BKG

Dewi, Thursina Susmitha (2018) Pengaruh Salinitas Terhadap Laju Reproduksi Dan Kelulushidupan Artemia sp. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Salinitas merupakan salah satu faktor fisik yang paling penting dalam kehidupan laut. Salinitas sangat berpengaruh terhadap cara reproduksi Artemia sp. Artemia sangat toleran terhadap salinitas yang sangat luas, mulai mendekati tawar hingga perairan dengan salinitas tinggi. Salinitas sangat berpengaruh terhadap cara reproduksi Artemia sp pada salintas di atas 90 ppt sistem reproduksi ovipar dan meghasilkan kista 50 – 200 butir. Pada salinitas 100 – 130 ppt Artemia sp. menghasilkan kista sebanyak 150 – 160. Berdasarkan penjelasan di atas, maka dilakukan suatu penelitian mengenai pengaruh salinitas yang berbeda terhadap jumlah kista yang dihasilkan dan kelulushidupan Artemia sp. Tujuan penelitian yang berjudul Pengaruh Salinitas Terhadap Laju Reproduksi Dan Kelulushidupan Artemia sp adalah :Untuk mengetahui pengaruh salinitas terhadap laju reproduksi dan kelulushidupan Artemia sp.,Untuk menghitung produksi kista yang dihasilkan dan kelulushidupan Artemia sp. pada salinitas yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuandan 3 kali ulangan. Perlakuan berupa salinitas 70, 100, 130 dan 160 ppt. Dengan pemberian pakan berupa Dunaliella dan probiotik. Parameter utama berupa laju reproduksi, kelulushidupan dan diameter kista Artemia sp.dan parameter penunjang berupa suhu, pH (derajat keasaman) dan salinitas.Data yang diperoleh di uji normalitas dan homogenitas kemudian dilanjut menggunakan analysis of variance (ANOVA) dengan selang kepercayaan 95% jika perlakuan memberikan pengaruh yang berbeda nyata atau berbeda sangat nyata, maka dilakukan uji Duncan. Kelulushidupan merupakan persentase perbandingan antara jumlah organisme yang hidup pada akhir periode pmeliharaan dengan jumlah organisme yang hidup pada awal pemeliharaan. Persentase kelulushidupan tertinggi sebesar 41 %perlakuan A dengan salinitas 70 ppt. Rendahnya nilai ini dapat disebabkan oleh faktor lingkungan dan kualitas air pada masa pemeliharaan. Laju reproduksi merupakan hasil dari jumlah individu yang hidup dengan jumlah kista pada waktu perhari. Persentase laju reproduksi tertinggi sebesar 10,704,67 kista/hari yaitu pada perlakuan A dengan salinitas 70 ppt. Selama pemeliiharaan Artemia sp. menghasilkan kista karena salinitas yang tinggi.karena untuk penentuan kista selain dibutuhkan salinitas yang tinggi juga faktor –faktor pendukung lainnyaharus dalam keadaan ekstrim. Diameter kista didapatkan terbaik pada salinitas 70 ppt dengan nilai 188,67 (μm).. Kesimpulan yang diddapatkan yaitu pengaruh salinitas yang berbeda berpengaruh nyata terhadap laju reproduksi dan kelulushidupan Artemia sp. Salinitas terbaik yang digunakan adalah 70 ppt yang menghasilkan laju reproduksi sebesar 1.074 dan kelulushidupan sebesar 41,00, Pada diameter kista di dapatkan nilai berbeda nyata dengan nilai diameter tertinggi pada salinitas 70 ppt sebesar 188,67 (μm)

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/407/051805901
Uncontrolled Keywords: Artemia sp, Pakan Alami, Salinitas, Laju Reproduksi
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 595 Arthropoda > 595.3 Crustacea > 595.32 Branchiopoda
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/164611
Text
Thursina Susmitha Dewi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item