maret – Juli 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Rancangan percobaan dalam penelitian utama adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 6 perlakuan (0 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam, 5 jam, dan 6 jam) dan 4 kali ulangan. Kemudian untuk data hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap respon parameter yang dilakukan, dengan uji F pada taraf 5% dan jika didapatkan hasil yang berbeda nyata maka dilakukan uji Tukey pada taraf 5%. Dan untuk uji organoleptik dianalisa menggunakan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan perlakuan penyimpanan fillet ikan gabus dalam freezer berpengaruh terhadap kualitas serbuk crude albumin meliputi kadar albumin, kadar protein, kadar air, kadar lemak, kadar abu, daya serap air, dan rendemen, namun tidak berpengaruh pada penilaian oragoneptik skoring (warna dan aroma). Serbuk crude albumin terbaik didapatkan pada lama penyimpanan fillet ikan gabus dalam freezer 2 jam dengan kualitas meliputi nilai kadar albumin sebesar 2,33%; kadar protein 35,07 %; kadar air 6,15%; daya serap air 1,96%; kadar lemak 2,85%; kadar abu 1,69%; rendemen 38,62%. skoring aroma 3,07 (tidak amis); dan skoring warna 3,00 (tidak coklat) yang umumnya disukai oleh panelis. Selain itu dengan kandungan asam amino tertinggi Glutamic acid sebesar 0,62% dan Aspartic acid sebesar 0,56% , dan asam lemak tertinggi Palmitic Acid sebesar 23,30%. Saran yang dapat saya berikan yaitu perlu adanya penelitian lanjutan terhadap pembuatan serbuk crude albumin dengan menggunakan metode pembekuan yang berbeda sehingga dapat menghasilkan kualitias serbuk albumin ikan gabus yang baik sesuai dengan SNI dan dapat dijadikan HSA (Human Serum Albumin) komersial dan dapat dijual di pasaran.

English Abstract

-

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/274/051903325
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/169841
Text
RICKE AYU SAPUTRI (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item