BKG

Saputra S, Yusup Adi (2018) Analisis Logam Berat Merkuri (Hg) pada Kerang Lentera (Lingula unguis) dan Sedimen di Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih Probolinggo, Propinsi Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Logam berat merkuri (Hg) adalah unsur kimia sangat beracun (toxic), dapat bercampur dengan enzim di dalam tubuh makhluk hidup yang menyebabkan hilangnya kemampuan enzim untuk bertindak sebagai katalisator untuk fungsi tubuh yang penting. Kerang lentera merupakan salah satu jenis kerang yang terdapat di lokasi penelitian. Kerang lentera bisa digunakan sebagai bioindikator pencemaran perairan akibat logam berat merkuri (Hg). Tujuan dari penelitian skripsi ini untuk menganalisis kandungan (Hg) pada sedimen dan kerang lentera di Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih, Probolinggo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang dijelaskan secara deskriptif dengan menggambarkan keadaaan lokasi penelitian secara nyata sesuai dengan yang ada di lapang dan dibuktikan melalui analisa analisa data. Sedangkan penentuan titik sampling dilakukan secara random (acak) pada 10 titik sampling. Waktu pengambilan kerang lentera dilakukan pada saat surut dikarenakan kerang hidup di kolom-kolom sedimen/substrat. Metode pengambilan sampel kerang dilakukan dengan menggunakan transek kuadrat berukuran 1x1 m2 dan penentuan posisi titik sampling dilakukan dengan menggunakan alat Global Positioning System (GPS). Analisis kandungan logam berat merkuri (Hg) pada sedimen dan kerang dilakukan di Laboratorium Kimia Pangan dan Molekuler Halal Centre Universitas Islam Malang dan Analisis ukuran panjang dan berat kerang dilakukan di Laboratorium Hidrologi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya. Tahap akhir menganalisis data logam berat merkuri (Hg) pada sedimen terhadap kerang menggunakan persamaan regresi linear sederhana. Hasil panjang dan lebar kerang lentera 2,78-3,02 cm dan 1,48-1,54 cm. Hasil berat total dan berat daging kerang sebesar 1,25-2,42 g dan 0,45-0,7 g. Kandungan Hg pada kerang dan sedimen sebesar 0,9643-2,5589 ppm dan 2,8982-3,9161 ppm. Hasil regresi pada analisis Hg pada sedimen terhadap Hg pada kerang memiliki persamaan regresi Y=0,0157x + 1,2487 dan nilai R2=0,345 ini artinya adanya hubungan keeratan antara Hg di sedimen dengan Hg pada tubuh kerang lentera tetapi tidak begitu signifikan.. Saran yang dapat diberikan dari skripsi ini hasil analisis logam berat Hg pada tubuh kerang lentera dan sedimen di Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur diperoleh kadar Hg pada kerang dan sedimen sudah melampaui ambang batas dan berbahaya bagi kesehatan. Masyarakat sekitar Desa Pesisir sebelum mengkonsumsi daging kerang sebaiknya diberi perlakuan terlebih dahulu untuk menurunkan kadar logam berat dan mengurangi menkonsumsi daging kerang lentera.

English Abstract

-

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/676/051806854
Uncontrolled Keywords: Polusi Air, Logam Berat, Merkuri, Kerang, Lingula unguis
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.6 Aquatic ecology > 577.627 Water Pollution (Effect on natural ecology)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/164266
Text
Yusup Adi Saputra S.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item