BKG

Rochman, Dimas Izzatur (2018) Pengaruh Pemberian Seduhan Tepung Kulit Mangga Manalagi (Mangifera Indica L) Terhadap Kadar Glukosa Darah Serum Tikus Putih (Norvegicus Strain Wistar) Jantan Dengan Diet Tinggi Lemak. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Serat merupakan kandungan zat gizi pada makanan yang dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Pada penelitian ini serat diambil dari kulit mangga manalagi yang ditepungkan yang umumnya masyarakat hanya mengonsumsi daging buahnya saja. Kandungan serat pada tepung kulit mangga manalagi 72,2 g/100 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan tepung kulit mangga manalagi terhadap kadar glukosa darah tikus putih jantan yang diberi diet tinggi lemak. Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental dengan rancangan post test onlycontrol group design dengan 30 tikus jantan yang dikelompokan menjadi 5 kelompok (K(-) diet normal + air, K(+) diet tinggi lemak + air, P1 diet tinggi lemak + tepung kulit mangga 0,4 gr, P2 diet tinggi lemak + tepung kulit mangga 0,8 gr, dan P3 diet tinggi lemak + tepung kulit mangga 1,6 gr). Pengelompokan dilakukan dengan rancangan acak lengkap dan simple random samplingsehingga setiap tikus memiliki peluang yang sama untuk semua kelompok. Diet diberikan secara ad libitum (40 gr) sedangkan seduhan diberi dengan cara disonde 2x/hari (pagi dan sore). Hasil uji kadar glukosa darah puasa didapatkan K(-) = 150,4 mg/dl, K(+) = 108,2 mg/dl, P1 = 125 mg/dl dan P2 = 109,33 mg/dl. Pengukuran glukosa darah tikus menggunakan metode GOD-PAP. Hasil analisis One Way Anovamenunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar glukosa darah antar kelompok dengan nilai p=0,211 (p>0,05). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kadar glukosa serum tikus putih jantan dengan diet tinggi lemak.

English Abstract

Fiber is the content of nutrients in foods that can lower blood glucose levels. This study aims to determine the effect of manalagi mango peel powder solution to blood glucose levels on male white rats of wistar strain rattus norvegicus with high-fat diet. The content of fober in mango flour 72,2 g/100gram. This research is true experimental research with post test only control group design with 30 male rats grouped into 5 groups (K(-) normal diet + water, K(+) high-fat diet + water, P1 high-fat diet + mango peel powder 0.4 gr, P2 high-fat diet + mango peel powder 0.8 gr, and P3 high-fat diet + 1.6 gr of mango peel powder). The grouping was done by complete randomized design and simple random sampling so that each rat had equal opportunity for all groups. Diet is given in ad libitum (40 grams) while steeping is given by way of food pipe 2x/day (morning and afternoon). Fasting blood glucose test result was obtained didapatkan K(-) = 150,4 mg/dl, K(+) = 108,2 mg/dl, P1 = 125 mg/dl dan P2 = 109,33 mg/dl. Measurement of rat blood glucose using GOD-PAP method. One Way Anova analysis showed that there was no difference of blood glucose levels between groups with values p=0,211 (p>0,05).

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2018/269/051807296
Uncontrolled Keywords: diet tinggi lemak, serat, glukosa darah, tepung kulit mangga manalagi-blood glucose, fiber, high-fat diet, manalagi mango peel powder
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 613 Personal health and safety > 613.2 Dietetics > 613.263 High-fiber and low-fiber diets
Divisions: Fakultas Kedokteran > Ilmu Gizi
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/167283
Text
Dimas Izzatur Rochman (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item