BKG

Prasetyo, Aries Lutfi (2018) Politik Tata Ruang: Kontestasi Tata Ruang Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa di Kabupaten Nganjuk. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Adanya pembangunan jalan tol Trans Jawa yang salah satu ruasnya melewati Kabupaten Nganjuk ini memunculkan banyak sekali permasalahan seperti, konflik tata ruang yang meliputi pembebasan lahan pertanian dan permukiman warga, selanjutnya adanya proyek pembangunan ini juga memunculkan damapak kerusakan yang cukup parah seperti kerusakan jalan dan retaknya tembok rumah warga akibat getaran pemasangan paku bumi. Pemerintah melihat adanya pembangunan jalan tol di Kabupaten Nganjuk sangat penting untuk perkembangan Kabupaten Nganjuk, sedangkan masyarakat merasa dirugikan akibat adanya pembangunan jalan tol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang ditujukan untuk dapat menggali informasi secara mendalam dan menggambarkan permasalahan dengan jelas dalam melihat cara pandang aktor yang terlibat dalam pembangunan jalan tol, baik dari masyarakat ataupun pemerintah, serta bagaimana relasi antar aktor yang terjalin dalam proses pembanguan jalan tol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata terdapat perbedaan cara pandang dalam melihat proses penyelesaian konflik tata ruang pembangunan jalan tol yang menyebabkan adanya kontestasi atas ruang di Kabupaten Nganjuk, adanya proses spasialisasi ruang, dan relaasi yang terjalin selama ini kurang berjalan dengan baik.

English Abstract

The construction of the Trans Java toll road, one of which has been traversed by Nganjuk Regency, raises many problems, such as spatial conflict which includes the release of agricultural land and residential areas, this development also occurs and divides disasters which are quite severe such as damage to the road and the project. people's homes due to the vibration of earth nails. The government sees that the construction of roads in Nganjuk Regency is very important for the development of Nganjuk Regency, but the public is looking for toll road development. This study uses an approach that can be used to find out relevant and clear information by looking at people involved in development, both from the community and the government, and how relations between actors are intertwined in the construction of toll roads. The results showed that there were several ways that were seen in looking at the process of conflict resolution that occurred in spaces that led to the contestation of space in Nganjuk Regency, the spatial linking process, and the existing relationships that were not going well.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIS/2018/843/051811033
Uncontrolled Keywords: Jalan Tol, Cara Pandang, Kontestasi Tata Ruang, Relasi, Politik Tata Ruang. Toll Road, Way of View, Contestation of Spatial Planning, Relationships, Spatial Politics.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 625 Engineering of railroads and roads > 625.7 Roads
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/163421
Text
Aries Lutfi Prasetyo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item