BKG

Lestari, Intan Indah (2018) Pengaruh Konsumsi Kacang Mente (Anacardium Occidentale) Sangrai Pada Penurunan Skala Nyeri Dismenore Primer Siswi Sma Negeri 1 Lawang Periode November-Desember 2017. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dismenore primer merupakan nyeri kram menstruasi tanpa adanya kelainan pada panggul dan terjadi lebih dari 50% pada wanita yang mengalami menstruasi dan mengganggu kualitas hidup seseorang. Nyeri pada dismenore primer dan gejala sistemik lain yang muncul disebabkan oleh tingginya kadar prostaglandin. Dismenore primer dapat diobati dengan terapi secara farmakologis dan nonfarmakologis. Konsumsi kacang mente adalah salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat menurunkan intensitas nyeri dismenore primer karena mengandung magnesium yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh konsumsi kacang mente terhadap penurunan skala nyeri dismenore primer pada siswi SMAN 1 Lawang. Desain penelitian menggunakan desain eksperimental murni dengan pre test-post test with control group. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 21 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok. Penelitian ini dilakukan selama satu siklus menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan penurunan intensitas nyeri dismenore primer pada ketiga kelompok menggunakan uji One way ANOVA dengan angka signifikansi 0.000 (p<0.05). Dari hasil penelitian ini didapatkan dosis terbaik untuk menurunkan nyeri dismenore primeradalah 68 gram kacang mente yang mengandung 300 mg magnesium. Maka dari itu disarankan kepada remaja putri untuk dapat menjadikan konsumsi kacang mente sebagai pilihan untuk menurunkan nyeri dismenore primer

English Abstract

Primary dysmenorrhea is painful menstrual cramps without any evident pelvic pathology and it happened more than 50% of menstrual period females and causes significant disruption in quality of life. Pain in primary dismenorrhea and other systemic symptoms caused by high levels of prostaglandins. Primary dismenorrhea can be treated by pharmacological and nonpharmacological therapy. Cashew nut consumption is one of the nonpharmacological therapy that can reduce the pain intensity of primary dismenorrhea because it contains high magnesium. This study aim to determine the effect of cashew nut (Anacardium occidetale) consumption to reduce the pain intensity of primary dismenorrhea in students of SMAN 1 Lawang. The design of this research used was true experiment with pre test and post test with control group design. The samples were used in this study are 21 people divided into three groups. This study was conducted during one menstrual cycle. The results showed that there was a difference of decrease pain intensity between three group using One way ANOVA test with significance number of 0.000 (p<0.05). From this research result the best dose to reduce pain intensity of primary dismenorrhea is 68 gr cashew nut that contain 300 mg of magnesium.Therefore this study suggest that teenagers can use cashew nut consumption as a choice to reduce pain in primary dismenorrhea.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2018/206/051805447
Uncontrolled Keywords: Dismenore Primer, Kacang Mente, Magnesium, Primary Dysmenorrhea, Cashew nut, Magnesium
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 618 Gynecology, obstetrics, pediatrics, geriatrics > 618.1 Gynecology > 618.17 Functional and systemic disorders > 618.172 Menstruation disturbances > 618.172 065 4 Menstruation disorders--Nutritional aspects / Menstruation disorders--Diet therapy
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kebidanan
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/167263
Text
Intan Indah Lestari.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item