BKG

Cahyanti, Siti Nur (2018) Identifikasi Potensi Human Error untuk Keselamatan Kerja Operator Pembuatan Bare Core Menggunakan Metode Fuzzy HEART. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

PT. Kutai Timber Indonesia (PT. KTI) yang didirikan pada Tahun 1970 di Samarinda Kalimantan Timur merupakan perusahaan kerjasama antara Sumitomo Forestry Co.Ltd. dan Fa. Kaltimex Jaya. Pada tahun 1974 PT. KTI mulai beroperasi dan memproduksi kayu lapis di Probolinggo. Dengan jumlah pekerja total 4.026 orang yang dibagi ke dalam tiga shift kerja selama 8 jam salah satu permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan adalah tingginya angka kecelakaan kerja yang terjadi. Selama Bulan Januari hingga Bulan Oktober tahun 2017 setidaknya telah terjadi 49 kecelakaan kerja di Sub Departemen Wood Working 1. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Departemen Kesehatan dan Lingkungan diketahui bahwa sebesar 85% kecelakaan yang terjadi diakibatkan oleh unsafe action yang dilakukan oleh pekerja. Untuk menyelesaikan permasalahan di atas, dilakukan suatu perhitungan untuk mengetahui task yang paling berpotensi untuk terjadi kecelakaan kerja akibat human error dengan mengukur probabilitas terjadinya human error pada proses produksi pembuatan bare core dengan menggunakan metode fuzzy Human Error Assessement and Reduction Technique (HEART). Kelemahan metode ini adalah dalam menentukan nilai APOE yang dilakukan secara subjektif oleh karena itu dalam penilaian nilai APOE dalam penelitian ini juga berdasarkan nilai fuzzy logic untuk menambah objektivitas dalam penentuan nilai APOE. Output dari metode HEART ini adalah nilai Human Error Probability (HEP) dalam setiap kemungkinan faktor yang dapat menimbulkan human error. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai HEP tertinggi untuk workstation cross cut jumping adalah task memasang safety card dengan nilai HEP sebesar 0,268. Selanjutnya untuk workstation kedua yaitu workstation double planner HEP terbesar adalah task setting mesin dengan HEP sebesar 0,838. Workstation ketiga mesin gyng rip memiliki HEP terbesar dengan nilai 0,352 untuk task memasukkan material ke mesin, sedangkan untuk workstation selanjutnya adalah workstation bare composer dimana task dengan nilai HEP tertinggi adalah task mengencangkan baut pada mesin dengan nilai HEP 0,214. Workstation sander memiliki HEP tertinggi untuk task setting mesin yang bernilai 0,349. Selanjutnya Workstation putty memiliki nilai HEP tertinggi 0,004 untuk task menyayat bare core yang mengalami cacat. Tujuan dari perhitungan probabilitas kecelakaan kerja dengan metode fuzzy HEART ini adalah untuk mengetahui rekomendasi perbaikan untuk mengurangi potensi human error melalui perancangan alat bantu, pembuatan prosedur maupun peningkatan kemampuan operator melalui proses pelatihan.

English Abstract

PT. Kutai Timber Indonesia (PT. KTI) which was established in 1970 within Samarinda East Kalimantan is a cooperation company between Sumitomo Forestry Co.Ltd., and Fa. Kaltimex Jaya. In 1974 PT. KTI started to operate and produce plywood in Probolinggo. PT. KTI has a total workforce of 4,026 people divided into three work shifts for 8 hours, which the high number of work accidents occur become one of the company problems. During January to October 2017 at least 49 work accidents have occurred in Sub Department Wood Working 1. Based on interview with Head of Department of Health and Environment known that 85% of accidents caused by unsafe action conducted by workers. In order to solve the problems above, calculation is performed to find out the most potential task for work accident due to human error by measuring the probability of it in making bare cores production process using the Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) fuzzy method. The disadvantage of this method is in determining the value of APOE performed subjectively, therefore in the assessment of APOE values in this study also based on the value of fuzzy logic to increase the objectivity in the value of APOE. The output of this HEART method is the Human Error Probability (HEP) value in any possible factor that can lead to human error. The results of this study obtained the highest HEP value for cross cut jumping workstation is the task of installing a safety card with a HEP value of 0.268. Next to the second workstation is the largest HEP workstation double planner is a task setting machine with HEP of 0.838. The third workstation of the gyng rip machine has the largest HEP with a value of 0.352 for the task of loading material into the machine, whereas for the next workstation is a work station bare composer where the task with the highest HEP value is the task of tightening the bolt on a machine with a HEP value of 0.214. Workstation sander has the highest HEP for the task setting machine that is worth 0.349. Furthermore, the putty workstation has the highest HEP value of 0.004 for the task of incised bare cores that are defective. The purpose of the work accident probability calculation with the HEART fuzzy method is to find out improvement recommendations to reduce human potential error through the design of the tool aids, making procedures and improving the ability of operators through the training process.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/720/051807472
Uncontrolled Keywords: fuzzy HEART, kecelakaan kerja, HEP, human error fuzzy HEART, HEP, human error, work accidents
Subjects: 300 Social sciences > 344 Labor, social service, education, cultural law > 344.03 Social service > 344.032 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/162351
Text
Siti Nur Cahyanti.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item