BKG

Ardiansyah, Muhammad Taufiq (2018) Efektivitas Pasal 95 Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Disabilitas (Studi Di Dinas Sosial Kota Malang,Masjid Agung Jami Dan Gereja Immanuel Kota Malang). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Disabilitas Pada Bangunan Rumah Peribadatan kota Malang.Di Malang sendiri telah banyak bangunan rumah peribadatan yang mana juga tidak sedikit para jama’ah penyandang disabilitas yang membutuhkan aksesibilitas pada bangunan rumah peribadatan tersebut. Di kota Malang sendiri juga terdapat pasal yang mendukung pemenuhan aksesibiltas ini sendiri. Berdasarkan hal tersebut diatas, karya tulis ini mengangkat rumusan masalah yang pertama Apakah Pasal 95 Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Disabilitas sudah efektif di rumah ibadah kota Malang? Yang kedua Apa hambatan dan solusi dalam efektivitas Pasal 95 Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Disabilitas? Kemudian penulisan karya tulis ini menggunakan metode yuridis empiris dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Lokasi penelitian dilakukan di Dinas Sosial Kota Malang, Masjid Agung Jami Kota Malang, Gereja Immanuel. Data primer berupa wawancara, sekunder, dan tersier yang diperoleh penulis akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif Dari hasil penelitian dengan metode diatas, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada bahwa problematika mengenai pelaksanaan aksesibiltas pada bangunan peribadatan yang diterapkan di Kota Malang sendiri yakni Kota Malang sebagai salah satu Kota di Indonesia yang telah ramah terhadap penyandang disabilitas dengan menyediakan aksesibilitas, tepatnya sejak dikeluarkan Pasal 95 Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Disabilitas. Kendala yang dihadapi oleh Pemerintah dalam pelaksanaan Pasal 95 Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 2 Tahun 2014 adalah kurangnya sosialisasi antara Pemerintah dengan pengurus rumah peribadatan dan juga penyandang disabilitas yang mana mengakibatkan pasal tersebut tidak diketahui dan tidak sepenuhnya diterapkan pada bangunan rumah peribadatan di Kota Malang, masih ada beberapa fasilitas yang tidak disediakan, bangunan rumah peribadatan belum dapat dikatakan ramah terhadap penyandang disabilitas, persoalan terkait dana dan birokrasi.

English Abstract

Malang Regional Regulation No. 2 Year 2014 About Protection and Disability Empowerment in Building Houses Worship Malang city. In Malang itself has a lot of building a house of worship which is also not a few jama'ah people with disabilities that require accessibility to the building of the house of worship. In Malang city itself there are also articles that support the fulfillment of this accessibility itself. Based on the above, this paper raised the first problem formulation Is Article 95 of Malang City Local Regulation No. 2 of 2014 on Protection and Disability Empowerment has been effective in the house of worship of Malang city? The second What are the obstacles and solutions in the effectiveness of Article 95 of Malang City Local Regulation No. 2 of 2014 on Protection and Disability Empowerment? Then the writing of this paper using the method of juridical empirical with the method of sociological juridical approach. The location of the research was conducted at Social Department of Malang City, Great Mosque of Jami Malang City, Immanuel Church. Primary data in the form of interviews, secondary, and tertiary obtained by the authors will be analyzed by using qualitative descriptive data analysis techniques From the results of research with the above method, the authors obtain answers to existing problems that the problematics about the implementation of accessibiltas in the building of worship that is applied in the city of Malang itself namely Malang as one of the cities in Indonesia that has been friendly to people with disability by providing accessibility, Article 95 of Malang City Regional Regulation Number 2 Year 2014 on Protection and Disability Empowerment. The obstacle faced by the Government in the implementation of Article 95 of Malang City Local Regulation No. 2 of 2014 is the lack of socialization between the Government and the dweller of the house of worship and also the persons with disability which cause the article is unknown and not fully applied to the building of the worship house in Malang There are some facilities that are not provided, building a house of worship can not be said to be friendly to people with disabilities, issues related to funds and bureaucracy.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2018/263/051805212
Uncontrolled Keywords: Hukum, Disabilitas, Aksesibilitas-Law, Disability, Accessibility
Subjects: 300 Social sciences > 346 Private law > 346.01 Persons and domestic relations > 346.013 Capacity and status of persons
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/163186
Text
Muhammad Taufiq Ardiansyah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item