BKG

Wicakso, Afani Setiyawan (2019) Pengaruh Salinitas Terhadap Pembentukan Kista Artemia (Artemia Sp.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Artemia sp. adalah sejenis udang renik tingkat rendah yang banyak mengandung nutrisi terutama kandungan protein dan asam amino. Akan tetapi, kebutuhan Artemia pada usaha pembenihan di Indonesia masih di impor dari negara luar. Sedangkan kebutuhan Artemia semakin lama semakin meningkat seiring meningkatnya produksi perikanan. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan pengembangan kultur Artemia sp. untuk dapat memproduksi kista, melalui optimalisasi reproduksi yaitu menginduksi Artemia sp. untuk dapat menghasilkan kista, diantaranya dengan pengaturan salinitas. Salinitas merupakan faktor lingkungan yang sangat mempengaruhi proses reproduksi dan kelangsungan hidup Artemia sp. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan salinitas dan 3 kali pengulangan yaitu A (70 ppt), B (100 ppt), C (130 ppt) dan D (160 ppt). Parameter utama yang diamati adalah Survival Rate (SR), produksi kista Artemia, dan persentase penetasan kista Artemia pada masing-masing perlakuan, sedangkan untuk parameter penunjang yang diukur meliputi kualitas perairan media pemeliharaan seperti suhu, pH dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salinitas yang berbeda memberikan pengaruh terhadap setiap parameter yang diujikan. Hasil survival rate tertinggi didapatkan pada perlakuan A yaitu sebesar 98,33% yang diikuti oleh perlakuan B, C dan D. Hal ini disebabkan semakin tinggi salinitas maka tingkat kelulushidupan Artemia akan semakin rendah. Hasil produksi kista Artemia tertinggi didapatkan pada perlakuan C yaitu sebesar 1.481.667 butir, selanjutnya diikuti oleh perlakuan B, A dan D. Hal ini disebabkan Artemia membutuhkan salinitas >90 ppt untuk menghasilkan kista, namun salinitas yang terlalu tinggi (>150 ppt) akan mengakibatkan produktivitas telur atau kista Artemia menjadi turun. Hasil perhitungan persentase penetasan kista pada masing-masing perlakuan tertinggi didapatkan pada perlakuan C yaitu sebesar 78,87% yang diikuti oleh perlakuan B, A, dan D. Hal ini disebabkan kualitas kista Artemia yang dihasilkan dari salinitas yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi akan mengganggu terbentuknya cangkang kista Artemia yang menjadi terlalu tipis maupun terlalu tebal. Cangkang kista yang terlalu tebal akan mempengaruhi tingkat penetasan Artemia sehingga penetasan menjadi terlalu lama. Berdasarkan penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa salinitas yang berbeda memberikan pengaruh terhadap survival rate, produksi kista dan persentase penetasan kista Artemia.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/239/051903236
Uncontrolled Keywords: Artemia Sp, Pakan Alami, Salinitas, Pembentukan Kista
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 595 Arthropoda > 595.3 Crustacea > 595.32 Branchiopoda
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/169754
Text
Afani Setiyawan Wicakso (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item