BKG

Styarini, Ririn (2018) Pengaruh Jenis Dan Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman sayuran dengan bentuk daun bergelombang dan berwarna hija kekuningan. Selada merupakan tanaman semusim yang dapat tumbuh di semua benua terutama pada daerah subtropis dan memiliki total produksi yang cukup tinggi di Asia. Di Indonesia selada memiliki pasar yang terbuka luas serta harga yang relatif stabil. Tingkat konsumsi selada bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk serta pengetahuan masyarakat tentang pemenuhan gizi. Duaja (2012) menjelaskan bahwa tanaman selada memliki kandungan mineral, diantaranya iodium, fosfor, besi, kalsium, kalium, vitamin A, asam folat, dan beta karoten yang penting bagi kesehatan. Pemupukan merupakan bagian budidaya yang cukup penting untuk membantu pertumbuhan tanaman agar dapat berkembang dan meningkatkan produksi tanaman. Penggunaan pupuk anorganik dapat menjadi solusi dan alternatif dalam meningkatkan kebutuhan nitrogen pada tanaman. Berbaga jenis pupuk dan takaran dosis pupuk yang digunakan memiliki potensi yang berbeda-beda dalam pertumbuhan tanaman. Pupuk NPK,Urea, dan ZA dipercaya memiliki kandungan unsur nitrogen (N) yang cukup tinggi, agar penggunaan unsur Nitrogen lebih optimal penentuan dosis yang tepat sangat berpengaruh dalam upaya peningkatan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis pupuk nitrogen dan dosis yang tepat dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada. (Lactuca sativa L.). Hipotesis dari penelitian ini ialah 1). Pemberian jenis pupuk nitrogen dan dosis yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada.. 2). Pemberian pupuk NPK memberikan hasil paling tinggi terhadap pada pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di desa Pandanrejo, kecamatan Bumiaji, kabupaten Malang Jawa Timur pada bulan Mei hingga Juli 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari sepuluh perlakuan yaitu N0 : Tanpa pupuk N, N1 : NPK 50 kg N / ha, N2 : NPK 75 kg N / ha, N3 : NPK 100 kg N / ha, N4 : Urea 50 kg N / ha, N5 : Urea 75 kg N / ha, N6 : Urea 100 kg N / ha, N7 : ZA 50 kg N / ha, N8 : ZA 75 kg N / ha, N9 : ZA 100 kg N / ha. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali.Variabel pengamatan yang digunakan adalah jumlah daun, tingi tanaman, luas daun, bobot kering total tanaman, bobot segar total tanamn, bobot konsumsi tanaman, dan analisa klorofil. Analisa data menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata pada masing-masing perlakuan terhadap parameter luas, bobot kering tanaman, bobot segar total tanaman dan bobot segar konsumsi. Pemberian pupuk nitrogen berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada krop. Pupuk ZA dosis 100kg/ha memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk nitrogen dan pupuk ZA 50kg/ha terhadap hasil bobot segar total tanaman. Dosispupuk NPK 100kg/ha memberikan hasil panen lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa pupuk nitrogen dan NPK 50kg/ha. Perlakuan pupuk Urea dosis 100kg/ha memberikan hasil panen lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk nitrogen.

English Abstract

Lettuce (Lactuca sativa L.) is a vegetable plant with wavy leaves and yellowish green. Lettuce is a seasonal plant that can grow on all continents, especially in subtropical regions and has a high total production in Asia. In Indonesia lettuce has a wide open market and relatively stable prices. The level of food consumption of lettuce increases along with the increase in population and knowledge of nutrition. Duaja (2012) explained that lettuce plants contain mineral content, including iodine, phosphorus, iron, calcium, potassium, vitamin A, folic acid, and beta carotene which are important for health. Fertilization is a part of cultivation that is important enough to help plant growth so that it can develop and increase crop production. Using inorganic fertilizer can be solution and alternative in increasing the nitrogen demand in plants. Different types of fertilizer and the dosage of fertilizer used have different potential in plant growth. NPK, Urea and ZA fertilizers are believed to have high nitrogen (N) elements, so that the optimal use of Nitrogen elements to determine the right dosage is very influential in efforts to increase plant growth. This research was conducted in order to determine the type of nitrogen fertilizer and the right dose in optimizing the growth and yield of lettuce. (Lactuca sativa L.). The hypothesis of this study is 1). There is a significant effect on different fertilizer and dosage of the growth and yield of lettuce.2). Providing NPK fertilizer gives the highest yield on the growth and yield of lettuce. This research was carried out in Pandanrejo village, Bumiaji sub-district, Malang district, East Java, from May to July 2018. The study used a randomized block design (RBD) consisting of ten treatments, namely N: without N fertilizer, N1: NPK 50 kg N / ha, N2: NPK 75 kg N / ha, N3: NPK 100 kg N / ha, N4: Urea 50 kg N / ha, N5: Urea 75 kg N / ha, N6: Urea 100 kg N / ha, N7: ZA 50 kg N / ha, N8: ZA 75 kg N / ha, N9: ZA 100 kg N / ha. Each treatment was repeated 3 times. The observation variables used were number of leaves, plant height, leaf area, total dry weight of plants, total fresh weight, fresh weight of consumption, and chlorophyll content. Data analysis using analysis of variance (ANOVA), if there is a significant effect then proceed with the Least Significant Difference (LSD) at the level of 5%. The results showed a significant effect on each treatment of the area parameters, total dry weight, total fresh weight of plants and fresh weight of consumption. The application of ZA fertilizer at 100kg/ha gives higher yields compared to treatment without nitrogen fertilizer and treatment of ZA dose 50kg/ha on the yield of total fresh weight of the plant. The results showed that the NPK fertilizer dosage of 100kg/ha give higgher yield compared to treatment without nitrogen fertilizer and treatment of NPK 50kg/ha. The application of Urea fertilizer at 100kg/ha gave higher yield compared to the treatment without nitrogen fertilizer.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2018/946/051900915
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.8 Fertilizers, soil conditioners, growth regulators > 631.84 Nitrogen fertilizers
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Nur Cholis
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/165316
Text
Ririn Styarini.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item