BKG

Krisna, Septiyan Candra Dwi (2018) Analisis Potensi Likuifaksi Akibat Gempa Bumi Menggunakan Data CPT (Cone Penetration Test) di Wonoanti Kabupaten Pacitan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Gempa bumi dapat menyebabkan tidak hanya korban jiwa, kerugian materi, namun juga kerusakan pada bangunan. Salah satu daerah yang rawan terkena bencana gempa adalah Kabupaten Pacitan yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Kerusakan bangunan akibat gempa yang terjadi seperti keretakan pada dinding, keruntuhan struktur bangunan utama disebabkan tidak hanya karena gaya dinamis yang mengguncang namun juga dapat disebabkan oleh respon tanah yang berada di bawah bangunan tersebut. Penurunan daya dukung tanah yang bergradasi buruk karena gempa yang terjadi ini disebut dengan bahaya likuifaksi. Oleh karena itu perlu dilakukannya analisis potensi likuifaksi yang terjadi di Kabupaten Pacitan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi likuifaksi yang dapat terjadi di Wonoanti Kabupaten Pacitan akibat gempa bumi. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data pengujian CPT (Cone Penetration Test) atau sondir. Dalam penelitian ini perlu dilakukan perhitungan kembali terhadap nilai percepatan tanah di permukaan tanah di bagian timur kota Yogyakarta dengan data PGA pada penelitian sebelumnya dengan menggunakan beberapa rumus empiris. Rumus empiris mutuscha (1980) di pilih sebagai validasi pada perhitungan potensi likuifaksi di Kabupaten Pacitan karena menghasilkan nilai PGA yang mendekati dengan nilai PGA pada penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai keamanan atau SF yang diperoleh dari perbandingan nilai CRR (Cyclic Resistant Ratio) terhadap nilai CSR (Cyclic Stress Ratio) akibat gempa yang terjadi di Pacitan yakni sebesar 4.6 SR dan menghasilkan besar PGA 44,99 gal. Nilai safety factor yang dihasilkan oleh gempa tersebut pada titik bor 1 dan titik bor 2 lebih besar dari 1 sehingga tidak berpotensi terjadinya likuifaksi pada kedalaman manapun. Perhitungan potensi likuifaksi di Kabupaten Pacitan juga dilakukan dengan beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan potensi terjadinya likuifaksi, yaitu dengan merubah besar magnitude gempa rencana menjadi 6.2 SR pada kedalaman 10 km dan episenter 33 km menghasilkan PGA 164,44 gal, nilai tersebut menyebabkan zona-zona likuifaksi pada kedalaman lapisan tanah antara 0,4 meter hingga 5,6 meter pada titik bor 1. Pada titik bor 2 zona likuifaksi yang terjadi akibat gempa rencana tersebut yaitu pada kedalaman antara 0,4 meter hinga 7,4 meter. Analisis juga dilakukan dengan merubah kedalaman gempa menjadi 5 km pada saat magnitude 6.2 SR dan episenter 33 km menghasilkan PGA 168,03 gal yang menyebabkan zona likuifaksi pada kedalaman antara 0,4 meter hingga 6,4 meter pada titik bor 1, dan zona likuifaksi pada kedalaman antara 0,4 hingga 7,4 meter pada titik bor 2.

English Abstract

Earthquakes can cause not only the loss of life, loss of material, but also the damage to buildings. One of the areas affected by the earthquake disaster-prone Pacitan Regency is located in East Java province. Building’s damage due to the earthquake that occurred are such as cracks on the walls of the main building structure collapse, that not only caused by the dynamic style that shook but can also be caused by the response of the soil under the building. The decrease in power support land graded poorly due to the earthquake which happened this is called liquefaction hazards. Therefore we had to do an analysis of the potential for liquefaction that occurred in Pacitan Regency. This research was conducted to evaluate the liquefaction potency that occured in Wonoanti Pacitan Regency earthquake. The data that used in this research are CPT (Cone Penetration Test) data or sondir. In this research, the calculations back against the value soil acceleration on the surface of the ground in the eastern part of the city of Yogyakarta with the PGA data on previous research by using some of the empirical formula. Empirical formula mutuscha (1980) on select as validation on the calculation of the potential liquefaction in Pacitan Regency because it produces a value that approximates PGA with the PGA value in previous research. The results of this research obtained the value of the safety factor or SF obtained from the comparison of the value of the CRR (Cyclic Resistant Ratio) against the value of CSR (Cyclic Stress Ratio) due to the earthquake which occurred in Pacitan i.e. of 4.6 SR and produce great PGA 44.99 gal. The value of the safety factor generated by the earthquake on drill point 1 and drill point 2 are larger than 1 so there is no occurrence of liquefaction potency at any depth. Calculation of liquefaction potency in Pacitan Regency also performed with some of the possible causes for the occurrence of liquefaction potency, magnitude earthquake with revamp plan be 6.2 SR. at a depth of 10 km and its epicenter 33 km produce PGA 164.44 gal, the value of the zones of liquefaction soil layer at a depth of between 0.4 metres up to 5.6 meters at the drill point 1. At that drill point 2 liquefaction zone which occurs due to the earthquake plan, at a depth of between 0.4 metres until 7.4 metres. The analysis is also changing the depth of the earthquake to 5 km at the time of the magnitude 6.2 SR and its epicenter 33 km PGA 168.03 gal that cause liquefaction zone at a depth between of 0.4 metres until 6.4 meters in drill point 1, and liquefaction zone at a depth of between 0.4 up to 7.4 metres at drill point 2.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/1224/051901063
Uncontrolled Keywords: Peak Ground Acceleration (PGA), Likuifaksi, CPT, CSR, CRR Peak Ground Acceleration (PGA), Liquefaction, CPT,
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 551 Geology, hydrology, meteorology > 551.2 Volcanoes, earthquakes, thermal waters and gases > 551.22 Earthquakes
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/167432
Text
Septiyan Candra Dwi Krisna (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item