BKG

Wiguna, Hangga Erya Surya (2019) Kebijakan Korea Selatan Bergabung Dalam Proliferation Security Initiative Tahun 2009. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini secara garis besar membahas atau berfokus untuk mengetahui faktor-faktor pendorong Korea Selatan bergabung dalam PSI tahun 2009. Penelitian ini dimulai dengan memberi gambaran terkait dengan PSI, kemudian dipaparkan terkait Kebijakan Luar Negeri Korea Selatan yang mengalami perubahan haluan mulai tahun 2008 yang berusaha melakukan penguatan hubungan aliansi maupun aspek-aspek lainnya dengan Amerika Serikat salah satunya dengan bergabung dalam kerja sama antarnegara memberantas proliferasi senjata pemusnah massal dan materi terkait lainnya yang diinisiasi Amerika Serikat bernama PSI. Pengambilan kebijakan Korea Selatan tersebut muncul dipicu adanya uji coba rudal dan nuklir Korea Utara rentang April hingga Mei 2009 yang meningkatkan ancaman bagi Korea Selatan dan kemudian membuat sejumlah lapisan mendorong Korea Selatan bergabung dalam PSI terutama dari faktor-faktor meliputi GNP sebagai partai politik penguasa dalam Majelis Nasional Korea Selatan yang pro-Amerika Serikat dan Presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak yang sejak kampanye pencalonan presiden berjanji akan melakukan penguatan dengan Amerika Serikat. Fenomena penelitian ini dibahas dengan menggunakan Konsep Foreign Policy Decision Making milik Charles W. Kegley Jr. dan Gregory A. Raymond yang dilakukan dengan metode kualitatif dengan menggunakan data sekunder.

English Abstract

This research broadly discuss or focus to find out the factors that influenced the South Korea to join the PSI in 2009. This research began by giving an overview related to the PSI, then about the South Korea‟s Foreign Policy which changed starting in 2008 which tried to strengthen alliance relations and other aspects with the United States which one by join in cooperation between countries to combat the proliferation of weapons of mass destruction and other related material initiated by the United States called PSI. The South Korea's Foreign Policy emerged as a result of North Korea's missile and nuclear tests between April to May 2009 which increased the threat to South Korea and subsequently made some factors pursued South Korea to join the PSI mainly from factors including GNP as ruling political parties in the South Korea‟s National Assembly which pro with United States and South Korea's President Lee Myung-bak, who since the president's candidacy campaign promised to strengthen with the United States. This research was discussed by using the Foreign Policy Decision Making Concept of Charles W. Kegley Jr. and Gregory A. Raymond which conducted with qualitative methods using secondary data.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FISIP/2019/156/051902527
Uncontrolled Keywords: Kebijakan Luar Negeri, Korea Selatan, Korea Utara, Lee Myung-bak, GNP, PSI Foreign Policy, South Korea, North Korea, Lee Myung-bak, GNP, PSI
Subjects: 300 Social sciences > 327 International relations > 327.2 Diplomacy > 327.209 519 5 Diplomacy (South Korea)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/169390
Text
Hangga Erya Surya Wiguna (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item