BKG

Masuku, Muchalis Zikramansyah (2018) Pengaruh Temperatur Ruang Bakar Terhadap Kecepatan Pembakaran Laminer HCNG Dengan Metode Spherical Expanding Flames. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

CNG (Compressed Natural Gas) merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang bisa digunakan untuk mengganti bahan bakar minyak. Namun CNG memiliki kekurangan dari segi performa yang dihasilkan. Oleh sebab itu dilakukan penambahan hidrogen sehingga menjadi bahan bakar HCNG (Hydrogen Enriched Compressed Natural Gas) sehingga dapat meningkatkan kecepatan pembakaran laminernya. Kecepatan pembakaran laminer dapat diteliti dengan beberapa metode, salah satunya dengan menggunakan metode spherical expanding flames yaitu dengan mengukur diameter api yang dihasilkan. Kecepatan pembakaran sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah temperatur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari temperatur ruang bakar yang berisi reaktan terhadap kecepatan pembakaran laminer bahan bakar HCNG dan CNG yang kemudian dibandingkan satu sama lain. Penelitian ini dilakukan dengan variasi temperatur ruang bakar sebesar 30°C, 35°C, 40°C,45°C, 50°C. Pengambilan data dilakukan dengan menghitung diameter api yang dihasilkan dari diameter terkecil sampai diameter terbesarnya dengan menggunakan high-speed camera 125 fps kemudian dikonversi menjadi kecepatan pembakaran laminer menggunakan rumus. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa nilai kecepatan pembakaran laminer meningkat seiring bertambahnya temperatur. Kecepatan pembakaran laminer dari HCNG memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan CNG. Kecepatan pembakaran laminer dengan nilai tertinggi adalah bahan bakar HCNG dengan temperatur ruang bakar 50°C yaitu sebesar 0.08495 mm/ms.

English Abstract

CNG (Compressed Natural Gas) is an alternative fuel that can be used to replace oil fuel. But CNG has disadvantages in terms of the performance produced. Therefore hydrogen is added so that it becomes HCNG (Hydrogen Enriched Compressed Natural Gas) fuel so it can increase the laminar burning velocity. The laminar burning velocity can be examined by several methods, one of them is by using the Spherical Expanding Flames method, namely by measuring the diameter of the fire produced. Laminar burning velocity itself is influenced by several factors, one of which is temperature. The purpose of this study was to determine the influence of the combustion chamber temperature containing reactants on laminar burning velocity of HCNG and CNG which was then compared with each other. This research was conducted with a variation of the combustion chamber temperature of 30°C, 35°C, 40°C, 45°C, 50°C. Data retrieval is done by calculating the diameter of the fire produced from the smallest diameter to the largest diameter by using the high-speed camera 125 fps then converted to the speed of burning laminer using the formula. The results of this study found that the value of laminar burning velocity increases with increasing temperature. The laminar burning velocity of HCNG has a higher value than CNG. The highest laminar burning velocity value is HCNG fuel with a combustion temperature of 50°C which is equal to 0.08495 mm/ms.

Other Language Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/1126/051812119
Uncontrolled Keywords: CNG, hidrogen, kecepatan pembakaran laminer, pembakaran premixed, temperatur ruang bakar CNG, combustion chamber temperature, hydrogen, laminer burning velocity, premixed combustion
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics > 621.4 Prime movers and heat engineering > 621.402 Heat engineering > 621.402 3 Fuels and combustion
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/167195
Text
Muchalis Zikramansyah Masuku (2).pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item