BKG

Azzahrah, Olive Mahmida (2018) Kualitas Ruang Publik Alun-alun Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota yang berada di Jawa Timur yang mengalami pertumbuhan penduduk dengan pesat. Hal itu dikarenakan banyaknya fasilitas pendidikan yang dapat menarik penduduk tidak tetap untuk menetap dan tinggal. Ruang kota yang semakin sempit harus tetap memperhatikan ruang publik, sehingga terdapat ruang untuk masyarakat beristirahat dan berinteraksi antar individu satu dengan individu lainnya, antar satu kelompok dengan kelompok lainnya. Alun-alun Kota Malang berdasarkan Peraturan Daerah Kota Malang No.4 tahun 2011, merupakan salah satu ruang terbuka publik dan pusat pelayanan kota di Kota Malang. Alun-alun Kota Malang mengalami perubahan pada tahun 2015 baik perubahan fisik maupun non fisik. Setelah adanya perubahan pada penataan ruang dan banyak area-area baru dan fasilitas baru, seperti area bermain anak, air mancur, tulisan Alun-alun Malang yang menjadi salah satu landmark baru, area untuk sholat saat hari raya besar dan sholat jum’at, fasilitas penunjang lain yang disediakan guna menunjang aktifitas pengunjung Alun-alun Malang, serta dilarang adanya PKL di kawasan Alun-alun. Namun berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti, masih didapatkan permasalahan seperti kurangnya pencahayaan saat malam hari dan beberapa sisi alun-alun yang kurang dimanfaatkan saat siang hari, serta masih adanya fasilitas yang mengalami kerusakan, dan area parkir yang kurang memadai. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi karekteristik tapak Alun-alun, dan mengidentifikasi kualitas ruang publik Alun-alun Kota Malang. Metode Analisis yang digunakan adalah analisis tapak, behavior mapping, good public space index dan mean score analysis. Variabel analisis tapak digunakan untuk mengetahui karakteristik Alun-alun Kota Malang. Setelah itu menggunakan behavior mapping yang digunakan untuk mengetahui persebaran aktivitas yang ada di Alun-alun Kota Malang. Perhitungan kualitas ruang publik menggunakan variabel good public space index yang melihat intensitas pengunjung dan aktivitas yang ada di ruang publik. Mean score analysis digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata keseluruhan god public space index. Hasil dari penelitian ini yaitu kualitas ruang publik dihitung menggunakan analisis GPSI yang mengahsilkan nilai indeks kerja ruang publik dengan melihat pengguna dan aktivitas diluar ruang. Berdasarkan hasil keseluruhan penilaian variabel GPSI memiliki nilai 4,835 dengan kategori baik. Berdasarkan hasil mean score analysis dapat dilihat bahwa variabel yang memiliki nilai diatas rata-rata yaitu intensitas pengunjung, intensitas aktivitas sosial, keberagaman aktivitas. Nilai dibawah rata-rata nilai yaitu variabel waktu durasi pengunjung, sebaran ktivitas pada kurun waktu tertentu, dan keberagaman pengunjung. Berdasarkan hasil perhitungan, terdapat nilai tertinggi dan terendah diantara enam variabel. Nilai tertinggi yaitu variabel intensitas aktivitas sosial dengan nilai 0,935. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengunjung yang datang ke Alun-alun tidak sendirian atau berkelompok. Sedangkan untuk nilai terendah yaitu nilai untuk variabel keberagaman pengunjung dengan nilai 0,71. Untuk nilai dibawah rata-rata dapat memberikan rekomendasi untuk lebih memperbaiki kualitas yang ada sehingga kualitas ruang publik Alun-alun Kota Malang akan semakin baik.

English Abstract

Malang City is one of city in East Java that had population growth rapidly. This thing happened because many education facilities that can made temporary residents to stay and live. City space that increasingly limited should pay attention to public room, so that more space for people to get rest and interact between one individual to another individual, and between one group to another group. Malang City Square based on Regional Regulation of Malang City Num.4 2011, is one of the public open space and service center city in Malang City. Malang City Square experiencing changed in 2015, both physical changes and non physical changes. After changes in spatial planning and many new areas and new facilities, such as children’s playground , water fountain, the writing of Malang City Square become one of new landmark, area for great feast day and Friday prayers, another supporting facilities that provided to support the activities visitors of Malang City Square, and there’s prohibited for street vendors in Square City area. But based on the early survey that did by the researcher, still obtained problems such as low light at night and several sides of City Square that underutilized at the daylight, and there are still some broken facilities, and inadequate parking zone. This research intended to identify characteristics site of City Square, and identify the quality of public room Malang City Square. The methods of analysis that used is site analysis, behavior mapping , good public space index and mean score analysis. The Variable analysis used to knowing the characteristics of the Malang City Square. After that using behavior mapping that used to knowing the distribution of activities in the Malang City Square. The Calculation of quality public space using variable good public space index that look the intensity of visitors and the activities in the public space. Mean score analysis used to knowing overall average value god public space index. The results of this research is quality of public space calculated using analysis GPSI that generate work index value public space by seeing users and activities outside the space. Based on overall results variable GPSI have 4,835 value with good category. Based on the result mean value analysis can be seen that variable that have value above average that’s visitor’s intensity, intensity social activities, diversity activities. Value under average average point is variable time visitor’s duration, distribution activities on the certain period of time, and diversity of visitors. Based on the calculation result, there is the highest value and the lowest value between six variable. The highest value is variable intensity activity social with 0.935 value. So it can be concluded that the majority of visitors who came to City Square is not alone or with group. And the lowest value is for diversity of usewith 0,71 value. For the value under average could give a recommendation for further improve the existing quality so the quality of Malang City Square could be better.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/1089/051812082
Uncontrolled Keywords: Ruang Publik, Alun-Alun, Kualitas Public Space, City Square, Quality.
Subjects: 300 Social sciences > 363 Other social problems and services > 363.6 Public utilities and related services > 363.68 Park and recreation services
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/163124
Text
Olive Mahmida Azzahrah.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item