BKG

Findah, Dwi Nur (2019) Uji Daya Hambat Ekstrak Kasar Daun Kipahit (Tithonia Diversifolia) Terhadap Bakteri Aeromonas Hydrophila Secara In Vitro. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki luas lautan lebih besar dibandingkan daratan. Luas lauatan di Indonesia mencapai 62% dari total wilayah Indonesia sedangkan luas daratan hanya 38% dari total wilayah Indonesia. Dengan kondisi tersebut, di masa yang akan datang kontribusi produksi dari sektor perikanan selayaknya menjadi prime mover pertumbuhan ekonomi. Kegiatan perikanan yang banyak dilakukan di Indonesia adalah kegiatan budidaya, kegiatan ini sangat diminati karena banyak memiliki keuntungan, namun kegiatan budidaya memiliki banyak kendala salah satunya yaitu adanya penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri yang sering menyerang adalah A. hydrophila, bakteri ini dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar meskipun pada kolam yang terawat dengan baik, sehingga dapat menimbulkan kerugian besar karena menyebabkan kematian ikan secara masal. Oleh karena itu perlu diadakan pengendalian dan pengobatan agar ikan tidak terserang bakteri. Pengobatan biasanya dilakukan menggunakan bahan kimia, namun bahan kimia tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif yaitu menimbulkan resistensi terhadap bakteri A. hydrophila, disamping itu dapat berefek samping pada lingkungan. Oleh sebab itu perlu dilakukan cara untuk menggunakan obat alami. Salah satu bahan obat alami yang dapat digunakan yaitu berasal dari daun kipahit (T. diversifolia), tanaman ini memiliki senyawa antibakteri. Senyawa aktif yang terdapat pada daun kipahit antara lain alkaloid, saponin dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya hambat pemberian ekstrak kasar daun kipahit (T. diversifolia) terhadap bakteri A. hydrophila secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Parasit dan Kesehatan Ikan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang pada bulan Desember 2018 – Februari 2019. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dan terdapat 5 perlakuan, 2 kontrol, 3 ulangan dosis ekstrak kasar daun Kipahit (T. diversifolia) yang berbeda yaitu 500 ppm (A), 1000 ppm (B), 1500 ppm (C), 2000 ppm (D), 2500 ppm (E). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian ekstrak kasar daun kipahit (T. diversifolia) terhadap bakteri A. hydrophila berbeda nyata yaitu pada pengamatan diameter zona bening didapatkan nilai tertinggi pada perlakuan E (2500 ppm) dengan rata-rata 11,933 mm. Sedangkan rata-rata zona bening terendah pada perlakuan A (500 ppm) sebesar 9,280 mm. Hubungan zona bening antar perlakuan ekstrak kasar daun kipahit terhadap bakteri A. hydrophila menunjukkan perpotongan garis secara linier dengan persamaan y = 8,552 + 0,0014x dengan koefisien nilai determinasi R2 = 0,6089 Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah ekstrak kasar daun kipahit (T. diversifolia) dapat membunuh bakteri A. hydrophila (bakterisidal). Semakin tinggi dosis yang digunakan, maka semakin besar zona bening yang dihasilkan.

English Abstract

-

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/255/051903306
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.31 Fish culture in fresh water
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/169594
Text
DWI NUR FINDAH (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item